Selasa, 11 Oktober 2022 - 19:20:34 WIB

Komitmen Dukung Gerakan Indonesia Inklusif Ramah Disabilitas, Rektor Unilak Raih Penghargaan Dari Komnas Disabilitas RI

RiauPunya.com -- Universitas Lancang Kuning (Unilak) Pekanbaru menerima Anugerah Prakarsa Inklusi dari Komisi Nasional Disabilitas Republik Indonesia (Komnas) atas komitmennya dalam memberikan hak-hak penyandang disabilitas di perguruan tinggi. Unilak menjadi perguruan tinggi satu-satunya di Sumatera yang meraih penghargaan.

Penyerahan penghargaan langsung diberikan oleh Ketua Komisi Nasional Disabilitas Dr Dante Rigmalia MPd kepada Rektor Unilak Dr Junaidi yang disaksikan anggota komisioner Jonna Aman Damanik, di Jakarta. Selasa 11 Oktober 2022.

Sementara dari Unilak turut hadir Kepala Pusat Layanan Psikologi dan Disabilitas Unilak Helena Filtri MPsi.

Komnas Disabilitas menilai Unilak berhasil membuat program dan memberikan dukungan gerakan Indonesia Inklusif ramah disabilitas dalam menerima mahasiswa penyandang disabilitas untuk mendapatkan hak pendidikan di perguruan tinggi.

"Saya mengucapkan selamat kepada Dr Junaidi atas anugerah ini, semoga ini memotivasi Unilak untuk bisa membantu penyandang disabilitas untuk peningkatkan SDM, sehingga nanti kami bisa berkontribusi kepada negara, dengan diberikan akses pendidikan maka kami bisa, ini bisa menjadi motivasi untuk semua,"ujar Dr Dante.

Sementara, Dr Junadi mengucapkan terimakasih kepada Komnas Disabilitas RI yang memberikan penghargaan. Penghargaan ini menjadi spirit kami di Unilak maupun di Riau bumi Lancang Kuning untuk berusaha membantu penyandang disabilitas mendapatkan hak mengenyam pendidikan di perguruan tinggi. Kami telah mendeklarasikan bahwa Unilak menuju kampus ramah disabilitas, dan tahun ini pada penerimaan mahasiswa baru ada 17 penyandang disabilitas yang kuliah di berbagai fakultas di Unilak.

"Selama ini teman-teman penyandang disabilitas di Riau kesulitan untuk melanjutkan pendidikan seusai tamat dari Sekolah Luar Biasa/sekolah lainnya. Kemudian saya berpikir bagaimana caranya agar mereka juga berhak untuk dapat akses pendidikan di kampus. Allahmdulilah pelan-pelan akhirnya keinginan tulus membantu penyandang disabilitas di Riau terwujud dengan berdirinya Prodi Pendidikan Khusus, berdirinya Pusat Layanan Psikologi dan Disabilitas, kemudian memperkuat tata kelola kampus, menyediakan penerjemah bahasa isyarat, penguatan literasi, pelatihan bahasa isyarat bagi dosen pegawai dan lain-lain,"ujar Dr Junaidi yang juga tokoh pendidikan di Riau ini. (rls)

Berita terkini

Unilak Gelar Lokakarya Optimalisasi Penerapan OJS Tiga

Rabu, 14 November 2018 - 00:00:00 WIB

Ombudsman RI Perwakilan Riau Kunjungi Unilak

Rabu, 14 November 2018 - 00:00:00 WIB

Fakultas Hukum UIR Kembali Buka Pendaftaran Pendidikan Advokat

Minggu, 11 November 2018 - 00:00:00 WIB

UIR dan Telkomsel Sepakat Jalin Kerjasama

Rabu, 07 November 2018 - 00:00:00 WIB

KPU Goes to Campus Sambangi Unri

Rabu, 07 November 2018 - 00:00:00 WIB

Mobile Infusion Bag, Inovasi baru Ciptaan FKp Unri

Selasa, 06 November 2018 - 00:00:00 WIB

368 Mahasiswa FKIP UIR Khatam Al Quran

Rabu, 31 Oktober 2018 - 00:00:00 WIB

11 Mahasiswa UTHM Kunjungi Unilak

Rabu, 31 Oktober 2018 - 00:00:00 WIB

Mahasiswa Umri Harus Memiliki Jiwa Kewirausahawan

Sabtu, 27 Oktober 2018 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+