Selasa, 21 Februari 2023 - 11:55:26 WIB

Tim Inisiator Pemekaran Kabupaten di Riau Silaturahmi dengan Danrem 031/WB, ini Pesan Brigjen Parlindungan

PEKANBARU, Riaupunya.com -- Dalam rangka perkenalan dan mempererat persatuan/kebersamaan, Tim Independen Inisiator Pemekaran Kabupaten/Kota Provinsi Riau bersilaturahmi dengan Komandan Resor Militer (Danrem) 031/Wira Bima, Brigjen TNI Parlindungan Hutagalung, Selasa 21 Februari 2023.

"Sebagai Danrem di wilayah ini, saya tidak bisa mendukung dan tidak bisa juga menentang wacana ini, karena ini aspirasi dari masyarakat," kata Brigjen TNI Parlindungan Hutagalung dalam pertemuan yang digelar di Hotel Pangeran, Pekanbaru tersebut.

Dalam pertemuan itu, hadir Koordinator Tim Independen Insiator Pemekaran Kabupaten/Kota Provinsi Riau, Syamsul Rakan Chaniago, Sekretaris Tim Fazar Muhardi, tokoh masyarakat Riau M Nasir Day, Nasrun Effendi, Ketua Persebatian Pemuka Masyarakat Riau (PPMR).

Ahmad Syah Harrofie (mantan Bupati Bengkalis), Ramli Walid (tokoh birokrat), Asri Auzar (tokoh politik Riau), Imam Subroto (Ketua Ikatan Keluarga Jawa Riau/IKJR), Dr Fikri Idris (akademisi/tokoh Kuansing), dan Novrizon Burman (tokoh pers Riau).

Danrem mengingatkan agar seluruh elemen masyarakat dapat menjaga kerukunan, ketenteraman, dan kebersamaan, jangan sampai terpecah belah, apa lagi menimbulkan konflik horizontal.

"Saya hanya ingatkan itu, dan jangan sampai terjadi perpecahan atau konflik sebagai dampak dari rencana pemekaran wilayah kabupaten. Pembagian wilayah harus benar-benar ideal, jangan sampai daerah otonomi baru justru mengambil semua sumber daya alam dari kabupaten induk yang berpotensi menimbulkan kecemburuan dan berujung konflik," kata Brigjen Parlindungan.

Danrem juga menyarankan agar tetap perkuat kebersamaan di antara tokoh masyarakat lintas etnis agar lebih kuat dan didukung juga dengan langkah kongkrit untuk pembangunan dan kemajuan masyarakat.

"Menurut saya aspirasi pemekaran ini tidak ada masalah selagi tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan, seperti konflik masyarakat," katanya.

"Ini merupakan tahun politik, dan saya pikir akan ada fokus ke Pemilu, namun tidak menutup kemungkinan untuk merealisasikan wacana ini," katanya.

Koordinator Tim Independen Insiator Pemekaran Kabupaten/Kota Provinsi Riau, Syamsul Rakan Chaniago dalam pertemuan itu menanggapi positif atas saran dari Danrem Brigjen Parlindungan.

"Wacana pemekaran ini adalah solusi atas berbagai persoalan di Riau. DOB akan sangat berpengaruh atas kemajuan dan percepatan pembangunan daerah-daerah di Riau selain juga memangkas rentang kendali pemerintahan," kata Syamsul Rakan.

Syamsul Rakan menjelaskan, pihaknya sudah ketemu dengan Ketua DPRD Riau dan seluruh anggota Komisi I DPRD Riau, para tokoh Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), para tokoh di Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau (FKPMR), para tokoh masyarakat di sejumlah wilayah kabupaten/kota, serta Gubernur Riau dan Wakil Gubernur Riau.

Pada intinya, lanjut dia, semua sepemahaman dan sepakat bahwa pembentukan DOB ini akan memberi dampak positif bagi percepatan pembangunan, ekonomi, pendidikan dan kesehatan rakyat.

