Hindari Kejadian Pemilu 2019, Bupati Siak Minta Tenaga Medis Siaga
Bupati Alfedri saat meninjau kesiapan pemilu bersama Kapolres Siak AKBP Asep Sujarwadi, SIK di Kampung Banjar Seminai Kecamatan Dayun Selasa 13 Februari 2024.
SIAK -- Sebagai langkah antisipasi agar kejadian Pemilu Tahun 2019 banyak menjadi korban tidak terulang lagi, Pemerintah Daerah menegaskan kepada seluruh tenaga medis yang ada di setiap kecamatan dan kampung untuk siaga ditempat.
Ini disampaikan Bupati Siak H Alfedri menjawab media ini ketika ditemui di lapangan saat meninjau kesiapan pemilu bersama Kapolres Siak AKBP Asep Sujarwadi, SIK di Kampung Banjar Seminai Kecamatan Dayun Selasa 13 Februari 2024.
Alfedri menyebutkan, bahwa Langkah-langkah atau upaya untuk mencegah harus disikapi sejak dini dengan profesional, dengan demikian diharapkan kejadian pemilu presiden Tahun 2019 yang banyak memakan korban tidak terulang lagi.
"Makanya pada rapat bersama Forkopimda tadi malam kita sudah menegaskan dan mengingatkan Kepala Dinas Kesehatan supaya petugas paramedis yang telah ditempatkan diberbagai desa dan juga ambulance pada puncak Pemilu harus di siagakan,"tegas Alfedri.
Alfedri melihat melihat sistem pelaksanaan terhadap Pemilu serentak Tahun 2024 ini agak lebih baik dari pada pemilu Tahun 2019 yang lalu. Sebab pemilu kali ini petugas pelaksana pemilu baik PPS dan dan TPS, relatif dibatasi umur nya, paling tinggi 55 tahun.
Walaupun demikian tidak tertutup kemungkinan, walau umur petugas pemilu sudah di batasi , untuk kesehatan harus menjadi perhatian serius, makanya Pemerintah Daerah mengingatkan setiap petugas pelaksana Pemilu, pastikan kesehatannya tidak terganggu, kalau merasa badan kurang enak jangan di paksakan.
"Kita tentunya berharap semoga pelaksanaan pemungutan suara besok pada 14 Februari berjalan sesuai dengan apa yang kita harapkan," Imbuh Bupati Alfedri. (Inf/jas)






























































