Selasa, 16 Mei 2017 - 00:00:00 WIB

Sikapi Perubahan Teknologi Dunia yang Begitu Cepat, ini yang Dilakukan UMRI

Dr H Mubarak MSi

Riaupunya.com -- Perubahan teknologi di dunia saat ini berlangsung dengan sangat cepat dan yang menjadi tantangan bagi dunia pendidikan tinggi khususnya Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), terdapat enam tantangan yang tidak hanya menjadi peran pemerintah dalam menghadapinya, tetapi juga Perguruan Tinggi.

Rektor UMRI Dr H Mubarak MSi menjelaskan, tantangan tersebut diantaranya adalah Pertama berkaitan dengan perubahan lingkungan hidup dalam skala global. Permasalahan lingkungan hidup dan ketersediaan sumber daya alam saat ini sangat mencemaskan.

"Untuk itu diperlukan upaya dan penemuan teknologi ramah lingkungan dan teknologi pemanfaatan sumber daya alam yang efi sien untuk mengatasi permasalahan lingkungan hidup tersebut," kata Rektor Mubarak baru-baru ini.

Kedua berkaitan dengan Kebutuhan Energi. Kebutuhan umat manusia akan energi meningkat secara drastis. Sementara sumber utama energi selama ini berasal dari energi fosil, dirasakan sudah berkurang dengan drastis. Karenanya saat ini harus dicari energi alternatif dan menggunakan teknologi ramah lingkungan untuk dapat mengatasi permasalahan kebutuhan energi tersebut.

Ketiga adalah transportasi. Tingkat mobilisasi manusia dan barang saat ini sangat tinggi. Indonesia sebagai negara kepulauan tentunya sangat bergantung dengan sarana transportasi. Karena itu dibutuhkan pula teknologi transportasi massal untuk dapat mengangkut manusia dan barang dengan selamat namun efi sien dari perawatan dan penggunaan energi.

Yang keempat, lanjut Mubarak, yakni kesehatan. Teknologi pengobatan dan pelayanan kesehatan saat ini berkembang dengan cepat, seiring dengan meningkatnya berbagai sumber penyakit dan jenis penyakit yang membutuhkan pencegahan, penanggulangan dan pengobatan melalui teknologi modern.

"Untuk itu dibutuhkan tenaga-tenaga kesehatan yang memiliki kemampuan dalam pemilihan pengobatan yang tepat, menggunakan teknologi kesehatan terbaru sekaligus mampu memberikan pelayanan kesehatan yang menyenangkan bagi pasien dan keluarga pasien," paparnya.

Yang Kelima adalah Perkembangan Sistem Teknologi Informasi. Perkembangan sistem ini telah memunculkan banyak aplikasiaplikasi daring (atau Online) yang saat ini tidak hanya dapat menghubungkan seseorang dengan teman atau keluarganya, namun juga menghubungkannya dengan pihak-pihak pemberi jasa atau penerima jasa tanpa orang tersebut harus berpindah tempat.

Teknologi ini telah diterapkan di perbankan dalam bentuk e-Banking, pemasaran dalam bentuk e-marketing, perdagangan dan jasa dalam bentuk e-marketplace, e-commerce atau digitalisasi ekonomi ataupun istilah lainnya. Bahkan saat ini bekerja pun tidak mesti harus duduk dikantor namun dapat dilakukan dari rumah dengan tetap terhubung langsung dengan kantor dan rekan kerja yang berada dimanapun.

"Yang keenam, Saat ini dunia memasuki revolusi industri 4.0 (empat nol) abad 21, yang merupakan kelanjutan dari revolusi industri abad sebelumnya. Revolusi industri 4.0 ini menuntut operasi industri yang cerdas (smart industry), pelayanan cerdas (smart service), serta penggunaan layanan komputasi awan (cloud computation) berbarengan dengan penggunaan kecerdasan buatan (Artifi cial Intelligence)," ungkapnya. (lan)

Berita terkini

378 Mahasiswa Peserta KKN STIE-I Resmi Dilepas

Kamis, 23 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Tahun ini Gedung Unisi Akan Difungsikan

Kamis, 23 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Tak Ada Jembatan, Saban Hari Pelajar Seberangi Sungai

Rabu, 22 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Fakultas Teknik Universitas Asahan Kunjungi Fakultas Teknik UIR

Selasa, 21 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Begini Komitmen UR Terhadap Pemeliharaan Lahan Gambut Riau

Senin, 20 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

SMPN 30 Pekanbaru Optimis Raih Akreditasi A

Selasa, 14 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

UKK SMK MUTU, Algafar: Dua Jurusan Dipercepat

Selasa, 14 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

76 Orang ASN UR Ikuti Tes Promosi Jabatan

Selasa, 14 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Anak Tukang Becak Ini Jadi Mahasiswa ITB dengan IPK 4,0

Minggu, 12 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Universitas Riau Peringkat ke-8 Versi “Webometrics”

Jumat, 10 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Kadisdik Kuansing Kaget Dana Sertifikasi Guru Sudah Habis

Jumat, 10 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Rektor UR Panen Raya Ikan di “Waduk Selais” UR

Kamis, 09 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Rektor UIR Buka KNTSP 2017, 38 Makalah di Presentasikan

Kamis, 09 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Sulit Berkembang, Kampus Swasta Diminta untuk Merger

Kamis, 09 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Seminar KNTSP Hadirkan Ridwan Kamil Sebagai Keynote Speaker

Selasa, 07 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+