Senin, 09 Februari 2026 - 19:36:59 WIB

PWI Bengkalis Tuntaskan Keikutsertaan dalam Rangkaian HPN 2026 di Banten

PWI Bengkalis Tuntaskan Keikutsertaan dalam Rangkaian HPN 2026 di Banten

BANTEN --

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Kabupaten Bengkalis telah menyelesaikan partisipasinya dalam berbagai kegiatan yang terkait dengan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2026, yang berlangsung di Kota Serang, Provinsi Banten.

PWI Bengkalis mengikuti berbagai acara nasional yang diadakan untuk para jurnalis, mulai dari Konferensi Kerja Nasional (Konkernas) PWI, Jalan Sehat HPN, Konvensi Nasional Media Massa, Malam Silaturahmi untuk seluruh insan pers di Indonesia, Dialog Kebudayaan, hingga acara puncak peringatan HPN 2026 yang diselenggarakan di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) pada hari Senin, 9 Februari 2026.

Keikutsertaan PWI Bengkalis dalam agenda nasional insan pers tersebut menjadi bentuk komitmen organisasi dalam memperkuat peran pers sebagai pilar demokrasi sekaligus meningkatkan profesionalisme wartawan daerah di tengah tantangan era digital dan kecerdasan buatan (AI).

Pada puncak peringatan HPN 2026, Menteri Koordinator Bidang Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar yang mewakili Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa masa depan bangsa sangat ditentukan oleh bagaimana pers menjaga kualitas, etika, dan nurani jurnalistik.

"Jurnalisme adalah suluh peradaban dan motor perubahan. Kepentingan bangsa tidak pernah lepas dari bagaimana pers menjaga keberpihakan pada kebenaran,"ujar Muhaimin.

Ia mengingatkan, kemajuan teknologi dan AI tidak boleh menggerus nilai-nilai jurnalisme. Teknologi, menurutnya, harus menjadi alat bantu, bukan pengganti nurani.

"Pers yang hanya mengandalkan kecepatan tanpa verifikasi dan empati berisiko kehilangan kepercayaan publik,"tegasnya.

Ketua PWI Pusat Ahmad Munir mengatakan Hari Pers Nasional adalah momentum refleksi perjalanan pers yang selalu seiring dengan sejarah dan perjuangan bangsa.

"Pers bukan sekadar industri informasi, melainkan bagian dari fondasi demokrasi yang dijaga melalui kode etik jurnalistik. Kritik pers merupakan bentuk tanggung jawab dan kecintaan kepada bangsa dan negara,"cakap Munir.

Menurut Munir, wartawan hidup dalam kewaspadaan dan kegelisahan intelektual bukan karena takut terhadap kekuasaan tetapi karena takut keliru menyampaikan kebenaran dan takut jika Informasi yang disampaikan justru menyesatkan bukan mencerahkan.

"Ketika media memberikan masukan kepada pemerintah itu bukan untuk menjatuhkan tetapi untuk mengingatkan bahwa langkah pembangunan tetap berada ril yang benar,"terang Ketua PWI Pusat.

Sekretaris PWI Bengkalis, Agustiawan mengungkap bahwa HPN 2026 menjadi ruang refleksi bagi wartawan tergabung di PWI untuk terus meningkatkan kualitas karya jurnalistik.

"HPN bukan sekadar peringatan seremonial, tetapi penguatan komitmen untuk menjaga marwah pers, menghadirkan pemberitaan yang akurat, berimbang, dan konstruktif bagi pembangunan daerah," ujarnya.

Dengan berakhirnya seluruh rangkaian HPN 2026 di Banten, PWI Bengkalis kata Agus siap menindaklanjuti semangat Hari Pers Nasional melalui program-program organisasi.

"Tentunya sejalan dengan nilai kemerdekaan pers, profesionalisme, dan kode etik jurnalistik,"pungkasnya.**

Berita terkini

Gubernur Riau Kukuhkan Pengurus PMRI Periode 2023-2028

Minggu, 04 Mei 2025 - 16:40:33 WIB

Ini Tips dan Trik Berkendara Aman Untuk Perempuan

Rabu, 30 April 2025 - 08:50:07 WIB

10 Wartawan di Bengkalis Mengikuti Kegiatan OKK PWI Riau

Sabtu, 26 April 2025 - 09:45:32 WIB

HCB Bukan Ketua PWI, Jangan Hiraukan

Jumat, 25 April 2025 - 19:25:58 WIB

Jelang Rapim Provinsi, Kadin Riau Mantapkan Konsolidasi

Jumat, 25 April 2025 - 11:54:42 WIB

PWI Siak Bantuan Sembako Ke Panti Asuhan Dan Warga 

Rabu, 23 April 2025 - 16:50:37 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+