Selasa, 18 November 2025 - 17:10:02 WIB

Hadapi Industri 4.0 dan Kecerdasan Buatan, Kemendikdasmen Dorong Penguatan Kompetensi Guru Vokasi

CIMAHI (RiauPunya.com) -- Atip Latipulhayat, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), kembali menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat kualitas guru dan pendidikan vokasi agar mampu menjawab tuntutan era Industri 4.0 dan perkembangan kecerdasan buatan (AI).

Hal ini disampaikan saat menjadi pembicara kunci dalam Seminar Internasional “Reshaping TVET Teacher Competence in the Era of Industry 4.0 and Artificial Intelligence” di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Mesin dan Teknik Industri (BBPPMPV BMTI), Kota Cimahi, Jawa Barat, Selasa 18 November 2025.

Dalam paparannya, Wamen Atip menyampaikan empat strategi utama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dalam meningkatkan kualitas lulusan dan tenaga pendidik vokasi. Strategi tersebut mencakup penyelarasan kurikulum, transformasi digital pembelajaran, penguatan sumber daya manusia, serta perluasan kemitraan multisektor, baik nasional maupun internasional.

“Kurikulum vokasi harus adaptif, relevan, dan terintegrasi. _Quality assurance_ dan _curriculum alignment_ adalah kunci agar lulusan kita mampu bersaing, termasuk di pasar kerja global,” ujar Wamen Atip.

Wamen Atip juga menyoroti tantangan yang dihadapi lulusan SMK Indonesia, terutama terkait pengakuan kompetensi di negara tujuan kerja serta kemampuan bahasa Inggris yang masih kalah bersaing dibandingkan lulusan negara lain. “Tantangan utama lulusan vokasi kita adalah tingkat keterampilan yang belum sepenuhnya direkognisi negara tujuan dan kemampuan bahasa,” ujarnya.

Kemendikdasmen terus mendorong inovasi pembelajaran melalui pemanfaatan teknologi digital agar pendidikan vokasi semakin relevan dengan kebutuhan industri. “Kami memperluas akses, memperkuat inovasi, dan membangun ekosistem pembelajaran vokasi digital untuk memastikan siswa memiliki keterampilan yang sesuai kebutuhan industri masa kini,” jelas Wamen Atip.

Wamen Atip turut memaparkan skala ekosistem pendidikan vokasi Indonesia yang sangat besar, dengan 2.310 SMK, satu juta siswa vokasi, 975 mitra industri, dan tujuh balai pelatihan yang mendukung peningkatan kompetensi guru serta relevansi pembelajaran.

Program revitalisasi satuan pendidikan yang tengah berjalan juga memberikan dampak ekonomi signifikan. Revitalisasi ini menghasilkan efek yang berganda, antara lain menyerap tenaga kerja hingga 29 ribu orang, serta melibatkan hampir 6 ribu UMKM di seluruh Indonesia.

Selain itu, Kemendikdasmen mengembangkan berbagai program inovatif seperti pembelajaran jarak jauh untuk wilayah 3T, penyediaan _community learning center_ bagi anak Pekerja Migran Indonesia, pendidikan inklusif bagi penyandang disabilitas, serta program literasi untuk pembelajar dewasa.


Pada kesempatan tersebut, Wamen Atip juga menekankan pentingnya memandang AI sebagai alat bantu, bukan ancaman bagi dunia pendidikan. “ _Artificial intelligence_ bukan segalanya. AI adalah alat untuk meningkatkan keterampilan dan produktivitas kita. Superkomputer sejati adalah otak manusia,” tegasnya.

Ia menegaskan bahwa penguatan kompetensi guru, pembelajaran kontekstual, micro-credential, serta budaya belajar sepanjang hayat menjadi fondasi masa depan pendidikan vokasi Indonesia.

Menutup paparannya, Wamen Atip kembali menekankan pentingnya kualitas sebagai fondasi utama pembangunan pendidikan. “ _Quality is everything_ . Mandat konstitusi kita adalah mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan bermutu untuk semua,” pungkasnya. **

Berita terkini

378 Mahasiswa Peserta KKN STIE-I Resmi Dilepas

Kamis, 23 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Tahun ini Gedung Unisi Akan Difungsikan

Kamis, 23 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Tak Ada Jembatan, Saban Hari Pelajar Seberangi Sungai

Rabu, 22 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Fakultas Teknik Universitas Asahan Kunjungi Fakultas Teknik UIR

Selasa, 21 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Begini Komitmen UR Terhadap Pemeliharaan Lahan Gambut Riau

Senin, 20 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

SMPN 30 Pekanbaru Optimis Raih Akreditasi A

Selasa, 14 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

UKK SMK MUTU, Algafar: Dua Jurusan Dipercepat

Selasa, 14 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

76 Orang ASN UR Ikuti Tes Promosi Jabatan

Selasa, 14 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Anak Tukang Becak Ini Jadi Mahasiswa ITB dengan IPK 4,0

Minggu, 12 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Universitas Riau Peringkat ke-8 Versi “Webometrics”

Jumat, 10 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Kadisdik Kuansing Kaget Dana Sertifikasi Guru Sudah Habis

Jumat, 10 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Rektor UR Panen Raya Ikan di “Waduk Selais” UR

Kamis, 09 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Rektor UIR Buka KNTSP 2017, 38 Makalah di Presentasikan

Kamis, 09 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Sulit Berkembang, Kampus Swasta Diminta untuk Merger

Kamis, 09 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Seminar KNTSP Hadirkan Ridwan Kamil Sebagai Keynote Speaker

Selasa, 07 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+