Jumat, 14 Februari 2025 - 10:30:41 WIB

PW Muhammadiyah Riau Gelar Pelatihan Penggerak Persyarikatan Tingkat Madya

PEKANBARU,Riaupunya.com – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Riau menggelar Pelatihan Penggerak Persyarikatan Tingkat Madya bagi sekretaris Unsur Pembantu Pimpinan (UPP) dan Organisasi Otonom (Ortom) Tingkat Wilayah Riau, serta sekretaris dan bendahara Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) se-Riau. Acara ini berlangsung selama tiga hari, dari Jumat hingga Ahad 14 hingga 16 Februari 2025, di Auditorium Kampus Utama Universitas Muhammadiyah Riau (Umri).

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Ketua Biro Pengembangan Organisasi (BPO) Pimpinan Pusat Muhammadiyah (PPM) Dr Paryanto MIP, Kepala Bidang Regulasi dan Arbitrasi beserta jajarannya, Ketua dan Anggota PWM Riau, PW ‘Aisyiyah Riau beserta jajarannya, serta para peserta dari berbagai daerah di provinsi Riau.

Ketua panitia, Drs Azwir Alimuddin MSi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program nasional Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

“Pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari program Pelatihan Penggerak Persyarikatan Tingkat Nasional yang diselenggaran oleh PP Muhammadiyah, dan untuk Tingkat wilayah akan diselenggarakan secara bertahap di seluruh Indonesia. Alhamdulillah, Riau menjadi wilayah ketujuh yang melaksanakan pelatihan ini,” ujarnya.

Mengusung tema “Sekretaris Maju, Modern, dan Profesional,” pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para sekretaris serta bendahara persyarikatan di Riau dalam pengelolaan organisasi yang lebih tertata dan sistematis.

Sementara, Dr Paryanto MIP yang mewakili PP Muhammadiyah, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari keputusan Muktamar Ke-48 Muhammadiyah.

“Organisasi ini harus menjadi indikator profesionalisme dan modern, dengan perencanaan program yang tertata, pelaksanaan yang efektif, evaluasi yang jelas, serta tindak lanjut yang terukur,” paparnya.

Ia juga menyoroti hasil riset yang menunjukkan bahwa kebijakan dari Muktamar Muhammadiyah membutuhkan waktu hingga 20 tahun untuk sampai ke tingkat Ranting.

“Hal ini menjadi tantangan besar bagi Muhammadiyah dalam menyampaikan program-program besarnya secara lebih efektif,” tambahnya. Oleh karena itu, pelatihan ini menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran sekretaris dalam mengelola informasi dan program organisasi secara lebih optimal.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua PWM Riau Dr Hendry Sayuti MA, dalam memberikan arahan sekaligus membuka acara, menyampaikan apresiasinya kepada 12 daerah yang hadir dalam pelatihan ini.

Dalam Sambutannya Ia juga menekankan pentingnya penguatan ideologi dan tata kelola organisasi dalam menjaga eksistensi Muhammadiyah sebagai organisasi yang tertib dan profesional.

“Menurut data Litbang Kompas, saat ini ada dua lembaga yang mendapat kepercayaan tinggi dari publik, yaitu TNI dan Muhammadiyah. Namun, di internal, kita masih menghadapi kegelisahan dalam mengelola organisasi kita sendiri. Oleh karena itu, citra publik yang baik harus diiringi dengan upaya berbenah secara internal,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ia menekankan bahwa salah satu penyebab kurangnya soliditas organisasi adalah lemahnya pengelolaan informasi.

“Dengan pelatihan ini, kita harapkan ada nilai kebaharuan dalam pengembangan organisasi yang lebih modern” tambahnya.

Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan sistem manajemen organisasi Muhammadiyah yang lebih efektif, sehingga program-program persyarikatan dapat dijalankan dengan lebih terstruktur dan berdampak luas.

Selama tiga hari kedepan, seluruh peserta akan menerima materi ruangan dan lapangan berupa Kompetensi Executive Administrative Assistant/Manajer Pengembangan Organisasi serta penguatan Ideologi Peryarikatan Muhammadiyah yang akan disampaikan narasumber dan instruktur PP Muhammadiyah dan PW Muhammadiyah Riau.**

Berita terkini

Wardan: Waspadai Karlahut dan Kebakaran Bangunan

Rabu, 15 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

35 Peserta Testing PWI Provinsi Riau Tidak Lulus

Rabu, 15 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

JK: Spanduk Bernada Provokatif Agar Dicopot

Selasa, 14 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Sekda Pekanbaru kaget Kecamatan Rumbai Tertinggi HIV/AIDS

Senin, 13 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Sanksi Sosial Wakil Rakyat yang Belum Tes Urin

Senin, 13 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

BPBD Riau Sebut Pemberian Bantuan Banjir Sudah Merata

Senin, 13 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Lima Biji-bijian ini Baik untuk Kesehatan Jantung

Minggu, 12 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Atasi Banjir, Pekanbaru Butuh Normalisasi Drainase

Minggu, 12 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

KH Hasyim Muzadi Kembali Dirawat di RS Lavalette Malang

Sabtu, 11 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

BNN Pastikan Permen Dot Tak Mengandung Narkoba

Jumat, 10 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Banyak Media tak Perhatikan Etika Pers

Kamis, 09 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+