"Kalau ada riak-riak sedikit menurut saya itu hal yang biasa dalam perjuangan," katanya.

Saat ini ada sejumlah aspirasi masyarakat untuk pembentukan beberapa DOB, beberapa telah diwacanakan bahkan telah sampai ke program legislasi nasional (Prolegnas) sejak beberapa tahun silam.

Sejumlah wacana DOB yang telah sampai pada tahapan Prolegnas adalah; wacana Kabupaten Indragiri Selatan pisah dari Indragiri Hilir, Gunung Sahilan yang pisah dari kabupaten induk Kampar, kemudian Rokan Darussallam yang pisah dari Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).

Menyusul wacana DOB lainnya meliputi Kabupaten Indragiri Utara (Inhil), Kota Duri (Bengkalis), Kuantan Hulu (Kuansing), Kota Bagansiapiapi (Rohil), Kota Perawang (Siak), Tambusai Raya (Rohul), dan Tapung Raya (Kampar).

Terakhir, masuk aspirasi dari Khairul Azwar selaku Datuk Tobek Godang untuk DOB Pekanbaru Barat.

Kabupaten Pekanbaru Barat pecahan dari Kota Pekanbaru meliputi wilayah 4 (empat) Kecamatan, Kecamatan Bina Widya, Tuah Madani Payung Sekaki dan Marpoyan Damai.

Pemekaran ini merupakan langkah maju menuju Pekanbaru Barat yang sejahtera, dengan konsep Kabupaten bisnis dan pendidikan.

"Dalam waktu dekat kita juga akan bertemu dengan Forkompinda, baik Kapolda Riau, Kajati, dan Danrem untuk membahas wacana ini," kata Syamsul Rakan. ***

Berita terkini

SMSI Minta Kebebasan Pers dan Keadilan Bisnis Tidak Dikorbankan

Selasa, 14 Februari 2023 - 22:30:57 WIB

Baznas Cetuskan Lima Program Unggulan

Selasa, 14 Februari 2023 - 12:45:54 WIB

Pemkab Bengkalis Tetapkan Siaga Darurat Karhutla

Selasa, 14 Februari 2023 - 06:45:50 WIB

DP3AP2KB Gencar Kampanyekan STOP Kekerasan terhadap Perempuan

Senin, 13 Februari 2023 - 17:50:48 WIB

Ahmad Efendi Terpilih jadi Ketum IKA MAN 1 Inhil

Senin, 13 Februari 2023 - 08:05:54 WIB

Heboh Wabup Bagus Santoso Kena Prank Kapolres dan Ketua PWI

Minggu, 12 Februari 2023 - 13:10:10 WIB

Pertandingan Domino PWI Bengkalis, Wabup Libas Ketua PWI

Jumat, 10 Februari 2023 - 19:34:31 WIB

Presiden Jokowi Segera Keluarkan Perpres Media Sustainability

Senin, 06 Februari 2023 - 15:55:30 WIB

Aklamasi, Marlin Hidayat Nakhodai FKA LPMK Kota Dumai

Senin, 06 Februari 2023 - 15:00:37 WIB
Sempena HPN 2023

PWI Bengkalis Gelar LKTJ, ini Temanya

Sabtu, 04 Februari 2023 - 14:50:11 WIB

Digitalic: SEO yang Baik Harus Berdampak Bagi Bisnis

Rabu, 01 Februari 2023 - 12:32:22 WIB

Gubernur Syamsuar Himbau Sukseskan Peringatan HKIN di Kampar

Rabu, 01 Februari 2023 - 07:40:30 WIB
HPN 2023

Bupati Batubara Zahir Dukung Ekspedisi Toba SMSI

Sabtu, 28 Januari 2023 - 22:25:34 WIB

Sambut HPN 2023, PWI Bengkalis Audiensi di Makodim 0303

Jumat, 27 Januari 2023 - 21:06:55 WIB

Eksistensi PWI Bengkalis Dipuji Wakil Ketua DPRD

Rabu, 25 Januari 2023 - 21:00:21 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+