Kamis, 25 Juni 2026 - 08:55:46 WIB

Bupati Bengkalis Berharap  PT BLJ Diberi Peran Lebih Besar di Sektor Migas

PEKANBARU -- Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni menghadiri Rapat Penyampaian Hasil Deteksi Participating Interest (PI) 10 Persen di Wilayah Kerja Provinsi Riau yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Riau bersama Komisi Pemberantasan Korupsi, Rabu 24 Juni 2026, di Ruang Rapat Melati Kantor Gubernur Riau.

Rapat tersebut dipimpin langsung Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah I KPK RI, Agung Yudha Wibowo. Hadir pula Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Dr. Evenri Sihombing serta para kepala daerah se-Provinsi Riau.

Dalam paparannya, Agung Yudha Wibowo menyampaikan bahwa kehadiran KPK di Riau bertujuan memperkuat tata kelola Participating Interest (PI) 10 persen agar manfaatnya benar-benar dirasakan daerah penghasil minyak dan gas bumi.

Menurutnya, hasil deteksi yang dilakukan KPK menjadi bahan evaluasi bersama untuk memperbaiki tata kelola PI. Karena itu, dibutuhkan penguatan koordinasi, keterbukaan data, dan sinergi seluruh pemangku kepentingan agar pengelolaan PI berjalan optimal serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi daerah.

Sementara itu, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto mengapresiasi langkah KPK RI yang telah melakukan deteksi dan evaluasi terhadap pengelolaan PI 10 persen di Provinsi Riau.

"Data dan rekomendasi yang diberikan akan menjadi bahan evaluasi dan perbaikan tata kelola PI bersama pemerintah kabupaten/kota," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni menyampaikan harapannya agar PT Bumi Laksamana Jaya (BLJ) selaku BUMD Kabupaten Bengkalis dapat diberikan ruang yang lebih luas untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan strategis sektor migas.

Di hadapan Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah I KPK RI serta para Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Migas, Kasmarni menegaskan bahwa keterlibatan PT BLJ akan berdampak positif bagi peningkatan pendapatan daerah.

"Kami berharap ke depan PT BLJ dapat diberikan kesempatan dan kepercayaan untuk berkontribusi dalam berbagai kegiatan strategis sektor migas. Dengan demikian, keberadaan BUMD ini dapat memberikan manfaat nyata, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta mendukung percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bengkalis," kata Kasmarni.

Orang nomor satu di Negeri Junjungan itu optimistis, jika diberikan kesempatan yang lebih besar, PT BLJ mampu memberikan sumbangsih signifikan terhadap peningkatan PAD sekaligus memperkuat peran BUMD sebagai motor penggerak pembangunan daerah.

Turut mendampingi Bupati Bengkalis dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Bengkalis dr. Ersan Saputra TH, Inspektur Daerah Radius Akima, Kepala Bapenda Muhammad Thaib, Kadis Kominfotik Agus Sofyan, Kepala BPKAD Aready, Kepala Bappeda Rinto, Kepala DPMPTSP Khairi Fahrizal, Sekretaris Inspektorat Dedy Kurniawan, Kabag Hukum Mohd. Fendro Arrasyid, Kabag Perekonomian Asnurial, dan Kabag Prokopim Syafrizal.(inf)

Berita terkini

Fraksi PKB Plus : Anggaran yang ada Harus Pro Rakyat 

Selasa, 19 November 2024 - 06:32:56 WIB

Fraksi PKS Pertanyakan  Peningkatan Belanja Pegawai 

Senin, 18 November 2024 - 06:55:16 WIB

Fraksi Nasdem Melihat ada Ketimpangan Dalam Pembagian Porsi 

Senin, 18 November 2024 - 06:10:47 WIB

Fraksi PAN Dorong Pertumbuhan Ekonomi 

Jumat, 15 November 2024 - 17:25:16 WIB

Politisi Golkar Zulkifli: Reses Dudah Menjadi Kewajiban 

Jumat, 15 November 2024 - 15:55:05 WIB

Banggar DPRD Sampaikan  Laporan Kinerja

Rabu, 20 November 2024 - 07:30:46 WIB

DPRD Siak Sahkan  RAPBD  Tahun Anggaran 2025  

Selasa, 19 November 2024 - 19:35:51 WIB

Pansus DPRD Siak Bahas Usulan Program Pembentukan Perda  

Selasa, 12 November 2024 - 17:15:09 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+