Rabu, 28 Mei 2025 - 19:25:58 WIB

PLN ULP Bengkalis Berlakukan Pemadaman Bergilir, ini Alasannya

BENGKALIS (Riaupunya.com) -- Kebijakan pemadaman bergilir yang diberlakukan PLN ULP Bengkalis mengharuskan 40. 000 pelanggan warga Pulau Bengkalis terpaksa bersabar, pemadaman pemadaman listrik bergilir selama seminggu.

Demikian di ungkapkan Manager ULP Bengkalis, M. Ashqolany Aulia Rahman saat berdialog dengan awak media, Rabu 28 Mei 2025 dikantornya.

"Khusus 40.000 pelanggan yang ada di pulau Bengkalis diminta agar bersabar dengan diberlakukan pemadaman listrik bergilir mulai hari ini pada beban puncak pukul 17.30 hingga 21.00 WIB," M. Ashqolany Aulia Rahman.

Dijelaskanya, pemadaman listrik bergilir ini akan dilakukan secara bertahap selama seminggu dikarenakan melakukan pemeliharaan engine yang sudah masuk batas jam kerja operasi.

Selain itu, kondisi cuaca yang panas belakangan ini mengakibatkan peningkatan konsumsi listrik secara drastis. "Beban mesin pun semakin berat karena kinerja sistem pendingin tidak optimal," tambahnya.

Menurutnya, langkah PLN Bengkalis mulai melakukan pemadaman bergilir sebagai langkah antisipatif terhadap potensi kekurangan pasokan listrik, terutama di wilayah Kecamatan Bengkalis dan Kecamatan Bantan.

"Adapun prioritas pemadaman akan diberikan kepada pelanggan industri terlebih dahulu. Jika belum terakomodir oleh sistem, kami lanjutkan ke pelanggan rumah tangga," terangnya.

Selain itu, pihak PLN juga menghimbau kepada masyarakat agar mengurangi penggunaan alat elektronik berdaya besar seperti AC, mesin cuci, setrika, dan pompa air selama jam beban puncak.

"Alhamdulillah, pemeliharaan berjalan lancar tanpa adanya pemadaman pelanggan umum," jelasnya.

PLN juga menyarankan pelanggan yang memiliki sumber daya mandiri seperti genset untuk mengaktifkannya selama masa pemadaman. "Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini dan terima kasih atas perhatian serta dukungan dari seluruh pelanggan," akhirnya.(AP)

Berita terkini

Tengku Azwendi : Masyarakat Minta Pembangunan Jalan

Kamis, 23 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

BRK Dipercaya Pemkab Lingga Kelola PBB-P2

Kamis, 23 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Traffic Light Bundaran Jaya Mukti tak Berfungsi

Kamis, 23 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Sejumlah Desa Monopoli Biaya Pemasangan Kwh Lisdes

Kamis, 23 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Presiden Jokowi Serahkan Urusan Freeport ke Jonan

Selasa, 21 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Fitur Anyar WhatsApp: Pajang Status Foto Atau Video

Selasa, 21 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Siak Optimis Raih Adipura tahun ini

Senin, 20 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Kasus DBD di Pekanbaru tak Terkendali, Ini Saran DPRD

Senin, 20 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Pemuda Muhammadiyah Dorong Fatwa Haram untuk Pekerja Buzzer

Senin, 20 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Ketua MPR Sarankan Korban Berita Hoax Melapor

Minggu, 19 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Bupati Harris Resmikan Dua Proyek Dermaga di Kuala Kampar

Minggu, 19 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Begini Ruang Koruptor Melepas Rindu dengan Keluarga

Minggu, 19 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Dikabarkan Mundur dari Freeport, Ini Jawaban Chappy Hakim

Sabtu, 18 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Resmikan Jaringan Irigasi, Ketua MPR Harap Petani Makmur

Jumat, 17 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Riau Perkuat Ekonomi di Wilayah Perbatasan

Jumat, 17 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+