Kamis, 09 Juli 2026 - 11:26:39 WIB

Kapolri Perkuat Kesiapsiagaan Pencegahan Karhutla di Riau, RAPP Dukung Sinergi Lintas Sektor

Kapolri beserta rombongan meninjau stan RAPP dalam kegiatan Gelar Kesiapan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di SPN Polda Riau.

KAMPAR – Kepolisian Daerah (Polda) Riau menggelar Apel Kesiapsiagaan dan Penyerahan Bantuan Peralatan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026 di Lapangan Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Riau, Kabupaten Kampar, Rabu 8 Juli 2026.

Apel dipimpin langsung oleh Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.

Selain meninjau kesiapan personel dan peralatan, Kapolri juga menyerahkan bantuan peralatan penanggulangan karhutla untuk memperkuat kapasitas penanganan di Provinsi Riau. Dalam arahannya, Kapolri menegaskan bahwa keberhasilan pencegahan dan penanganan karhutla hanya dapat diwujudkan melalui sinergi seluruh pihak.

Kapolri turut mengapresiasi kesiapan Pemerintah Provinsi Riau bersama seluruh unsur yang terlibat dalam penanggulangan karhutla. Ia juga mengingatkan pentingnya meningkatkan edukasi kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga kelestarian hutan.

"Jaga sinergitas dan kolaborasi. Sosialisasi agar masyarakat sama-sama menjaga dan merawat hutan kita," ujar Kapolri.

Apel kesiapsiagaan tersebut diikuti unsur TNI, Polri, BPBD Provinsi Riau, Manggala Agni, Basarnas, Dinas Pemadam Kebakaran, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta sejumlah perusahaan yang berkomitmen dalam pencegahan karhutla, di antaranya PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), PTPN, Pertamina Hulu Rokan, dan perusahaan lainnya.

Sebagai salah satu peserta, RAPP turut mendukung kegiatan tersebut dengan menghadirkan personel serta menampilkan berbagai sarana dan prasarana penanggulangan karhutla yang dimiliki perusahaan.

Saat meninjau peserta apel, Kapolri beserta rombongan memperoleh paparan mengenai sistem kesiapsiagaan dan peralatan RAPP yang disampaikan Fire Team Coordinator Adri Fuad. Delegasi RAPP dipimpin Deputy Social Capital Head Matius Ewanto, didampingi WLS Manager Eddy Rio Nardy dan Deputy Head Fire Andi Suhandi.

Berbagai peralatan yang dipamerkan RAPP meliputi lima unit pompa pemadam, 20 roll selang berdiameter 1,5 inci, drone, rain gauge, hygrometer, foam inductor, sprinkler, priming pump, GPS Garmin, gateway, suction hose, serta berbagai perlengkapan pendukung lainnya yang digunakan dalam operasi penanggulangan karhutla.

Deputy Social Capital Head RAPP, Matius Ewanto, mengatakan keikutsertaan perusahaan dalam apel tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah memperkuat koordinasi pencegahan dan penanggulangan karhutla di Provinsi Riau.

"Arahan Bapak Kapolri menjadi pengingat bahwa pencegahan karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Sebagai bagian dari APRIL Group, RAPP berkomitmen untuk terus mendukung upaya pemerintah melalui kesiapan personel, peralatan, sistem pemantauan, serta koordinasi yang erat dengan TNI, Polri, pemerintah daerah, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api, dan seluruh pemangku kepentingan. Kami percaya sinergi dan kolaborasi yang kuat merupakan kunci untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan," ujar Matius.

Komitmen tersebut sejalan dengan langkah yang dilakukan APRIL Group melalui penetapan Fire Danger Period di seluruh area konsesi di Provinsi Riau hingga 30 September 2026. Selama periode tersebut, perusahaan meningkatkan patroli darat dan udara, memperkuat pemantauan titik panas, serta terus berkoordinasi dengan pemerintah, aparat, dan masyarakat dalam upaya pencegahan karhutla.

Untuk mendukung kesiapsiagaan itu, APRIL Group menyiagakan satu unit helikopter, dua unit airboat, 12 kendaraan patroli, 177 pompa air, 1.209 roll selang, empat lokasi pemantauan kabut asap, 26 unit CCTV, dan 12 menara api guna memperkuat deteksi dini serta respons cepat terhadap potensi kebakaran.

Kesiapan tersebut juga didukung oleh 345 personel pemadam kebakaran profesional dan 735 relawan terlatih dari 49 desa di Provinsi Riau yang terlibat dalam kolaborasi pencegahan dan penanggulangan karhutla bersama pemerintah dan masyarakat.

Melalui sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, dunia usaha, aparat, dan masyarakat, upaya pencegahan serta penanganan karhutla di Provinsi Riau diharapkan semakin efektif sehingga risiko kebakaran hutan dan lahan beserta dampaknya dapat ditekan semaksimal mungkin.**

Berita terkini

Babinsa Koramil 02 Kota Bagi -bagi Masker Gratis

Jumat, 13 Agustus 2021 - 08:49:13 WIB

Babinsa Berbagi Nasi Bungkus ke Warga Kelurahan Tanahdatar

Selasa, 10 Agustus 2021 - 11:53:27 WIB

Babinsa Sumahilang Monitoring Swab PCR di Puskesmas 

Senin, 09 Agustus 2021 - 09:08:55 WIB

Babinsa Berbagi Nasi di RW 02 Kelurahan Sukaramai

Jumat, 06 Agustus 2021 - 10:30:35 WIB

Babinsa Kawal 44 Warga Penerima BST dan Sembako 

Kamis, 05 Agustus 2021 - 11:09:40 WIB

Babinsa Komsos ke Kantor Lurah Kota Tinggi 

Kamis, 05 Agustus 2021 - 11:07:35 WIB

Babinsa Monitoring dan Dampingi 188 Warga Terima BST 

Selasa, 03 Agustus 2021 - 10:37:57 WIB

Babinsa Hadiri Rakor Pembahasan Penyemprotan Disinfektan 

Selasa, 03 Agustus 2021 - 10:36:47 WIB

Babinsa Bagi-bagikan Nasi Bungkus ke Warga 

Senin, 02 Agustus 2021 - 11:23:24 WIB

Babinsa Gelar Patroli Gabungan dan Pemyekatan Jalan 

Senin, 02 Agustus 2021 - 11:21:35 WIB

Babinsa Peltu Andry Rasyid: Jaga Keluarga, Terapkan Pola 5 M

Minggu, 01 Agustus 2021 - 12:04:33 WIB

Babinsa Berbagi, Berikan Nasi Bungkus ke Warga Binaan

Sabtu, 31 Juli 2021 - 10:30:29 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+