Sabtu, 18 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Dikabarkan Mundur dari Freeport, Ini Jawaban Chappy Hakim

Chappy Hakim

Riaupunya.com -- Chappy Hakim dikabarkan mundur dari posisi Presiden Direktur (Presdir) PT Freeport Indonesia. Polemik soal peralihan status Freeport dari Kontrak karya ke Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) diduga menjadi alasannya.

Freeport dikabarkan belum mau menerima IUPK yang diberikan pemerintah. Sebab, IUPK yang diterbitkan pemerintah tidak memberikan jaminan stabilitas jangka panjang untuk investasi Freeport di Indonesia.

Lantas, apa jawaban Chappy terhadap kabar pengunduran dirinya dari posisi Presdir Freeport?

"Saya sedang coba selesaikan masalah berat ini satu persatu agar tidak terjadi gejolak yang lebih besar. Nanti akan saya jelaskan semua," ujar Chappy, Sabtu 18 Februari 2017.

Kabar yang beredar, Chappy mundur dari Freeport dan mengajukan arbitrase soal polemik kelanjutan izin tambang tersebut. Selain itu, dikabarkan pula Freeport sudah mendapatkan pengganti Chappy.

Namun, Chappy hanya menjawab singkat saat meminta konfirmasi soal hal itu. "Belum," kata mantan Kepala Staf TNI Angkatan Udara itu.

Sebelumnya, CEO Freeport McMoRan Inc, Richard Adkerson mengumumkan, Chappy Hakim ditunjuk sebagai Presiden Direktur PT Freeport Indonesia yang baru, pada November 2016.

Dalam Interoffice Memorandum yang dikirimkannya tanggal 19 November 2016, Richard menyatakan, penunjukan Chappy telah melalui konsultasi dengan Pemerintah Indonesia dan sedang dalam proses untuk memperoleh persetujuan resmi dari pemegang saham.

Chappy sebelumnya telah menjadi penasihat senior PT Freeport Indonesia sejak Agustus 2016. Ia bergabung dengan Freeport setelah menyelesaikan kariernya di TNI Angkatan Udara. Jabatan terakhirnya di TNI AU adalah Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) dengan pangkat Marsekal.

Dia juga pernah menjabat sebagai Ketua Tim Nasional Evaluasi Keselamatan dan Keamanan Transportasi, anggota staf ahli di Kementerian Perhubungan, Kementerian Kelautan, dan penasihat di Asosiasi Aircraft Component Kementerian Perindustrian.


Sumber: Detik.com

Berita terkini

Tabungan Emas di Pegadaian Cukup Diminati Masyarakat

Senin, 06 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Rohul KLB DBD, Petugas Dinkes Tetap Bekerja di Hari Libur

Sabtu, 04 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Pencegahan Karlahut Dilakukan Sedini Mungkin

Jumat, 03 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Kepala BNPB sebut Ancaman Karlahut 2017 Jauh Lebih Besar

Jumat, 03 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

CCTV Pemantau Lahan Masuk Pergub Rencana Aksi

Jumat, 03 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Gubri Pimpin Apel Siaga Darurat Bencana Asap

Jumat, 03 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Plt Sekda Bengkalis Minta Kabel Serat Otik Segera Dipasang

Kamis, 02 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Kepala BLH Inhil Rutin Pantau Kebersihan Kota

Kamis, 02 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Kepala Rutan Dumai Silaturrahmi ke Disnakertrans Dumai

Kamis, 02 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Istana Tegaskan tak Pernah ada Perintah Untuk Sadap SBY

Kamis, 02 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Desember 2016, Ekspor Riau Naik 9,21 persen

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

2021, Meranti Targetkan Swasembada Beras

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Minggu Ke Empat, Kasus DBD Naik 39 Kasus

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Januari 2017, Riau Inflasi 1,46 Persen

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+