Kamis, 16 Agustus 2018 - 00:00:00 WIB

Defisit Anggaran

Sekda : Riau Alami Masa Sulit

Ahmad Hijazi

Riaupunya.com -- Disebabkan beberapa faktor, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mengalami defisit anggaran tahun 2017 lalu, atas hal itu Pemprov Riau disebut sedang mengalami masa-masa sulit.

Diantaranya, karena tak tercapainya Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp300 miliar lebih. Kemudian dana perimbangan belum sempat disalurkan, bahkan sampai 2018 ini pun belum semuanya bisa disalurkan oleh pemerintah pusat.

"Ini tahun pertama Pemprov Riau alami defisit anggaran. Paling tidak mendekati Rp1 triliun. Karena tidak tercapainya pendapatan 2017," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau Ahmad Hijazi, Rabu 15 Agustus 2018 malam.

Akibatnya, tidak hanya berdampak pada program kerja disetiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Tetapi juga berdampak signifikan terhadap pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) yang saat ini sedang dalam tahap proses.

Beruntung papar Sekda, saat itu Pemprov Riau masih memiliki silpa. Sehingga defisit yang mencapai Rp1 triliun tersebut bisa ditutupi, angka defisit pun berkurang menjadi Rp58 miliar.

Ada pun untuk dana perimbangan yang masih tunda salur dari sejak 2017 lalu belum juga dibayar pusat, maka kondisi keuangan Pemprov Riau nanti dikhawatirkan akan semakin terseok-seok.

Pasalnya, jika kekhawatiran itu benar karena pusat tak kunjung mengeluarkan hak Riau atas dana perimbangan tersebut, maka akan berdampak dengan 'menendang' cash flow 2018

"Jadi 2018 akumulasi dari sebelumnya. Ini terberat bagi Provinsi Riau, kalau beberap faktor tadi tak terwujud," ungkap Sekda, seperti dilansir MC Riau.

Meski begitu, Hijazi menyebutkan bahwa disisi lain Pemprov Riau suda melaksanakan arahan kebijakan strategis nasional untuk melaksanakan pembangunan infrastruktur.

Seperti pembanguan dua fly over, melanjutkan pembangunan Siak IV termasuk pembangunan akses jalan dan jembatan lainnya di daerah.

"Kita berharap, pemerintah pusat bis menyalurkan semua dana bagi hasil kita. Karena itu menjadi potensi pendapatan kita dimasa mendatang, terutama 2019 nanti, papar Hijazi. (lan)

Berita terkini

Kejar APBN, Gubri ke Bappenas

Rabu, 08 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Dua Hal ini yang dibahas Jusuf Kalla Bersama Komisi IX DPR

Rabu, 08 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Seleksi PTP Pekanbaru Belum Jelas

Selasa, 07 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

9 Jabatan Eselon IIB Pemko Dumai Akan Dilelang

Kamis, 02 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Pekanbaru Kembali Raih WTN

Selasa, 31 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

Rakernas APPSI, Soal Kelebihan Guru Jadi Sorotan

Selasa, 31 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

Sekda dan Ombudsman Bahas Nasib 93 Honorer K2

Senin, 30 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

APBD 2017 Pekanbaru Sudah Digunakan

Senin, 30 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

UMK Inhil Terbesar Kelima di Riau

Senin, 30 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

Presiden Jokowi Luncurkan Fasilitas Kemudahan Impor Bagi IKM

Senin, 30 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

60 Persen SKPD Sudah Bentuk Perangkat Pelaksana Kegiatan

Minggu, 29 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+