Jumat, 01 Maret 2024 - 13:30:44 WIB

Buka Prodi Kebidanan, Tim Evaluasi Lapangan Datang ke Kampus UMRI

PEKANBARU -- Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) kembali di datangi Tim Evaluasi Lapangan pada Jumat 1 Maret 2024. Kali ini, tim hadir terkait Usulan Pembukaan Program Studi Kebidanan Program Sarjana dan Pendidikan Profesi Bidan Program Profesi di UMRI.

Yang hadir dua evaluator, yakni Dr Yanti S ST MKeb dan Sinar Pertiwi S ST M Hith & IntDev. Hadir juga Koordinator Pengembangan Kelembagaan Perguruan Tinggi Dirjen Diktiristek, Deny Kurniawan MSc PhD dan rombongan.

Rektor UMRI, Dr Saidul Amin MA menyampaikan harapan agar para evaluator bisa merasakan aroma rumah sendiri selama di kampus UMRI. Dia juga berharap ada kritik dan saran untuk kemajuan Prodi ini di masa yang akan datang.

Dijelaskan dia, angka kematian ibu dan anak di Riau masih tergolong tinggi. Sekitar 15 sampai 22 kasus per 1.000 kelahiran. Di banding 2020 memang terjadi penurunan dari 20,9 persen menjadi 15, 9 persen. "Akan tetapi jumlahnya masih tergolong tinggi," katanya.

Karena itu, penanganan melalui awal kehamilan sampai akhir masa menyusui sangat penting sekali. Karena itulah, UMRI berupaya melahirkan sarjana kebidanan dan bidan profesi.

Menurut dia, mempersiapkan sarjana dan pendidikan profesi bidan bukan hanya untuk satu Prodi. Tapi ini menjadi salah satu upaya mempersiapkan kehidupan manusia.

Sementara, Koordinator Pengembangan Kelembagaan Perguruan Tinggi Dirjen Diktiristek, Deny Kurniawan, M.Sc., Ph.D berterima kasih karena UMRI ikut berkontribusi membuka Prodi Kebidanan. Ini merupakan bentuk kontribusi nyata mempersiapkan tenaga bidan.

Dia berpesan, calon Kaprodi tidak tegang. "Yang penting apa yang ditanya evaluator langsung dijawab tegas. Siapkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan, " ungkapnya.

Sementara evaluator diminta mempercepat proses evaluasi lapangan. Sehingga bisa langsung masuk ke tahap evaluasi teknis.

Sementara Ketua LLDIKTI Wilayah X, Afdalisma SH, MPd yang turut hadir menyambut baik kegiatan ini. Dia yakin, kegiatan ini sudah lama ditunggu-tunggu oleh UMRI.

Dia menilai, keberadaan Prodi Kebidanan ini sangat penting. Karena bermanfaat untuk mengatasi masalah tingginya angka kematian di masa melahirkan.

Salah satu tim Evaluasi Lapangan, Dr Yanti menyampaikan, ada tiga aspek yang akan mereka lihat. Yaitu, aspek kurikulum, aspek SDM seperti persiapan perekrutan dosen tetap dan aspek yang meliputi sarana dan prasarana. Baik laboratorium, kelas, perpustakaan dan wahana praktik lainnya.

"Nanti akan dilihat paparan keunggulan dari Prodi yang diusulkan ini fokusnya kemana. Kemudian akan ada visitasi lapangan untuk melihat laboratorium unggulannya dan sebagainya," kata dia. **

Berita terkini

Hadiri Pelantikan Rektor UMRI, ini Pesan Muhadjir Effendi

Selasa, 08 Februari 2022 - 13:20:40 WIB

Lepas Purna Tugas Dosen Unilak, ini Pesan Rektor Junaidi

Jumat, 04 Februari 2022 - 11:35:10 WIB

Lepas 1961 Wisudawan, UIR Gelar Wisuda Secara Luring Perdana

Rabu, 02 Februari 2022 - 13:15:13 WIB

Ke Unri, UNAND Tingkatkan Kolaborasi Bidang Kemahasiswaan

Kamis, 20 Januari 2022 - 15:40:13 WIB

Unilak Jalin Kerjasama dengan SMKN 4 Pekanbaru

Rabu, 19 Januari 2022 - 23:50:55 WIB

Faperta Unilak Jalin Kerjasama dengan BBPP Lembang

Rabu, 19 Januari 2022 - 14:04:00 WIB

Sepuluh Orang Mahasiswa UIR Terima Beasiswa dari BAZNAS RI

Rabu, 05 Januari 2022 - 16:20:31 WIB

Tutup Tahun 2021, Unilak Raih Puluhan Prestasi

Kamis, 30 Desember 2021 - 14:50:28 WIB

Dalam Implementasi MBKM, UIR Ranking 4 Nasional PTS Terbaik

Selasa, 28 Desember 2021 - 11:20:25 WIB

FIA Unilak Jalin Kerjasama Dengan Unand dan UNP

Minggu, 12 Desember 2021 - 05:05:42 WIB

Doktor Sypsan Dikukuhkan Sebagai Guru Besar Unri

Senin, 13 Desember 2021 - 18:35:50 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+