Kamis, 31 Maret 2022 - 16:30:35 WIB

Diprediksi Juni - Juli

Jelang Puncak Kemarau Riau, Husni Merza Minta semua Pihak Tingkatkan Kewaspadaan Karhutla

SIAK -- Semua pihak baik masyarakat maupun perusahaan yang bergerak disektor perkebunan dihimbau waspada menghadapi puncak musim kemarau di Provinsi Riau, yang diprediksi akan terjadi pada bulan Juni hingga Juli 2022 mendatang. Pada bulan ini cuaca di Riau cukup panas dan kering sehingga potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) akan semakin mudah terjadi.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Siak Husni Merza, usai menghadiri Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan di Provinsi Riau Tahun 2022, yang dipusatkan di halaman Kantor Gubernur Riau di Pekanbaru.

“Pagi ini saya mewakili pak Bupati menghadiri Apel Kesiapsiagaan Bencana Karlahut se-Riau, mendengarkan arahan Gubernur Riau agar masing-masing Pemerintah Kabupaten dan Kota melalui Organisasi Perangkat Daerah terkait bersama TNI dan Polri, bersiap-siaga menghadapi kemungkinan terjadinya kebakaran hutan dan lahan pada puncak musim kemarau mendatang, yang tentunya tidak kita kehendaki. Besok InsyaAllah kita tindaklanjuti dengan melaksanakan rapat dan apel bersama Forkompinda di Siak” jelas Wabup Husni Merza.

Husni juga menyebut salah satu tujuan dari pelaksanaan apel kesiapsiagaan ini adalah pengecekan kesiapan personil dan peralatan kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA) di daerah, sebagai bentuk kewaspadaan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan.

“Apel ini juga dimaksudkan untuk melihat persiapan kondisi personil dan peralatan MPA, sekiranya ada kerusakan peralatan perlu dilakukan perbaikan sebelum musim kemarau tiba. Kita berdoa semoga hal yang tidak diinginkan tidak terjadi. Kasihan personil kita jika harus bertugas memadamkan api di bulan puasa ini” sebutnya.

Beberapa waktu belakangan kata dia, di wilayah Kabupaten Siak sempat bermunculan beberapa titik api, namun kondisi tersebut masih dapat dikendalikan. Untuk itu ia meminta kerjasama semua pihak baik masyarakat maupun perusahaan yang bergerak disektor perkebunan untuk bersama-sama mencegah terjadinya karhutla.

“Pencegahan karhutla ini butuh kerjasama kita semua, masyarakat dihimbau untuk tidak membuka lahan dengan membakar, perusahaan juga jangan abai dengan titik api yang muncul disekitar lahan perkebunannya. Jangan tunggu membesar dulu baru semua pihak turun memadamkan” kata Husni.

Kepala BPBD Kabupaten Siak Kaharuddin yang hadir mendampingi Wabup Husni Merza menceritakan bahwa instansinya telah berusahan mempersiapkan sarana prasarana terkait pengendalian karhutla sebaik mungkin. Namun sebutnya demikian peran serta perusahaan juga sangat penting terkait persiapan fire safety tersebut.

“Data yang kami himpun pada Bulan Januari dan Februari, Siak sama sekali nol titik api. Namun memasuki Bulan Maret mulai bermunculan. tercatat sampai tanggal 29 Maret ini ada 13 titik api dengan luasan kebakaran sekitar 10 ha dan tersebar di Kecamatan Sungai Apit, Mempura dan Tualang. Alhamdulillah dalam 3 hari ini sudah kembali zero titik api” ungkap Kaharuddin.

Mantan Kasatpol PP Kabupaten Siak itu berharap dengan kerjasama yang baik dari semua pihak, upaya pencegahan dan pengendalian titik api dapat terlaksana dan resiko karhutla dapat ditekan.

“Mudah-mudahan prediksi karhutla di puncak musim kemarau mendatang dapat kita antisipasi. Tentunya butuh dukungan seluruh komponen yang ada didaerah, Karena di Kabupaten Siak luas lahan HTI perkebunan dan lahan masyarakat sangat luas. Kita mohon dukungan kerjasama fire safety perusahaan untuk bahu - membahu bersama Manggala Agni, BPBD dan TNI - Polri. Yang penting deteksi dini dan cegah dini” kata dia. (rls/jas)

Berita terkini

Asyik, KPM Pekanbaru Terima E-Voucher

Rabu, 22 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Napi Korupsi Bengkalis Bebas Medsos di LP

Selasa, 21 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Dewan Minta Pemko Kembali Tinjau Izin Karaoke di Pekanbaru

Selasa, 21 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Wabup Meranti Himbau Warga Tertip Berlalu Lintas

Rabu, 15 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

ASN di Rohul Dilarang Menggunakan Elpiji Subsidi 3 Kg

Rabu, 15 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Wardan: Waspadai Karlahut dan Kebakaran Bangunan

Rabu, 15 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

35 Peserta Testing PWI Provinsi Riau Tidak Lulus

Rabu, 15 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

JK: Spanduk Bernada Provokatif Agar Dicopot

Selasa, 14 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Sekda Pekanbaru kaget Kecamatan Rumbai Tertinggi HIV/AIDS

Senin, 13 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Sanksi Sosial Wakil Rakyat yang Belum Tes Urin

Senin, 13 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

BPBD Riau Sebut Pemberian Bantuan Banjir Sudah Merata

Senin, 13 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Lima Biji-bijian ini Baik untuk Kesehatan Jantung

Minggu, 12 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+