Sabtu, 07 Desember 2024 - 13:30:09 WIB

Mantap ! Kejari Bengkalis Raih Pengraha Pertama Penanganan Korupsi Se- Riau 

PEKANBARU -- Kejaksaan Negeri Kabupaten Bengkalis meraih penilaian prestasi peringkat terbaik dalam kinerja dibidang tindak pidana khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri se Wilayah Riau pada Rapat Kerja Daerah (Rakerda) tahun 2024 dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau.

Dalam rakerda yang digelar Kejaksaan Tinggi Provinsi Riau. Kejari Bengkalis berhasil meraih terbaik pertama, satuan kinerja terbaik, disusul urutan kedua Kejaksaan Negeri Kota Pekanbaru, dan ketiga Kejaksaan Negeri Kabupaten Siak.

Kepala Kejaksaan Negeri Bengkalis Sri Odit Megonondo melalui Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Bengkalis Resky Pradhana Romli membenarkan penilaian prestasi peringkat terbaik pertama bidang tindak pidana khusus (Pidsus) Kejari Bengkalis.

"Iya benar, prestasi kinerja terbaik pertama, dalam penanganan tindak pidana khusus (Pidsus) Kejari Bengkalis meliputi dalam aspek respon dalam laporan masyarakat (pelaporan), aspek kualitas penanganan perkara, dan jumlah pengembalian negara," ungkap Resky Pradhana Romli saat dihubungi, Sabtu 6 Desember 2024.

Ia mengatakan, prestasi terbaik pertama dalam penanganan tindak pidana khusus (Pidsus) Kejari Bengkalis diwilayah hukum Kabupaten Bengkalis merupakan bentuk keseriusan Kepala Kejaksaan Negeri Bengkalis dalam menangani tindak pidana korupsi di Bengkalis.

"Inilah bentuk kerja keras dan keseriusan Kejari Bengkalis Sri Odit Megonondo dalam menangani tindak pidana korupsi di Bengkalis. Dan berkat kerjasama teman teman media dalam hal melakukan kontrol sosial setiap pemberitaan penanganan perkara tindak pidana korupsi," ungkap Resky Pradhana Romli.

Untuk diketahui sejak ditahun 2024 Kejari Bengkalis melalui bidang tindak pidana khusus (Pidsus) gencar melakukan penanganan tindak pidana korupsi di wilayah hukum Bengkalis.

Salah satu yang saat ini ditangani dalam tindak pidana korupsi terhadap pengusaha tambak udang.

Saat ini proses penyidikan sedang berjalan, pihak Kejari Bengkalis juga bekerja sama dengan auditor eksternal untuk menghitung nilai kerugian negara yang diakibatkan oleh dugaan korupsi tersebut. Berdasarkan informasi yang diterima untuk penetapan tersangka dalam waktu dekat ini.

Atas perbuatan pengusaha tambak udang tersebut, perkiraan kerugian negara cukup besar. Bahkan dalam penanganan tindak korupsi ini menjadi kasus pertama di Indonesia di sektor perikanan, khususnya tambak udang. (AP)

Berita terkini

Pencegahan Karlahut Dilakukan Sedini Mungkin

Jumat, 03 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Kepala BNPB sebut Ancaman Karlahut 2017 Jauh Lebih Besar

Jumat, 03 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

CCTV Pemantau Lahan Masuk Pergub Rencana Aksi

Jumat, 03 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Gubri Pimpin Apel Siaga Darurat Bencana Asap

Jumat, 03 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Plt Sekda Bengkalis Minta Kabel Serat Otik Segera Dipasang

Kamis, 02 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Kepala BLH Inhil Rutin Pantau Kebersihan Kota

Kamis, 02 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Kepala Rutan Dumai Silaturrahmi ke Disnakertrans Dumai

Kamis, 02 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Istana Tegaskan tak Pernah ada Perintah Untuk Sadap SBY

Kamis, 02 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Desember 2016, Ekspor Riau Naik 9,21 persen

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

2021, Meranti Targetkan Swasembada Beras

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Minggu Ke Empat, Kasus DBD Naik 39 Kasus

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Januari 2017, Riau Inflasi 1,46 Persen

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Maret, Jalan Tol Pekanbaru Mulai Digesa

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

BPJS Kesehatan Pekanbaru Luncurkan Fitur Mobile Skrining

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+