Jumat, 27 September 2019 - 16:50:05 WIB

Menanggulangi Kabut Asap

Ini yang Telah Dilakukan Universitas Riau

Riaupunya.com -- Berbagai hal dan upaya dilakukan Universitas Riau (Unri) dalam menanggulangi bencana kabut asap akibat dari Kebakaranm Lahan dan Hutan (Karlahut) yang terjadi di Provinsi Riau. Selain melakukan riset, aksi nyata melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN), juga dilakukan edukasi bagi masyarakat.

"Terkait kondisi penyelesaian bencana kabut asap, Unri telah membentuk Satuan Tugas Siaga Bencana (Satgas-SB) yang bertugas mengkoordinir langkah-langkah untuk melakukan serangkaian aksi melalui kegiatan preventif, promotif dan kuratif, berupa peringatan dini, edukasi masyarakat dan pembagian masker pada titik-titik strategis dan terlibat dalam upaya pemadaman dan penanggulangan bencana,” jelas Peneliti Pusat Studi Bencana Dr Arifudin SP MP, Jumat 27 September 2019 saat berada di Rumah Sakit Unri (RS-Unri).

Hal lainnya yang dilakukan menurutnya adalah kegiatan restorasi gambut di seluruh Kesatuan Hidrologis Gambut (KHG) sebagai solusi utama Karlahut di Riau. Semua temuan dan hasil riset tersebut dimanfaatkan dalam penyelesaian akar masalah bencana kabut asap. "Unri juga menyediakan pelayanan kesehatan gratis di RS-Unri sebagai rumah sakit rujukan bagi penderita penyakit yang disebabkan polusi bencana asap tersebut," jelas Dia.

Direktur RS Unri dr Zulharman, menyampaikan dalam menyikapi kondisi Riau khususnya Pekanbaru ini, Unri bersama dengan Disaster Response Unit (DERU) Universitas Gajah Mada (UGM) telah melakukan kerjasama. Bentuk nyatanya adalah Unri menerima bantuan barang dan obat-obatan dari DERU UGM yang nantinya diserahkan kepada para korban bencana asap dampak Karlahut.

“Bantuan yang diberikan DERU UGM meliputi Masker 3M N95 sebanyak 800 pcs, Omron Nebulizer 15 unit, Veluntine Nebule 100 pcs, dan Wida NS 500ml 20 pcs. Bantuan ini nanti akan disalurkan melalui tim satgas bencana Unri ke daerah-daerah yang terpapar bencana asap karhutla,” terang Zulharman.

Sebelumnya, unri juga telah bekerjasama dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) dalam mensosialisasikan alat bantu pernafasan Surgeons of UNS (SUNS) Portable Air Filter yang berfungsi lebih dari sekadar masker, "alat yang berfungsi untuk masyarakat ketika beraktifitas diluar rumah maupun dalam rumah," tambahnya.

Sementara, Destina Kawanti SSi MIP selaku Kasie Pembinaan Masyarakat DPKM UGM saat berada di RS Unri menyampaikan, DERU UGM adalah salah satu lembaga relawan yang membantu penanggulangan bencana yang mempunyai misi antara lain yaitu, mempelopori kegiatan manajemen bencana secara ilmiah (berbasis riset) dalam aspek klinik, kesehatan masyarakat dan manajemen sistem, membangun sistem manajemen bencana, mempersiapkan dan membantu para praktisi untuk melakukan pengelolaan dalam jangka panjang, dan mengusahakan sukarelawan atau tenaga profesional untuk aktif di penanggulangan bencana.

“Oleh sebab itu, kami (DERU UGM-red) bekerja sama dengan Unri untuk menanggulangi bencana asap dampak dari Karhutla di wilayah Riau dengan menyalurkan barang dan obat-obatan. Semoga dari kegiatan ini dampat bermanfaat bagi masyarakat setempat,” pungkas Destina. (rls)

Berita terkini

Penyerapan Dana KUR dan UMi di Riau Masih Rendah

Selasa, 24 September 2019 - 13:35:15 WIB

Umri Jadikan Klinik Pratama Rumah Evakuasi Tanggap Darurat Asap

Jumat, 20 September 2019 - 15:25:46 WIB

Akibat Perbaikan Jalan, Puluhan Kendaraan Antre Panjang

Selasa, 20 Agustus 2019 - 14:40:07 WIB

Merk Kita Adalah Harga Diri Kita

Kamis, 15 Agustus 2019 - 18:35:26 WIB

Rektor Unilak Pimpin Upacara HUT RI ke 74

Sabtu, 17 Agustus 2019 - 08:30:48 WIB

Danrem 031 Wirabima Tutup TMMD ke 105 di Desa Balung

Kamis, 08 Agustus 2019 - 16:15:39 WIB

TMMD ke-105, Kopda Jantri Lakukan Komsos

Senin, 15 Juli 2019 - 12:55:54 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+