Sabtu, 02 Juli 2022 - 14:15:08 WIB

Dosen Fahutan Unilak Sosialisasi Manajemen Pengelolaan Sampah di Villa Padma I Rumbai Pekanbaru

RiauPunya.com (Pekanbaru) -- Pembuangan sampah yang tidak diurus dengan baik, akan mengakibatkan masalah besar. Karena penumpukan sampah atau membuangnya sembarangan ke kawasan terbuka akan mengakibatkan pencemaran tanah yang juga akan berdampak ke saluran air tanah.

Demikian juga pembakaran sampah akan mengakibatkan pencemaran udara, pembuangan sampah ke sungai akan mengakibatkan pencemaran air, tersumbatnya saluran air dan banjir.

Sampah adalah suatu bahan yang terbuang atau dibuang dari sumber hasil aktifitas manusia maupun alam yang belum memiliki nilai ekonomis. Sampah berasal dari rumah tangga, perkantoran, perusahaan, rumah sakit, pasar, dan sebagainya. Secara garis besar, sampah dibedakan menjadi: Pertama, Sampah organik/basah, Contoh, Sampah dapur, sampah restoran, sisa sayuran, rempah-rempah atau sisa buah dan lain-lain yang dapat mengalami pembusukan secara alami.

Kedua, Sampah anorganik/kering, Contoh, logam, besi, kaleng, plastik, karet, botol, dan lain-lain yang tidak dapat mengalami pembusukan secara alami. Ketiga, Sampah bahan berbahaya dan beracun (B3), Contoh : Baterai, botol racun nyamuk, jarum suntik bekas, obat bekas dan lain-lain.

Untuk memberikan edukasi kepada masyarakat bagaimana pengelolaan sampah yang baik, maka tim pengabdian kepada masyarakat Fakultas Kehutanan Unilak yang terdiri dari Dr Ir Ervayenri MSi, Azwin SP MSi dan Ir Emy Sadjati MSi melakukan kegiatan Sosialisasi Manajemen Pengelolaan Sampah di Villa Padma I Rumbai Pekanbaru.

Kegiatan ini dilakukan dengan cara penyuluhan memberikan pemahaman kepada warga, supaya sampah yang dihasilkan setiap hari dapat dipilah sesuai dengan bahan pembentuknya, yaitu sampah organik, anorganik dan B3.

Pada kesempatan ini, tim pengabdian Bapak Dr. Ir. Ervayenri, M.Si menyampaikan bahwa sampah yang sudah dipilah dapat dijual ke bank sampah Unilak.

Terutama sampah kering sehingga dapat menambah pendapatan keluarga. Warga tidak perlu membuang sampah sembarangan yang dapat mencemari udara dan lingkungan perumahan.

Disisi lain, dengan adanya kegiatan ini, warga berharap ada kegiatan lanjutannya dengan melibatkan RW setempat sehingga pengelolaan sampah bisa dilakukan dalam lingkup yang lebih luas. (rls)

Berita terkini

76 Orang ASN UR Ikuti Tes Promosi Jabatan

Selasa, 14 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Anak Tukang Becak Ini Jadi Mahasiswa ITB dengan IPK 4,0

Minggu, 12 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Universitas Riau Peringkat ke-8 Versi “Webometrics”

Jumat, 10 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Kadisdik Kuansing Kaget Dana Sertifikasi Guru Sudah Habis

Jumat, 10 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Rektor UR Panen Raya Ikan di “Waduk Selais” UR

Kamis, 09 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Rektor UIR Buka KNTSP 2017, 38 Makalah di Presentasikan

Kamis, 09 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Sulit Berkembang, Kampus Swasta Diminta untuk Merger

Kamis, 09 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Seminar KNTSP Hadirkan Ridwan Kamil Sebagai Keynote Speaker

Selasa, 07 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

66 Orang Dosen UIR Telah Bergelar Doktor

Sabtu, 04 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Gubri: Perguruan Tinggi Ikut Andil Bangun Daerah

Sabtu, 04 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Besok, 1.538 Lulusan UIR Diwisuda

Jumat, 03 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

PWI Inhil Dukung Program Kelas Inspirasi

Kamis, 02 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

UIR Bekali 1.416 Calon Sarjana Kiat Menghadapi Dunia Kerja

Kamis, 02 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Siswa SD 1 Sidokumpul Belajar Buat Sirop dan Tanam Markisa

Kamis, 02 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Pelaksanaan UNBK, Disdik Hanya Tanggung SMP Negeri

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+