Bupati dan Wakil Bupati Siak Paparkan Kondisi Keuangan Daerah yang Dipimpinnya Dihadapan Awak Media
SIAK (RiauPunya.com) -- Kita semua pemerintah Daerah ini termasuk kepala OPD adalah pelayan ,jadi apa pun yang menjadi hak rakyat perlu kita sampai publik secara transparan dan keterbukaan informasi yang harus kita kembalikan lagi ke publik, seperti kondisi keuangan Daerah yang sedang kita hadapi sekarang ini.
Ini disampaikan oleh Bupati Siak DR Afni Z saat Konferensi pers terhadap capaian kinerja pemerintah Kabupaten Siak yang transparansi, agenda Tahun 2025 berlangsung di gedung Datuk empat suku komplek perumahan rakyat jalan Raja Kecik, Senin 29 Desember 2025.
"Saya dan pak Syamsurizal menjabat sebagai Bupati dan wakil Bupati baru berjalan lebih kurang enam bulan lebih, sementara pembangunan belum bisa kami sajikan secara maksimal dan masih jauh dari harapan,"kata Afni.
Sebab yang menjadi kendala dalam hal ini adalah keterbatasan di sektor keuangan dan berharap mudahan - mudahan persoalan ini dapat kita atasi secara perlahan -lahan .
Bupati Afni di hadapan seluruh Kepala OPD, Camat dan BUMD di lingkungan menyebutkan kegiatan yang kita laksanakan ini adalah untuk memaparkan kepada publik berbagai capaian dan juga kendala yang di hadapi oleh Pemerintah Kabupaten Siak dalam memajukan roda pembangunan Daerah yang berkesinambungan.
"Sedangkan APBD yang ada berupa asumsi, sehingga jika tidak tercapai dari asumsi itu, maka pemerintah Daerah melakukan penyesuaian angka besar nya APBD yang real,"Sebut Bupati Afni.
Di kegiatan yang sama ,Wakil Bupati Siak Syamsurizal mengatakan, perlu publik ketahui dengan kondisi keuangan yang serba terbatas seperti sekarang ini, pemerintah Daerah masih punya beban hutang ,termasuk tunda bayar mencapai ratusan milyar.
"Kita tidak bisa hanya menyadarkan kantong APBD dari dana bagi hasil saja , dan kita harus mencari celah lain untuk menambal kebocoran APBD di sejumlah titik melalui sektor yang lainya ,yang kita anggap punya potensi yang menjanjikan sebagai penyumbang APBD.
Di samping itu juga celah lainya dalam upaya meningkat sumber APBD , masih cukup banyak anggaran yang harus kita lobi di atas sana ,maka nya saya mengajak semua kepala OPD untuk bekerja keras untuk ndapatkan nya,"Tambah Wabup yang akrab dengan sapaan Budi.
"Untuk di ketahui beban tunda bayar Tahun 2024 sebesar 326 milyar lebih , yang sudah terbayarkan sebesar bayar 200 milyar lebih , sementara
Sisa hutang masih 121 milyar lebih, angka sisa hutang ini termasuk hutang pihak ketiga dan hak ASN juga terdapat didalam nya,"Terang Syamsurizal. (jas)





























































