Selasa, 06 November 2018 - 00:00:00 WIB

Wakil Ketua Majelis Litbang Dikti PP Muhammadiyah isi Kuliah Umum di Umri

Riaupunya.com -- Ratusan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) memadati aula lantai III gedung Ahmad Dahlan kampus Umri Jalan Tuanku Tambusai ujung, Senin 4 November 2018. Mereka mengikuti kuliah umum yang menghadirkan Wakil Ketua Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian dan Pengembangan PP Muhammadiyah Prof Dr H Edy Suandi Hamid M.Ec sebagai narasumber.

Kuliah umum tersebut mengangkat tema Tantangan Perekonomian Era Revolusi Industri 4.0, Edy saat itu menekankan perguruan tinggi baik lembaga maupun mahasiswa harus disiapkan menghadapi era revolusi industri 4.0.

Revolusi industri 4.0 menurut Edy ditandai dengan berkembang pesatnya teknologi. Karena itu, lulusan perguruan tinggi mesti memiliki keahlian khusus dan tidak sekadar menghasilkan sarjana saja.

"Lulusan perguruan tinggi harus punya keunikan untuk berimprovisasi saat masuk dunia kerja. Sehingga mereka punya bekal melakukan inovasi. Mengajar pun tak boleh kaku. Harus mengikuti perkembangan," kata Edy.

Ditambahkannya, kalau hanya bekerja sesuai rutinitas, maka ia tak akan berkembang. Di era revolusi industri 4.0, berkembang produk-produk yang bisa berpikir seperti manusia. Karena itu manusia harus mampu mempunyai keunikan agar tetap dibutuhkan.

Oleh karena itu, lembaga dalam hal ini Universitas juga harus memperbaharui kurikulumnya. Tidak boleh kaku. Mahasiswa juga harus mampu mengikuti perubahan. Karena perubahan ini berlangsung terus menerus.

"Apalagi, revolusi industri ini perubahannya begitu cepat. Tidak bisa dihadapi dengan statis. Tapi harus kreatif, inovatif dan terbuka pikirannya," tegasnya.

Edy menambahkan, saat ini, perguruan tinggi Indonesia pada umumnya masih biasa melakukan berbagai perubahan dalam menyikapi revolusi induatri 4.0 ini. Misalnya di Umri yang tengah mengembangkan secara fisik secara luar biasa. Tapi, jangan hanya fisik, proses belajar mengajar juga perlu berubah. Hal ini perlu dicermati oleh Badan Penjamin Mutu.

"Mereka tidak boleh pasif. Kurikulum juga harus diperbaharui setiap saat. Kalau bisa setiap tahun, dua atau lima tahun. Tapi dengan kondisi sekarang harusnya diperbaharui setiap tahun," pungkasnya. (lan)

Berita terkini

UnilakTuan Rumah Pekan Seni Mahasiswa Daerah Riau 2018

Rabu, 29 Agustus 2018 - 00:00:00 WIB

Perkuat Program Reformasi Birokrasi, ini yang Dilakukan Unri

Selasa, 28 Agustus 2018 - 00:00:00 WIB

Joint Summer Program Unri dan Kobe University di Bengkalis

Senin, 20 Agustus 2018 - 00:00:00 WIB

Menghadapi Revolusi Industri 4.0, Unri Lakukan hal ini

Sabtu, 18 Agustus 2018 - 00:00:00 WIB

Dosen UIR Diundang Upacara 17 Agustus di LLDIKTI

Kamis, 16 Agustus 2018 - 00:00:00 WIB

Ini Cara Unilak Hadapi Revolusi Industri 4.0

Selasa, 14 Agustus 2018 - 00:00:00 WIB

50 Mahasiswa Unilak di Latih Kewirausahaan

Senin, 13 Agustus 2018 - 00:00:00 WIB

130 Peneliti Di Unilak Ikuti Sosialisasi Insinas dan PPTI

Selasa, 07 Agustus 2018 - 00:00:00 WIB

KAPSIPI Tunjuk UIR Sebagai Tuan Rumah Pertemuan Nasional

Selasa, 07 Agustus 2018 - 00:00:00 WIB

Rektor Unilak Hadiri Harmoni Indonesia 2018 di Pekanbaru

Minggu, 05 Agustus 2018 - 00:00:00 WIB

UIR dan IPB Sepakat Jalin Kerjasama

Jumat, 03 Agustus 2018 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+