Jumat, 15 November 2024 - 18:18:58 WIB

SMSI Pusat Dukung Komdigi Meregulasi Media Digital

JAKARTA-- Untuk menjaga kemerdekaan pers dan kesinambungan eksistensi media secara proporsional, perlu memberikan masukan kepada Pemerintah tentang urgensinya penyempurnaan UU terkait media dan arti pentingnya Indonesia memiliki UU kedaulatan Digital. Terkait dengan masukan tersebut beberapa waktu lalu

Pengurus Pusat Serikat Media Siber (SMSI) membentuk Tim Kajian Kedaulatan Digital Indonesia.

Setelah SK Tim Kajian Kedaulatan Digital Indonesia keluar pertanggal 9 November 2024. Tim Digital SMSI Pusat di Pimpin Prof. Rizal E. Halim, ngebut menggelar diskusi pada Kamis, 14 November 2024 di Kopi Godog, Jakarta.

Pada pengantarnya, dipertemuan diskusi terbatas tersebut, Ketua Umum SMSI Firdaus mengatakan, ada ide agar UU penyiaran, UU Pers dan Rencana UU Kedaulatan Digital di kordinasikan dalam satu pintu dibawah naungan Komdigi.

Mengapa hal tersebut menjadi urgen, karena dimasa akan datang untuk percepatan pembangunan dan menyongsong Indonesia Emas 2045.

Ketua Tim Kajian Kedaulatan Digital Indonesia SMSI Pusat, Prof Rizal Halim mengatakan, di era digitalisasi ini, jika pemerintah akan melakukan penyempurnaan tatakelola masyarakat pers, maka banyak yang harus disinkronkan. Terkait hal tersebut, SMSI siap mendukung.

"Kita dorong agar OTT media digital ini dapat digawangi oleh Komdigi. Maka, SMSI mendukung penuh kebijakan pemerintah dalam meregulasi media-media digital di Indonesia di satu pintu Komdigi. Kita fokus pada domain yang dimiliki SMSI," terangnya.

Lanjut Rizal, SMSI mendukung penuh kebijakan pemerintah dalam meregulasi media-media digital di Indonesia. SMSI mendukung regulasi tersebut melalui satu pintu di bawah Komdigi.

Sementara itu, Sekjen SMSI Pusat Makali Kumar mengatakan, wacana di pemberitaan SMSI ditanggapi oleh anggota Dewan Pers.

"Ada yang nanya, apakah SMSI akan mendukung omnibus law? Kita fokus pada revisi UU penyiaran dan lebih simple lagi, kita dukung Komdigi menjadi leading sector yang mengatur pertumbuhan digital di Indonesia," serunya.

Ditempat yang sama, Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi, Daerah dan Pendataan SMSI Pusat, Yono Hartono menambahkan, yang terpenting, Komdigi mampu menciptakan media digital yang sehat, berkelanjutan dan terintegrasi. Kami sepakat mendukung," ujar Yono.

"Dengan ribuan anggota SMSI yang berbadan hukum dan mematuhi kode etik, sesungguhnya SMSI telah ikut andil besar mengatasi berbagai hoaks dan lain-lain. Kedepan, penyelesaian masalah berbagai media dan platform jika terintegrasi di Komdigi, hal tersebut menunjukkan negara hadir di tengah masyarakat Pers," imbuh Yono.(rls)

Berita terkini

Abdul Wahid Jabat Ketua PW Muhammadiyah Riau

Rabu, 05 Januari 2022 - 11:10:20 WIB

Komsos ke Pedagang, Babinsa  Gelar Edukasi Prokes di RTH

Selasa, 04 Januari 2022 - 12:44:28 WIB

Babinsa Gelar Penerapan Prokes di Masjid Ash-shalihin 

Selasa, 04 Januari 2022 - 12:41:32 WIB

Babinsa Sukaramai komsos ke Warga RW 04 Kelurahan Sukaramai

Senin, 03 Januari 2022 - 11:54:32 WIB

Babinsa Imbau Warga  Waspadai Kebakaran 

Minggu, 02 Januari 2022 - 12:45:47 WIB

Babinsa Imbau Warga Tetap Disiplin Protokol Kesehatan

Sabtu, 01 Januari 2022 - 10:12:42 WIB

Babinsa Monitoring  vaksinasi di Polirem 031/WB.

Jumat, 31 Desember 2021 - 11:26:38 WIB

Babinsa : Akhir Tahun Jaga Kewaspadaan, Tetap Prokes 

Kamis, 30 Desember 2021 - 12:57:15 WIB

Babinsa : Jaga Prokes dan Segera Vaksinasi 

Rabu, 29 Desember 2021 - 11:55:04 WIB

Babinsa Ajak Warga Vaksinasi 

Rabu, 29 Desember 2021 - 11:43:26 WIB

Babinsa Bersama Tiga Pilar Monitoring Vaksinasi 

Selasa, 28 Desember 2021 - 11:33:09 WIB

Babinsa Aktif Ajak Warga Vaksinasi Khusus Lansia  dan Anak

Selasa, 28 Desember 2021 - 11:31:50 WIB

Komsos, Babinsa Ajak Warga Sukseskan Program Vaksinasi

Senin, 27 Desember 2021 - 12:16:32 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+