Rabu, 12 April 2017 - 00:00:00 WIB

Pemkab Meranti Lakukan ini Untuk Dongkrak Nilai LHE AKIP

Bupati Kepulauan Meranti Drs H Irwan M.Si menyerahkan cenderamata kepada Deputi Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan Muhammad Yusuf Ateh, Ak., MBA. (Foto: Humas Kepulauan Meranti)

Riaupunya.com -- Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Asistensi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Tahun 2017, kegiatan yang bertujuan untuk memberikan arahan kepada seluruh Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) untuk mengelola keuangan daerah berbasis kinerja dan manfaat tersebut dipusatkan di Hotel Swiss Bel, Harbour Bay, Batam, Selasa 11 April 2017.

Agar pengelolaan keuangan daerah ditiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dituangkan dalam Rencana Strategis sinkron dengan RPJMD, tepat sasaran, efisien serta mampu memberikan manfaat sebesar-besarnya terhadap masyarakat, Pemkab. Meranti melaksanakan Asistensi SAKIP Meranti 2017, dengan mengandeng Tim Asistensi SAKIP Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) dan melibatkan seluruh OPD Se-Kabupaten Meranti.

Dalam kegiatan yang berlangsung selama dua hari dari tanggal 11-12 April 2017 itu, semua OPD diberikan pemahaman secara komprehensif terkait penyusunan SAKIP dan diharapkan kedepan seluruh aparatur di OPD dapat menyusunan rencana kegiatan yang bermanfaat, tepat sasaran dan efisien.

Sedianya kegiatan langsung akan dihadiri oleh Menteri Pemberdayaan Aparatur Sipil Negara (PAN-RB) H. Azman Abnur, karena sesuatu hal diwakili Muhammad Yusuf Ateh, Ak., MBA Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan Kementerian PAN-RB bersama Asisten Deputi Roni dan rombongan yang juga bertindak sebagai nara sumber.

Kegiatan juga dihadiri Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan, M.Si, Wakil Bupati H. Said Hayim, Sekdakab. Meranti Julian Norwis SE MM, Kepala Bappeda Meranti Makmun Murod, Kepala Dinas/Badan, Camat dan Bagian Pemda Kabupaten Kepulauan Meranti.

Bupati Kepulauan Meranti pada kesempatan itu mengungkapkan, Asistensi SAKIP yang diadakan ini sangat penting dan strategis dalam rangka memberikan pembinaan kepada seluruh pejabat OPD dilingkungan Pemda Meranti untuk mengungkit nilai Laporan Hasil Evaluasi (LHE) Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) Meranti.

"Jika sebelumnya pejabat struktural di OPD menganggap SAKIP dan LAKIP tidak perlu diperhatikan secara sungguh-sungguh tapi setelah kita diskusikan ternyata seluruh prosedur yang dirancang dalam SAKIP dan LAKIP memandu kerja OPD secara lebih terarah dan terukur untuk meningkatkan produktiftas, efektifitas dan efisiensi penggunaan keuangan negara," jelas Bupati.

Untuk itu ia meminta kepada seluruh pejabat yang mengikuti Asistensi untuk mencermati pemaparan dari nara sumber agar dapat memahami dan diterapkan di OPD masing-masing sehingga nilai LHE AKIP Meranti terdongkak menjadi B Plus (BB).

"Saya harapkan setelah kegiatan ini yang dilanjutkan dengan kerja keras setiap OPD, Nilai AKIP Meranti Meranti menjadi B Plus minimal B," ucap Bupati seperti prestasi Meranti yang meraih WTP 4 kali berturut-turut 4 tahun terakhir.

Senada dengan Bupati, Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur Kementerian PAN-RB M. Yusuf Ateh mengungkapkan saat ini sesuai dengan peraturan tentang pengelolaan keuangan negara, penggunaan anggaran pemerintah harus berbasis kinerja dan manfaat.

Sistem anggaran tradisional (Line Item budgeting) adalah penyusunan anggaran didasarkan dari mana dan untuk apa dana tersebut digunakan.

"Jadi saat ini kita harus merubah pola fikir dari sebelumnya penganggaran didasari pada Line Item Budgeting kini harus berbasis Performance Base Budgeting," ujarnya.

Maksudnya, sistem penganggaran bukan didasari oleh dari mana dan untuk apa dana tersebut digunakan tetapi harua berbasis kinerja. "Pengelola OPD harus bisa menggunakan anggaran dengan cara yang cerdas sehingga memberikan manfaat kepada masyarakat (Outcome)," jelas M. Yusuf Ateh.

