Minggu, 24 Juni 2018 - 00:00:00 WIB

Besok, DP3A Bakal Launching E-Cikpuan

Riaupunya.com -- Dalam upaya meningkatkan pengelolaan dan pemanfaatan data terpilah, perlindungan Perempuan dan Anak di Kota pekanbaru. Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Pekanbaru akan launching aplikasi e-Cikpuan, Senin 25 Juni 2018, besok.

"Ini adalah salah satu tugas DP3A, yakni menyelenggarakan data gender dan anak. e-cikpuan juga akan terkoneksi dengan command center sehingga data yang kita sajikan cepat dan dapat diakses terus," lujar kata Kepala DP3A, Mahyuddin.

Menurut Mahyuddin, dalam Peraturan Wali Kota (Perwako) Pekanbaru Nomor 100 tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi Serta Tata Kerja Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang melaksanakan tugas pokok, yaitu melaksanakan urusan wajib Pemerintahan Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta menjalankan fungsi meningkatkan kualitas hidup perempuan, meningkatkan perlindungan hak perempuann meningkatkan kualitas keluarga, serta menyelenggarakan sistem data gender dan anak, meningkatkan pemenuhan hak anak, meningkatkan perlindungan khusus anak.

"Jadi aplikasi e-Cikpuan akan menyajikan informasi yang menggambarkan kondisi perempuan dan Iaki-laki dalam penyelenggaraan pembangunan dari berbagai sudut pandang secara komprehensif dalam bentuk data terpilah mutlak. Ini diperlukan untuk mendorong percepatan pelaksanaan Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender di Kota Pekanbaru. Untuk itu DP3A perlu mengambil langkah strategis dalam membangun sistem penyelenggaraan data gender dan anak di Kota Pekanbaru," jelasnya.

Namun pihaknya mengaku, sampai saat ini belum tersedia data terpilah yang terjamin validitasnya untuk menemukan adanya kesenjangan gender. Data gender dan anak serta data perlindungan khusus terhadap perempuan dan anak berada di setiap Perangkat Daerah dan unit-unit layanan yang ada.

Ditambahkannya, dengan tersediannya aplikasl e-Cikpuan yang akan launching pada tanggal 25 Juni 2018, maka seluruh organisasi perangkat daerah dan unit layanan perlindungan perempuan dan anak, serta masyarakat di Kota Pekanbaru akan dapat memanfaatkan untuk menyampaikan data dan laporan terkait kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

"Sehingga akan memudahkan dalam merumuskan serta menyusun kebijakan/ program dan kegiatan dalam penanganan kasus dan upaya meningkatkan kualitas hidup perempuan dan anak di Kota Pekanbaru,"tutupnya.(yan)

Berita terkini

Seleksi PTP Pekanbaru Belum Jelas

Selasa, 07 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

9 Jabatan Eselon IIB Pemko Dumai Akan Dilelang

Kamis, 02 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Pekanbaru Kembali Raih WTN

Selasa, 31 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

Rakernas APPSI, Soal Kelebihan Guru Jadi Sorotan

Selasa, 31 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

Sekda dan Ombudsman Bahas Nasib 93 Honorer K2

Senin, 30 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

APBD 2017 Pekanbaru Sudah Digunakan

Senin, 30 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

UMK Inhil Terbesar Kelima di Riau

Senin, 30 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

Presiden Jokowi Luncurkan Fasilitas Kemudahan Impor Bagi IKM

Senin, 30 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

60 Persen SKPD Sudah Bentuk Perangkat Pelaksana Kegiatan

Minggu, 29 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

Syariah BRK Berbenah Menuju Spin Off

Minggu, 29 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

Pemprov Riau Sisihkan Silpa APBD untuk BUMD

Minggu, 29 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+