Minggu, 05 Agustus 2018 - 00:00:00 WIB

Terserang Kanker Payudara, Soinah Butuh Uluran Tangan Dermawan

Riaupunya.com -- Soinah (42), warga Jalan Jend. Sudirman, Desa Sukamaju, RT 01, RW 10, Kecamatan Bantan, hanya bisa terbaring lemah di ranjang. Janda anak tiga ini, diserang kanker payudara sekitar 5 tahun silam.

Awal penderitaan Soinah tersebut terjadi berawal usai melahirkan anak ke-3 yang saat ini juga mengalami nasib yang sama. Pada saat itu, Soimah tidak bisa menyusui anak ketiganya. Akibat pembekukan dalam payudaranya. Sempat, keluarganya membawa berobat kampung, namun justru penyakit yang dideritanya semakin parah, dan mengharuskan dibawa ke RSUD Bengkalis.

Tak sengaja kondisi Soinah ini di kunjungi Kepala Bidang (Kabid) Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak Wasiah, dan Kabid Kualitas Hidup dan Perlindungan Perempuan dan Anak Hj. Yusnani, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPP-PA) Kabupaten Bengkalis, Rabu 1 Juli 2018.

Kedatangan stafDPP-PA Kabupaten Bengkalis ini sebenarnya dalam rangka memberikan materi kepada mahasiswa Kukerta UNRI di Desa Sukamaju, Kecamatan Bantan. Sehingga usai memberikan materi, sekaligus sosialisasi, salah seorang mahasiswa Kukerta UNRI mengabarkan perihal salah seorang warga yang terserang kanker payudara.

"Kami usai seminar melihat langsung kondisi buk Soimah, kami sangat prihatin dengan kondisinya, maka dari itu bersama dengan anak-anak Kukerta UNRI meninjau kediaman Soimah, dan tentunya buk Soinah saat ini butuh uluran tangan dermawan. Kita juga sarankan keluarganya datang ke Bengkalis,"kata Kepala Bidang (Kabid) Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak, Wasiah.

Sementara itu Fella (17) anak dari Soinah kepada Posmetro Mandau mengungkapkan, ibunya ini menderita kunker payudara sejak lima tahun silam, dan setahun ini kondisi mulai mengkhawatirkan dengan munculnya benjolan besar hingga menutupi bagian perut.

Fella anak pertama Soinah ini, saat ini diterpa ekonomi yang memaksa Fella harus putus sekolah hingga kelas II SMA di Kecamatan Bantan.Fella mengaku, untuk perobatan saat ini menggunakan BPJS, namun BPJS tidak bisa digunakan di RSUD Bengkalis, karena ketebatasan fasilitas atau alat pengobatan.

"Sejak BPJS sudah bisa operasi, tapi RSUD Bengkalis tidak sanggup, dan menyarankan untuk merujuk ke RSUD Pekanbaru, hanya saja keterbatasan ekonomi yang dimiliki, maka diurunkan niat untuk membawa ke RSUD Pekanbaru, karena biaya juga tidak ada untuk hal itu,"tuturtnya sembari mengatakan jika ibunya sudah sempat beberapa kali menjalani kemoterapi.

Menurut Fella, beberapa minggu ini dirinya ada upaya dari mahasiswa Kukerta UNRI di Desa Sukamaju, untuk membantu upaya mencari biaya agar ibunya bisa sembuh dari kanker ganas tersebut.

"Keterbatasan ekonomi pasca ditinggal pergi bapak saya, maka kami bertiga anak bernak harus berusaha bagaimana ibu bisa sembuh. Walau terpaksa harus putus sekolah, tahun 2017 lalu,"terangnya.(rilis)

Berita terkini

UR Santuni dan Gelar Sunat Gratis untuk Anak Yatim

Senin, 18 Desember 2017 - 00:00:00 WIB

ISNU Riau Terima SK dari PWNU Riau

Selasa, 28 November 2017 - 00:00:00 WIB

Hadiri Pelantikan Perhumas Muda Riau, ini Pesan Rektor Umri

Sabtu, 11 November 2017 - 00:00:00 WIB

APBD Perubahan Inhu Tahun 2017 Diparipurnakan

Rabu, 27 September 2017 - 00:00:00 WIB

Tempati Kantor baru, Polsek Tembilahan Gelar Syukuran

Rabu, 20 September 2017 - 00:00:00 WIB

Respon Himbauan Bupati, Fandau Gencar Sosialisasi

Selasa, 19 September 2017 - 00:00:00 WIB

Aneh, Proyek SDN 32 Penampi Tidak Sesuai Bestek

Selasa, 19 September 2017 - 00:00:00 WIB

Tokoh LAMR Kecewa Slogan Pekabaru Terus Berubah-rubah

Selasa, 19 September 2017 - 00:00:00 WIB

Pemasukan Pajak Air Permukaan Minim, Dewan Duga Ada Permainan

Kamis, 14 September 2017 - 00:00:00 WIB

Pastikan Harimau Jawa Belum Punah, Balai TNUK Kirim Tim

Rabu, 13 September 2017 - 00:00:00 WIB

Gubernur Riau dan Bupati Kampar Resmikan Empat Puskesmas

Rabu, 13 September 2017 - 00:00:00 WIB
Kunjungi PWI Pekanbaru

Ini yang Dilakukan BNN Pekambaru

Rabu, 13 September 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+