Selasa, 21 April 2026 - 06:19:40 WIB

Komisi Infokom MUI Riau Gelar Rapat Perdana

Suasana rapat perdana Komisi Infokom MUI Riau

PEKANBARU -- Setelah menerima Surat Keputusan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Riau, Komisi Informasi dan Komunikasi MUI Riau untuk periode 2025 hingga 2030 mengadakan pertemuan pertama guna mengonsolidasikan dan mengenalkan para pengurus melalui sebuah sesi online pada hari Senin, tanggal 20 April 2026. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam menyusun program kerja yang lebih terencana dan responsif di era digital.

Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua Komisi Informasi dan Komunikasi, Prof. Fitra Lestari, dan dihadiri oleh seluruh pengurus. Sejak awal, sesi diskusi berlangsung dengan sangat aktif dan melibatkan berbagai masukan strategis, terutama dalam hal penguatan fungsi informasi dan komunikasi untuk mendukung dakwah yang lebih terarah.

Dr. Nurdin Abdul Halim MA, Sekretaris Koordinator Bidang Komisi Informasi dan Komunikasi, menekankan betapa pentingnya melanjutkan program yang sudah terbukti efektif. Ia menekankan bahwa dakwah ke depan harus berlandaskan data agar lebih dapat diukur.

“Program yang telah berjalan dan masih relevan, seperti peta dakwah, harus tetap dijalankan. Infokom harus berfungsi sebagai sumber data. Dakwah tidak boleh dilakukan secara sporadis, melainkan harus direncanakan dan terukur,” jelasnya.

Di sisi lain, Prof. Fitra Lestari menjelaskan bahwa pihaknya telah mengembangkan peta dakwah dalam format aplikasi digital. Inovasi ini diharapkan dapat membantu para dai memahami situasi sosial masyarakat dengan lebih tepat.

“Peta dakwah ini tidak hanya menunjukkan profil pendakwah, tetapi juga dapat mengidentifikasi masalah yang ada di masyarakat dalam wilayah dakwah tersebut. Ini menjadi acuan penting untuk dai agar materi yang disampaikan dapat mengenai sasaran dengan baik,” terangnya.

Dalam pertemuan itu, para pengurus juga membahas pentingnya penguatan data dari MUI kabupaten dan kota sebagai dasar dalam merumuskan program kerja. Data tersebut dianggap sangat penting untuk memahami dinamika keagamaan di tingkat lokal.

Pada kesempatan yang sama, Anggota Komisi H. Abdul Wahid, S.Ag., M.I.Kom mengusulkan agar Komisi Informasi dan Komunikasi membentuk tim khusus untuk memantau isu-isu keagamaan yang muncul di masyarakat.

“Kami merasa sangat perlu untuk membentuk tim yang dapat memantau isu-isu agama. Setiap perkembangan akan diarahkan kepada komisi yang relevan agar pengelolaannya menjadi lebih efektif,” katanya.

Selain membahas program kerja, rapat ini juga menjadi ajang perkenalan antar pengurus baru, guna memperkuat koordinasi dan sinergi internal. Dengan konsolidasi ini, Komisi Infokom MUI Riau optimistis mampu menghadirkan program yang lebih responsif, terukur, dan menjawab kebutuhan umat di berbagai daerah. (rls)

Berita terkini

BPOM Terbitkan Izin Darurat Vaksin Bila Sesuai Standar

Selasa, 08 Desember 2020 - 07:30:57 WIB

Babinsa Semprotkan  Cairan Disinfektan ke Masjid Nur Hidayah

Selasa, 08 Desember 2020 - 07:25:40 WIB

IHSG Diproyeksi Menguat Berkat Kedatangan Vaksin Corona

Selasa, 08 Desember 2020 - 06:46:38 WIB

BI Nyatakan Ekonomi Dunia Mulai Lepas dari Tekanan Corona

Selasa, 08 Desember 2020 - 06:45:17 WIB

Babinsa Kelurahan Kotabaru Gelar Disiplin Prokes di Panger 

Senin, 07 Desember 2020 - 10:12:54 WIB

Babinsa dan Patroli Pengecekan Protokol Kesehatan 

Senin, 30 November 2020 - 10:56:31 WIB

Cegah DBD, Babinsa Sukaramai Gelar Gotong Royong Massal 

Minggu, 29 November 2020 - 12:47:21 WIB

Jaringan 4G di Indonesia Disebut Belum Sampai 90 Persen 

Jumat, 27 November 2020 - 10:18:43 WIB

Komsos, Babinsa Kelurahan Sukaramai Minta Warga Waspadai DBD

Jumat, 27 November 2020 - 10:15:10 WIB

70 Daerah Ajukan Utang Rp 56,75 T ke Sri Mulyani 

Jumat, 27 November 2020 - 07:46:10 WIB

Ini 5 Fatwa MUI Hasil Munas X, Termasuk Soal Vaksin 

Jumat, 27 November 2020 - 07:44:07 WIB

Ma'aruf Amin Jabat Ketua Wantim MUI 

Jumat, 27 November 2020 - 07:42:26 WIB

Daftar Lengkap Pengurus MUI Periode 2020-2025

Jumat, 27 November 2020 - 07:39:08 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+