Rabu, 07 Oktober 2026 - 16:30:14 WIB

SPMB SMK Muda Pekanbaru Resmi Dibuka, Ada Kemudahan bagi Siswa yang Ijazahnya Belum Terbit

PEKANBARU -- Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah 2 Pekanbaru atau SMK Muda kembali membuka kesempatan bagi calon peserta didik baru untuk mengikuti Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) TP 2027/2028. Calon peserta didik yang ijazah SMP/MTs-nya belum terbit tetap diperbolehkan melakukan pendaftaran sesuai dengan gelombang SPMB yang sedang dibuka.

Pihak sekolah memberikan kemudahan bagi calon peserta didik dalam proses administrasi. Ijazah dan rapor semester 6 SMP/MTs yang belum tersedia saat pendaftaran dapat disusulkan kemudian.

Kepala SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru, Paiman Sanen, M.Pd., mengatakan ketentuan tersebut diberikan untuk memberikan kesempatan yang lebih luas kepada lulusan SMP/MTs yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang sekolah menengah kejuruan.

“Calon peserta didik tetap dapat melakukan pendaftaran sesuai dengan gelombang SPMB yang sedang dibuka. Apabila ijazah dan rapor semester 6 belum diterbitkan, dokumen tersebut dapat disusulkan kemudian. Informasi dan pendaftaran SPMB juga dapat diakses melalui laman https://www.smkmhd2pku.sch.id/ppdb,” ujar Paiman Sanen.

Untuk persyaratan awal pendaftaran, calon peserta didik perlu menyiapkan fotokopi Kartu Keluarga (KK), fotokopi akta kelahiran, pas foto ukuran 3x4 sebanyak empat lembar, serta pas foto ukuran 4x6 sebanyak empat lembar.

SMK Muhammadiyah 2 yang berlokasi di Jalan Kiyai Haji Ahmad Dahlan-Sukajadi Pekanbaru ini, menawarkan berbagai program keahlian yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan industri.

Pada rumpun Bisnis dan Manajemen (Bismen), tersedia tiga program keahlian, yakni Bisnis Daring dan Pemasaran (BDP), Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKL), serta Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis (MPLB). Kemudian, untuk rumpun Ekonomi Kreatif, tersedia program keahlian Desain Komunikasi Visual (DKV).

Sementara pada rumpun Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), calon peserta didik dapat memilih Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim (PPLG), serta Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT).

Selain itu, SMK Muda juga memiliki jurusan Kuliner (Tata Boga) dan Teknologi Farmasi yang menjadi pilihan bagi peserta didik yang ingin mengembangkan keterampilan di bidang kuliner maupun teknologi kefarmasian.

Paiman mengatakan keberagaman program keahlian tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah dalam memberikan pilihan pendidikan vokasi yang sesuai dengan minat dan potensi peserta didik.

“Kami berupaya menghadirkan program keahlian yang relevan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan dunia industri. Harapannya, peserta didik tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga memiliki keterampilan yang dapat menjadi bekal untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja,” katanya.

Dalam menunjang proses pembelajaran, SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru menyediakan berbagai fasilitas pendukung. Di antaranya ruang kelas berpendingin udara (AC) yang dilengkapi proyektor, akses WiFi bagi siswa selama pembelajaran, laboratorium komputer berstandar industri, lapangan olahraga, perpustakaan digital, mushalla, kantin, serta aula yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan dan pengembangan kompetensi siswa.

Fasilitas tersebut diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang mendukung pengembangan kemampuan akademik maupun keterampilan peserta didik.

SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru juga merupakan salah satu SMKPusat keunggulan dan sekolah Model implementasi Pembelajaran Mendalam serta Koding dan Kecerdasan Artifisial (PM & KKA) yang ditetapkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Selain sarana dan prasarana, sekolah juga didukung tenaga pendidik yang profesional serta menjalin kerja sama dengan berbagai industri sesuai dengan program keahlian yang tersedia.

Menurut Paiman, keterhubungan antara sekolah dan dunia industri menjadi salah satu aspek penting dalam pendidikan vokasi.

“Kami ingin memastikan pendidikan yang diberikan di SMK Muda tidak berhenti pada pembelajaran di dalam kelas. Kerja sama dengan dunia industri dan dukungan tenaga pendidik yang kompeten menjadi bagian penting untuk mempersiapkan siswa menghadapi dunia kerja dan perkembangan industri,” ungkapnya.

Dengan beragam pilihan jurusan, fasilitas pembelajaran, serta dukungan kerja sama dengan dunia industri, SPMB SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru menjadi kesempatan bagi lulusan SMP/MTs untuk melanjutkan pendidikan sekaligus mengembangkan kompetensi sesuai minat dan bidang yang ingin ditekuni. (muh)

Berita terkini

UnilakTuan Rumah Pekan Seni Mahasiswa Daerah Riau 2018

Rabu, 29 Agustus 2018 - 00:00:00 WIB

Perkuat Program Reformasi Birokrasi, ini yang Dilakukan Unri

Selasa, 28 Agustus 2018 - 00:00:00 WIB

Joint Summer Program Unri dan Kobe University di Bengkalis

Senin, 20 Agustus 2018 - 00:00:00 WIB

Menghadapi Revolusi Industri 4.0, Unri Lakukan hal ini

Sabtu, 18 Agustus 2018 - 00:00:00 WIB

Dosen UIR Diundang Upacara 17 Agustus di LLDIKTI

Kamis, 16 Agustus 2018 - 00:00:00 WIB

Ini Cara Unilak Hadapi Revolusi Industri 4.0

Selasa, 14 Agustus 2018 - 00:00:00 WIB

50 Mahasiswa Unilak di Latih Kewirausahaan

Senin, 13 Agustus 2018 - 00:00:00 WIB

130 Peneliti Di Unilak Ikuti Sosialisasi Insinas dan PPTI

Selasa, 07 Agustus 2018 - 00:00:00 WIB

KAPSIPI Tunjuk UIR Sebagai Tuan Rumah Pertemuan Nasional

Selasa, 07 Agustus 2018 - 00:00:00 WIB

Rektor Unilak Hadiri Harmoni Indonesia 2018 di Pekanbaru

Minggu, 05 Agustus 2018 - 00:00:00 WIB

UIR dan IPB Sepakat Jalin Kerjasama

Jumat, 03 Agustus 2018 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+