Tancap Gas, FWKLA Kota Pekanbaru Siapkan Program Bernas Dukung Penuh Percepatan KLA
PEKANBARU -- Saat ini, Pekanbaru telah mendapatkan pengakuan sebagai Kota Layak Anak (KLA) Nindya. Penghargaan ini telah diberikan kepada kota Bertuah selama lima tahun terakhir.
Pada tahun 2026 ini, Pekanbaru berkomitmen untuk mencapai status KLA Utama. Dalam beberapa tahun mendatang, dengan dukungan penuh oleh Walikota Agung Nugroho, predikat tertinggi yaitu KLA diyakini akan tercapai.
Salah satu faktor pendorong tercapainya KLA adalah adanya Forum Wartawan Kota Layak Anak (FWKLA). Forum ini khusus dibuat untuk para jurnalis yang sepenuhnya mendukung KLA. Dan, forum ini adalah yang pertama di Indonesia, yang hanya ada di Pekanbaru.
Untuk menyusun langkah-langkah yang terencana dan terarah, pada Rabu siang 13 Mei 2026, FWKLA berkumpul dan mengadakan rapat khusus. Terlihat semua pengurus hadir dan berdiskusi dengan serius.
"Kita dan teman-teman menyiapkan program kerja jangka pendek, menengah dan jangka panjang. Alhamdulillah, teman-teman semua semangat," kata Ketua FWKLA Hendri Z.
Dijelaskan Hendri, didampingi Sekretaris Dani dan Bendahara Rima Ridarni, ada 5 klaster wajib yang harus sama-sama didorong untuk mewujudkan KLA. Semua klaster ini punya peran penting, terkait pemenuhan hak dan perlindungan anak.
"FWKLA akan konsern mendorong dinas/OPD di Pemko Pekanbaru dan pihak terkait yang ada di 5 klaster KLA ini. Mudah-mudahan dengan adanya dorongan berita-berita yang konstruktif dari media, pihak terkait bisa bekerja maksimal," ujarnya.
FWKLA juga menyampaikan apresiasi kepada Walikota Agung Nugroho dan Kadis DP3APM Erna Juita, yang terus berupaya untuk mewujudkan Pekanbaru sebagian Kota Layak Anak.
Hendri dan semua yang terlibat dalam FWKLA yakin, dengan kolaborasi dan kerja sama pihak terkait, maka prediket KLA akan diraih Kota Pekanbaru. "FWKLA semangat penuh," ujar Hendri, disambut semangat rekan pengurus semua. **