Apalagi ditengah anggaran APBD yang semakin kecil saat itu, M. Yusuf Ateh berpesan pengelola OPD harus bisa merencanakan penggunaan anggaran (Management Kinerja) yang kecil itu dengan baik sehingga hasilnya dapat bermanfaat untuk masyarakat.

"Anggaran pemerintah harus dipakai dengan benar untuk kesejahteraan masyarakat, agar tdak terjadi pemborosan," ucapnya.

Ia juga menambahkan semua OPD harus mampu melaksanakan perannya dengan baik, hal itu dapat diukur dari manfaat keberadaan dari OPD, apa alat ukurnya dan target yang ditetapkan harus naik.

M. Yusuf Ateh juga mengomentari terkait rendahnya nilai LAKIP sebagian besar Pemerintah Daerah, dimana alasanya selain tidak berbasis manfaat juga tidak singkronya antara Renstra, Renja dengan RPJMD yang didalamnya tertuang visi misi kepala daerah.

Untuk itu kepada seluruh OPD M. Yusuf Ateh meminta untuk mmenerapkan hal tersebut jika ingin nilai LAKIP Kabupaten Meranti meningkat menjadi B Plus (BB) sesuai harapan Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si.

Sekedar informasi, agar Asistensi SAKIP Meranti 2017 tersebut benar-benar dipahami dan dapat diterapkan oleh masing-masing OPD, tim pembina dari Kementerian PAN-RB meminta semua OPD untuk memaparkan kegiatannya dan jika ditemukan yang tidak berbasis kinerja dan manfaat diminta untuk memperbaiki.

Semua pejabat OPD ang terdiri dari Kasubag Program dan pimpinan OPD tampak antusias mengikuti arahan dari tim Asistensi Kementerian PAN-RB terlihat dari banyaknya pertanyaan kepada narasumber yang pangsung dijelaskan secara komprehensif. "Semoga Meranti tahun depan meraih nilai LAKIP B Plus," pungkas M. Yusuf Ateh.(rls)

Berita terkini

Perda di Pekanbaru Banyak yang Jalan Ditempat

Selasa, 11 April 2017 - 00:00:00 WIB

Pimpin Apel Pagi, Ini Pesan Sekda Kepada ASN Riau

Selasa, 11 April 2017 - 00:00:00 WIB

Peran Bidan Dalam Mensukseskan Program KB Sangat Vital

Selasa, 11 April 2017 - 00:00:00 WIB

Gubri Kunker ke Inhu, ini yang Dilakukannya

Senin, 10 April 2017 - 00:00:00 WIB

Seluruh Kepala OPD Dikumpulkan Gubri, Ada Apa?

Minggu, 09 April 2017 - 00:00:00 WIB

Imam Istiqlal Datang ke Istana, Isu Reshuffle Muncul

Jumat, 07 April 2017 - 00:00:00 WIB

Pemkab Rohil Tahun ini Fokus Bayar Hutang

Selasa, 28 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Dewan Sebut Dishub Pekanbaru Lemah, ini Alasannya

Selasa, 28 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Lusa, Iriana Jokowi Berkunjung ke Riau

Senin, 27 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Dapat Nilai B dari Menpan, Gubri Serahkan LKj-IP

Kamis, 23 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Penyelesaian RTRW Riau Tunggu KPK RI

Kamis, 23 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Ini Kegiatan Presiden Jokowi Sebelum Bertolak ke Batam

Kamis, 23 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Bupati Wardan Resmikan Program DMIJ Kecamatan Tempuling

Rabu, 22 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Penyusunan LKPD Pekanbaru Rampung

Rabu, 22 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Kinerja Pemda, Pemkab Siak Terbaik dan Meranti Terburuk

Selasa, 21 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Dua Radio Terima Izin IPP Tetap dari Diskominfotik Riau

Kamis, 16 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Dibuka Gubri, Pemkab Inhil Gelar Musrenbang

Selasa, 14 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Komisi I DPRD inhil Minta Segera Dibuat Media Centre

Senin, 13 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Wabup Buka Rakor Forum Perangkat Daerah Kabupaten Meranti

Senin, 13 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Ahmad Syah ajak ASN Tanamkan Prinsip Malu Dalam Bekerja

Senin, 13 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Bupati Irwan Launching Penyerahan SPPT PBB-P2 Tahun 2017

Kamis, 09 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Gubri Buka Musrembang Kabupaten Rohul Tahun 2018

Rabu, 08 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+