Buka Rakorwil IPHI Riau
Kepala Biro Kesra Riau : Ormas Keagamaan Berperan Menciptakan Kondusivitas Ditengah Masyarakat
Kepala Biro Kesra Zulkifli Syukur, Ketua IPHI Riau Asyari Nur, dan jajaran pengurus IPHI Provinsi Riau dan pengurus IPHI Kabupaten/Kota, foto bersama dalam Rakorwil IHPI Riau, Sabtu 4 Desember 2022 malam, di hotel Graha Badnur Syariah Pekanbaru. (dok: istimewa)
RiauPunya.com -- Ormas Keagamaan merupakan organisasi yang tidak berhubungan dengan politik namun perannya sangat dirasakan, tidak terkecuali dalam dunia politik. Menjelang tahun pemilu, Ormas keagamaan punya kewajiban mengajak, menyerukan umat agar menjaga kerukunan antar umat dan menciptakan kondusivitas daerah serta mencegah terjadinya perpecahan dalam kontestasi politik menghadapi Pemilu Legislatif dan Presiden.
Hal itu disampaikan Kepala Biro Kesra Setdaprov Riau H Zulkifli Syukur MA, MSi, dalam sambutanya sekaligus membuka kegiatan rapat koordinasi wilayah (Rakorwil) Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Provinsi Riau, Sabtu 3 Desember 2022 malam, di Hotel Graha Badnur Syariah Pekanbaru.
Dia menyebut, peran Ormas bukan saja memiliki daya dorong yang besar dalam mempercepat tujuan pembangunan nasional, melainkan juga memiliki fungsi memberi konstribusi terhadap penguatan tertib sosial serta stabilitas sosial.
Keberadaan ormas sangat membantu Pemerintah dalam menegakkan stabilitas sosial, stabilitas ekonomi yang bermuara kepada stabilitas keamanan dan stabilitas Politik masyarakat dan integritas wilayah
nasional.
"Maka agenda ini menjadi penting sebagai upaya cipta Kondisi pemilu yang aman, nyaman, damai dan
demokratis," tegasnya.
Ketua DPW IPHI Riau Dr H Asyari Nur SH MM mengatakan, Rokorwil IPHI Riau ini akan melakukan evaluasi dari berbagai program kerja yang telah dibuat dan dilaksanakan pada tahun 2022, dan selanjutnya akan juga dilakukan pembahasan mengenai program kerja untuk tahun 2023 mendatang.
"Kita juga ingin agar pemerintah Provinsi Riau melalui Biro Kesra untuk lebih memfungsikan anggota IPHI dalam memberi bimbingan kepada para calon jemaah haji ketika berada di embarkasi antara sebelum keberangkatan ke tanah suci," ujar mantan Kakanwil Kemenag Riau ini.

Sejauh ini, lanjut Asyari, IPHI memang sudah mengambil bagian dalam memberi pembekalan atau pun bimbingan kepada para calon jemaah haji Provinsi Riau, namun itu masih dilakukan secara individu,"Selama ini kita dari IPHI juga telah ikut serta dalam mensukseskan keberangkatan calon jemaah haji dan hajjah di Provinsi Riau ini, kedepan kita harapkan bisa lebih terkordinir lebih baik lagi melalui Biro Kesra," harapnya.
Sementara Ketua panitia Rakorwil H Abdul Wahid menjelaskan, Rakorwil ini dihadiri pengurus IPHI dari 12 kota kabupaten serta pengurus inti dari Pengurus Wilayah IPHI Riau yang jumlahnya 40 orang.
"Alhamdulillah semua pengurus baik ditingkat daerah dan Provinsi hadir semuanya, dan kita harapkan Rakorwil ini akan menghasilkan suatu rumusan yang bisa memberi nilai positif bagi organisasi dan juga bagi Pemerintah daerah,"imbuhnya.
Kabag TU Kanwil Kemenag Kota Pekanbaru ini juga menyebut, momentum pesta demokrasi tahun 2024 yang aromanya sudah dimulai pada tahun 2023 mendatang juga hendaknya bisa dijadikan bagian dari pemberian pemahaman politik yang baik oleh IPHI ditengah masyarakat.
"Sesuai dengan arahan pak Kepala Biro Kesra tadi, kita ormas dipersilahkan ikut ambil bagian dari pesta demokrasi dinegeri ini, terutama dalam memberikan pemahaman atau pencerahan kepada masyarakat, agar pesta demokrasi yang akan kita laksanakan bisa berjalan aman, nyaman dan melahirkan para wakil rakyat dan pemimpin yang berkualitas," pungkasnya. (nik)






























































