Jumat, 20 April 2018 - 00:00:00 WIB

Pengembangan Revolusi Industri 4.0,Pemprov Riau Dukung AFEBI

Riaupunya.com - Pemerintah Provinsi Riau menyambut baik adanya program-program dari Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Indonesia (AFEBI) dalam menghadapi pengembangan Revolusi Industri 4.0. Mendukung hal itu Pemprov Riau akan konsen pada peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM).

Hal ini disampaikan Asisten 1 Sekretaris Daerah (Setda) Provinsi Riau, Ahmad Syahrofi, pada kegiatan Sidang Pleno ke-14 AFEBI, Kamis 19 April 2018 di hotel Pangeran Pekanbaru. Dikatakan, Kompetensi SDM sangat dibutuhkan agar Indonesia tak hanya menjadi penonton dalam era Revolusi Industri 4.0.

“Kita punya modal SDM cukup besar karena universitas di Indonesia sangat banyak, khususnya Riau. Jadi potensi ini cukup untuk menyongsong ekonomi dan bisnis dalam Revolusi Industri 4.0,” kata Dia.

Kendati punya potensi besar, lanjut Ahmad Syah, SDM ini masih perlu didorong yakni dengan memberi pelatihan ilmu yang sesuai dengan ekonomi bisnis dalam Revolusi Industri 4.0. Disini lah diharapkan peran pernguruan tinggi mendorong untuk pendidikan SDM khususnya penguasaan soft skill mahasiswa untuk menghadapi revolusi industri 4.0 yang menghasilkan lulusan yang ahli, bermutu dan berkopeten.

Rektor Universitas Riau (Unri), Prof Dr Ir Aras Mulyadi DEA, menyebutkan dalam menghadapi tantangan Revolusi Industri 4.0 saat ini, Unri juga sudah melakukan terobosan-terobosan baik menciptakan soft skill dan hard skill mahasiswa. Selain itu juga telah menyiapkan sumberdaya manusia (dosen dan civitas akademika) baik untuk mengikuti pendidikan juga memberikan bantuan berupa kegiatan-kegiatan yang bersifat ilmiah.

Lebih lanjut, Rektor menyampaikan Pola industri baru ini membawa dampak terciptanya keterampilan kerja baru. Industri yang akan banyak berkembang pada revolusi industri baru ini. Tantangan tersebut harus dapat diantisipasi melalui transformasi pasar kerja Indonesia dengan mempertimbangkan perubahan iklim bisnis dan industri, yang berkebutuhan ketrampilan.

“Meskipun telah diyakini bahwa teknologi telah banyak memberikan manfaat bagi kehidupan manusia, namun penerapan sains dan teknologi juga berpotensi memberikan dampak negatif bagi lingkungan dan sosial. Teknologi seringkali dijelaskan sebagai sains terapan, yaitu sebuah langkah praktis untuk mengubah alam demi dan semata untuk kemaslahatan umat daripada upaya untuk mengerti atau memahaminya,” terang Aras.

Lebih lanjut, Guru Besar Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan Unri ini menyebutkan sudah seharusnya perkembangan sains dan teknologi tidak lagi hanya mempertimbangkan arah dan perkembangan ilmu dan keahlian teknis serta kemanfaatan ekonomis industri semata, melainkan juga harus dilengkapi dan diserasikan dengan ilmu-ilmu lain yang memberikan wawasan serta ketrampilan yang berhubungan dengan persoalan manusia, organisasi dan keserasian lingkungan ekologis jangka panjang.

Rektor juga menambahkan, “Dalam menghadapi tantangan di era Revolusi Industri 4.0 maka perlu yang namanya creative class untuk membuat sebuah negara punya daya saing. Universitas sendiri punya andil besar dalam menciptakan creative class.”

“Creative class dibentuk oleh universitas. Sedangkan universitas kalau ingin menciptakan creative class harus bisa memprediksi kira-kira pekerjaan apa yang akan eksis dalam tahun-tahun ke depan. Kita melihat bahwa bagaimana otomasi dalam industri pekerjaan mulai gencar dilakukan. Oleh sebab itu, sebagai pencetak generasi muda, perubahan dalam universitas perlu dilakukan,”

Kehadiran AFEBI sangat berdampak pada kesiapan Universitas dalam menghadapi tantangan-tantangan Revolusi Industri 4.0 yang sedang dan akan berlangsung. “Sumbangan berupa pikiran, gagasan, dan terobosan dalam menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki daya saing global diharapkan muncul pada sidang Pleno AFEBI Ke-14 di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Riau,” tutup Rektor.(rls)

Berita terkini

Kadisdik Kuansing Kaget Dana Sertifikasi Guru Sudah Habis

Jumat, 10 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Rektor UR Panen Raya Ikan di “Waduk Selais” UR

Kamis, 09 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Rektor UIR Buka KNTSP 2017, 38 Makalah di Presentasikan

Kamis, 09 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Sulit Berkembang, Kampus Swasta Diminta untuk Merger

Kamis, 09 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Seminar KNTSP Hadirkan Ridwan Kamil Sebagai Keynote Speaker

Selasa, 07 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

66 Orang Dosen UIR Telah Bergelar Doktor

Sabtu, 04 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Gubri: Perguruan Tinggi Ikut Andil Bangun Daerah

Sabtu, 04 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Besok, 1.538 Lulusan UIR Diwisuda

Jumat, 03 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

PWI Inhil Dukung Program Kelas Inspirasi

Kamis, 02 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

UIR Bekali 1.416 Calon Sarjana Kiat Menghadapi Dunia Kerja

Kamis, 02 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Siswa SD 1 Sidokumpul Belajar Buat Sirop dan Tanam Markisa

Kamis, 02 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Pelaksanaan UNBK, Disdik Hanya Tanggung SMP Negeri

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Bawa Pulang Piala, SMAN 4 Borong Dua Juara Sekaligus

Selasa, 31 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

101 Anak Petani Sawit Riau Bersiap Lakukan PKL

Jumat, 27 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

Bina Kepribadian dan Kepemimpinan, Mahasiswa UMRI Ikuti P2KK

Jumat, 27 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+