Jumat, 30 September 2022 - 23:45:52 WIB

Sah, DPRD Ketok Palu APBD Perubahan Kota Pekanbaru 2022

RiauPunya.com -- Melalui sidang Paripurna di Balai Payung Sekaki Jumat 30 September 2022, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pekanbaru mengesahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Kota Pekanbaru Tahun Anggaran 2022.

Pengesahan ini ditandai dengan penandatanganan persetujuan bersama Penjabat (Pj) Walikota Pekanbaru Muflihun dan DPRD Pekanbaru tentang Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perubahan APBD 2022 menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Rapat paripurna ke-5 masa sidang kesatu tahun 2022/2023 ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Pekanbaru Muhammad Sabarudi ST didampingi Wakil Ketua DPRD Pekanbaru lainnya Ginda Burnama ST, Tengku Azwendi Fajri SE dan Ir Nofrizal MM.

Penjabat (Pj) Walikota Pekanbaru Muflihun beserta Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru Muhammad Jamil, Asisten, Kepala OPD, Camat dan Forkopimda.

Pj Walikota Pekanbaru Muflihun menyampaikan bahwa APBD Perubahan tahun 2022 sebesar Rp2,521 Triliun ini berkurang sekitar Rp38 Miliar dari yang diajukan Pemko Pekanbaru sebelumnya sebesar Rp2,560 Triliun.

"Setelah pembahasan di perubahan, itu malah menurun menjadi Rp 2,521 T. Hal ini disebabkan adanya sektor pendapatan yang tidak bisa kita anggap tercapai. Mau tidak mau itu kita turunkan target, dan otomatis juga mengurangkan belanja kita," terang Muflihun.

Muflihun menyebut, menurunnya anggaran perubahan tahun 2022 ini disebabkan adanya sektor pendapatan yang dianggap tidak tercapai. Hal ini dinilai berpengaruh pada belanja.

"Kami ingin target pendapatan asli daerah (PAD) masuk akal. Setelah Banggar mencoba menelaah dan memgkaji, akhirnya ada target pendapatan yang terlalu besar. Itulah yang akhirnya coba kita kecilkan dan kurangi senilai Rp38 Miliar," ujar Muflihun.

Bersamaan dengan itu, Ketua DPRD Pekanbaru Muhammad Sabarudi mengapresiasi Banggar dan TAPD yang telah bekerja keras dalam proses penyusunan APBD Perubahan Tahun 2022 sehingga akhirnya bisa disahkan dalam batas tenggat waktu yang ditentukan.

"Kita bersyukur jelang akhir bulan tanggal 30 September ini APBD-P 2022 bisa kita sahkan diangka Rp 2,521 T. Walaupun sebenarnya MoU kemarin diangka Rp 2,5 T. Namun, setelah finalisasi rapat anggaran dengan TAPD maka jumlah menjadi berubah," ucapnya.

Politisi PKS ini menjelaskan, ada beberapa masukan dari TAPD mengenai poin-poin penting yang belum diusulkan dalam APBP Perubahan 2022. Diantaranya yaitu anggaran KIS, hutang BPJS, biaya listrik kantor Raya dan masjid di Kompleks Perkantoran Tenayan Raya.

"Alhamdulillah, bisa kita setujui bersama-sama kemudian kita bikin berita acaranya. Karena angka MoU kemarin itu Rp 2,5 triliun jadi kita bikin berita acaranya itu dan kita sepakati bersama dengan TAPD maka menjadi Rp 2,521 T," tutup Sabarudi. (Galeri)

https://riaupunya.com/gambar/foto/2061845921.jpeg

https://riaupunya.com/gambar/foto/8363549574.jpeg

https://riaupunya.com/gambar/foto/3937642491.jpeg

https://riaupunya.com/gambar/foto/1159141544.jpeg

https://riaupunya.com/gambar/foto/6686165365.jpeg

https://riaupunya.com/gambar/foto/9470066651.jpeg

Berita terkini

DPRD Rohul Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Banggar

Jumat, 05 Agustus 2022 - 09:05:18 WIB

Wabup Indra Gunawan Lepas Keberangkatan 241 JCH Rohul

Jumat, 24 Juni 2022 - 14:40:15 WIB

DPRD Pekanbaru Gelar Paripurna Istimewa HUT Ke-238

Kamis, 23 Juni 2022 - 16:31:31 WIB

Wisuda 427 Mahasiswa UMRI

Minggu, 12 Juni 2022 - 08:29:53 WIB

Bapenda Pekanbaru Launching SPPT PBB-P2

Selasa, 15 Februari 2022 - 12:05:55 WIB

Galeri Foto 245 Mahasiswa UMRI di Wisuda

Sabtu, 29 Juni 2019 - 19:40:46 WIB
Rute Perjalanan

Kemenag Riau Minta Travel Umroh Melapor

Jumat, 16 Februari 2018 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+