Sabtu, 06 Juni 2026 - 20:25:44 WIB

Bangunan 'Siluman' SPPG di Wonosari Bengkalis Jadi Sorotan

BENGKALIS – Keberadaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sahabat Mulia yang mengoperasikan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jalan HR Soebrantas, Gang Penghulu Ros, Desa Wonosari, Kecamatan Bengkalis, mulai menuai sorotan.

Pasalnya, bangunan yang digunakan untuk menjalankan program strategis nasional tersebut diduga berdiri dan beroperasi di atas aset milik Yayasan Pesantren Pendidikan Islam (YPPI) Bengkalis tanpa kejelasan administrasi yang memadai.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, lahan dan bangunan yang kini difungsikan sebagai dapur MBG merupakan aset milik YPPI Bengkalis. Namun hingga saat ini belum diketahui secara pasti bentuk kerja sama maupun legalitas penggunaan aset tersebut oleh pihak SPPG Sahabat Mulia.

Kondisi ini memunculkan berbagai pertanyaan. Sebab, keberadaan sebuah fasilitas yang mengelola program pemerintah semestinya didukung dokumen administrasi yang jelas, baik dalam bentuk pinjam pakai, sewa menyewa maupun kerja sama lainnya.

Saat dikonfirmasi, salah seorang pengurus YPPI Bengkalis yang enggan disebutkan namanya mengaku tidak mengetahui adanya dokumen resmi terkait penggunaan aset yayasan tersebut.

“Setahu saya tidak ada surat menyurat pinjam pakai ataupun sewa menyewa antara pihak YPPI dengan pihak SPPG Sahabat Mulia,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu 6 Juni 2026.

Pernyataan itu semakin memperkuat tanda tanya mengenai dasar hukum penggunaan bangunan yang saat ini telah aktif melayani program pemenuhan gizi bagi pelajar di Bengkalis.

Ironisnya, ketika persoalan ini dikonfirmasikan kepada Kepala KPPG Provinsi Riau, Widya, melalui pesan WhatsApp, hingga berita ini diturunkan belum ada tanggapan yang diberikan. Upaya menghubungi yang bersangkutan melalui sambungan telepon juga belum membuahkan hasil.

Hal serupa terjadi saat wartawan mencoba meminta klarifikasi kepada penanggung jawab SPPG Sahabat Mulia, M. Alifunnas. Hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan jawaban terkait status penggunaan gedung milik YPPI tersebut.

Sementara itu, Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Bengkalis, Firman, membenarkan bahwa SPPG Wonosari telah beroperasi sekitar tiga bulan terakhir.

Namun ketika ditanya mengenai mekanisme penggunaan bangunan yang disebut-sebut merupakan aset YPPI Bengkalis, Firman mengaku belum mengetahui secara pasti.

“Sudah berjalan tiga bulan. Bangunan yang digunakan, saya belum mengetahui pasti bagaimana mekanismenya. Coba saya hubungi dulu pihak SPPG-nya,” kata Firman singkat.

Fakta bahwa dapur MBG tersebut telah beroperasi selama berbulan-bulan, sementara status administrasi penggunaan bangunan masih belum jelas, menimbulkan pertanyaan publik mengenai tata kelola dan pengawasan program di lapangan.

Masyarakat berharap pihak-pihak terkait segera memberikan penjelasan terbuka agar tidak menimbulkan spekulasi berkepanjangan. Terlebih, Program Makan Bergizi Gratis merupakan program prioritas nasional yang menuntut transparansi serta akuntabilitas dalam pelaksanaannya. (AP)

Berita terkini

Doa Menkominfo Untuk Kelancaran Peluncuran Satelit Telkom 3S

Minggu, 12 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Wabup Inhil Ingatkan Bahaya Ngelem di Kalangan Anak

Minggu, 12 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Warga Rohil Dimnta Optimalkan Potensi Kelautan

Sabtu, 11 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Jelang Akhir Pekan, Harga Emas Melorot Tajam

Jumat, 10 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Sejak Dini Hari tadi, Sumut Diguncang Delapan Kali Gempa

Jumat, 10 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Tender Jembatan Siak IV Masalah Tekhnis Saja Lagi

Kamis, 09 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

DWP Riau Gelar Pelatihan e-Reporting Di Inhil

Rabu, 08 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Hadiri HPN 2017, Gubri Berharap Pers Lebih Profesional

Rabu, 08 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Pustu Desa Redang 3 Kali Diusulkan Tak Pernah Terealisasi

Rabu, 08 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

35 Unit Toko Modern di Bengkalis Tak Berizin

Rabu, 08 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+