KTH Siarang Arang Rohil Ditingkatkan Kapasitasnya dalam Menjaga dan Mengelola Kawasan Hutan
ROKAN HILIR -- Dalam rangka meningkatkan kapasitas Kelompok Tani Hutan (KTH) Siarang Arang dalam mengelola dan menjaga kawasan Hutan dari berbagai ancaman perambahan, pembalakan serta ancaman kebakaran hutan.
Melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Pertamina kembali menggelar kegiatan pelatihan pengawasan hutan untuk kelompok Tani Hutan (KTH) Siarang Arang yang berlangsung di kawasan Hutan Kemasyarakatan (HKm), Senin 2 Maret 2026.
KTH Siarang Arang Lestari merupakan pemegang izin pengelolaan kawasan hutan seluas ±617 hektare berdasarkan SK Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor SK.7398/MENLHK-PSKL/PKPS/PSL.0/7/2023.
Program ini dilaksanakan melalui Pertamina Foundation yang menggandeng Yayasan Gambut untuk melaksanakan kegiatan di tingkat tapak.
KTH Siarang Arang mendapatkan Pelatihan dari narasumber yang berkompeten Yusef Andriyana, dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) provisinsi Riau, dan Hari Yudistira, dari Unit Pelaksana Teknis Kesatuan Pengelolaan Hutan (UPT. KPH) Bagansiapiapi.
Peserta dari KTH mendapatkan Pelatihan secara praktis untuk memahami regulasi kehutanan, hak-kewajiban pengelolaan HKm, serta hukum. Selain itu juga keterampilan praktis dalam pengawasan hutan pemantauan vegetasi flora dan fauna lokal. Peserta juga mengikuti praktek lapangan melalui patroli parsipatif untuk mencegah deteksi dini ancaman yang akan terjadi dan membuat laporan pengaduan ke UPT. KPH.
Mulyadi, Direktur Yayasan Gambut dalam sambutannya mengatakan Perhutanan sosial jika dikelola dengan baik dengan memanfaatkan potensi yang ada dapat memberikan nilai ekonomi kepada masyarakat dan ekologi tetap terjaga.
KTH dalam pengelolaannya diharapkan tidak hanya mengambil nilai ekonomisnya namun harus menjaga kawasan hutan dari ancaman perambahan dan pembalakan. "Melalui perhutanan sosial melalui sekema Hutan Kemasyarakatan, KTH Siarang Arang Lestari memiliki potensi yang besar sehingga ini dapat mendukung perekonomian masyarakat di desa Siarang arang dan juga perlu ada upaya dalam menjaga kawasan HKm untuk berkelanjutan" kata Mulyadi.
Di tempat yang sama Lindra Yani, Wakil ketua KTH Siarang Arang, menyampaikan melalui kegiatan ini kami mengharapkan dukungan dan support dari berbagai pihak yang hadir terutama narasumber dapat memberikan materi dan arahan dalam menjaga kawasan hutan. "Kelompok ini kami bentuk secara kekeluargaan, dan anggotanya juga masih sanak saudara dengan menjaga kawasan hutan keberlangsungan kelompok Tani Hutan sama saja menjaga keluarga kami di Desa Siarang Arang" ucap Lindra.***































































