Senin, 13 Januari 2025 - 15:25:58 WIB

Bantuan Pendidikan Tak Cair, Puluhan Mahasiswa Geruduk Kantor Bupati dan DPRD 

BENGKALIS, Riaupunya.com -- Puluhan Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Bengkalis pada Senin 13 Januari 2025 pagi, menggeruduk Kantor Bupati dan DPRD. Mereka mendesak Bupati Bengkalis Kasmarni untuk mencairk bantuan pendidikan 2024 yang sampai sekarang tak kunjung cair.

Namun, di Kantor Bupati aksi dan aspirasi mahasiswa tersebut hanya ditanggapi oleh asisten bupati Ed Effendi didampingi Kepala Dinas Pendidikan Hadi Prasetyo.

Aksi mahasiswa diawal Januari tahun 2025 itu mendapat pengawalan dari Polres Bengkalis dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP).

Namun, kehadiran Ed Effendi tidak dilayani massa mahasiswa. Mereka dengan tegas menolak berdialog dengan Ed Effendi, kecuali dengan bupati. Dan akhirnya mahasiswa balik kanan menuju gadung DPRD.

Di DPRD mahasiswa sempat berorasi beberapa belas menit sebelum akhirnya diterima oleh Ketua Komisi IV Irmi Syakib Arsalan dan Muhammad Isa.

Kepada Irmi Syakib, koordinator mahasiswa menyampaikan persoalan yang mereka hadapi di kampus. Salah satunya tentang UKT yang bakal jatuh tempo pada akhir Januari 2025, sementara pencairan bantuan pendidikan masih belum jelas juntrungannya.

Jangankan cair, nama penerima saja belum diumumkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkalis. Hal ini, membuat ribuan mahasiswa yang sudah mengajukan permohonan gelisah.

Menanggapi keresahan mahasiswa tersebut, Irmi Syakib mengaku turut gelisa. Bahkan kegelisahan tersebut muncul pada November 2024. Dan pada awal Januari 2025 Komisi IV telah memanggil Kabag Kesra, Sekretariat Daerah terkait bantuan pendidikan, namun uang untuk membayar bantuan pendidikan belum tersedia di kas daerah. Untuk itu, Irmi Syakib menekankan kepada pengunjuk rasa agar memahami persoalan keuangan yang dihadapi Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkalis.

Sementara terkait nama-nama penerima bantuan pendidikan yang sampai saat ini belum diumumkan, ungkap Irmi Syakib, karena anggarannya belum tersedia di kas daerah. Jika uangnya sudah ada di kas daerah, barulah nama penerima diumumkan.

"Adik-adik harus paham, jika uangnya sudah tersedia baru nama diumumkan," kata Irmi Syakib didampingi Muhammad Isa. (AP)

Berita terkini

Seleksi Penasehat KPK, 34 Calon Lolos Syarat Kualitatif

Jumat, 03 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

DPRD Minta Gaji Petugas Kebersihan Segera Dibayarkan

Kamis, 02 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Persiapan Pelantikan PWI Inhil Capai 50 Persen

Rabu, 01 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Dinas PPA Pekanbaru Diminta Jangan Hanya Seremonial

Rabu, 01 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Warga Rela Berdesakan di Halim Demi Lihat Raja Salman

Rabu, 01 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Februari 2017, Riau Deflasi 0,32 Persen

Rabu, 01 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Pemprov Riau Raih Prestasi Tertinggi Pengelola Media Center

Selasa, 28 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Suparman Disambut Ribuan Masyarakat di Islamic Center Rohul

Senin, 27 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Incar Investasi, Rombongan Raja Salman akan Gerilya ke Daerah

Senin, 27 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Disperindag Sebut Peminat Daging Sapi di Pekanbaru Masih Tinggi

Minggu, 26 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Pemko Pekanbaru Targetkan Tanam 15 Hektare Cabai Keriting

Minggu, 26 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Gara-gara hal ini, Anggota DPRD Dumai Gaduh

Minggu, 26 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Tutup Tanwir Muhammadiyah, Ini yang Disampaikan JK

Minggu, 26 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+

Advertorial