Minggu, 12 Desember 2021 - 06:55:25 WIB

Susun Sistem Keolahragaan Nasional yang Komprehensif

RIAUPUNYA.COM -- Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Dr Dede Yusuf 'Macan' Effendi ST MSi Pol, memimpin Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi X DPR RI ke Universitas Riau (Unri) dalam rangka untuk memperkaya masukan dan data lebih banyak dari kalangan akademik maupun unsur-unsur lainnya yang terkait dengan bidang olahraga. Hal ini demi tercapainya penyempurnaan Rancangan Undang-Undang (RUU) Sistem Keolahragaan Nasional (UU-SKN) yang lebih komprehensif.

Kenapa harus di uji publik, Dede Yusuf dalam pertemuan Tim Kunjungan Kerja itu, Sabtu 11 Desember 2021 di Ruang Senat UNRI Gedung Rektorat Kampus Bina Widya, menyebutkan “Pertama, Ketika kita dalam pandemi dua tahun ini kita mendapat data indonesia adalah negara yang masyarakatnya kurang gerak, sehingga angka pengorbitnya tinggi yang menyebabkan angka kritis penyakit pengorbit seperti darah tinggi, struk, diabetes, dan lain-lain”.

“Pada saat pandemilah tiba-tiba semua orang indonesia rajin berolahraga dan berbondong-bondong membeli sepeda serta lari pagi. Kedua, kita juga sadar bahwa prestasi olahraga Indonesia mestinya meningkat ternyata seperti diharapkan yang cenderung turun. Ketiga, kita paham begitu besarnya alokasi anggaran yang diberikan pemerintah daerah untuk kegiatan multi ivent yang kemudian setelah selesai multi ivent kegiatan olahraga lainnya praktis tidak ada, sehingga beberapa cabang olahraga tidak bisa menghasilkan atlet-atlet yang baik karena kurangnya jadwal pertandingan yang hanya difokuskan pada ivent-ivent tertentu saja,” ujarnya.

“Ada isu yang lebih menarik lagi, antara lain kesejahteraan atlet, jaminan sosial atlet, tenaga pengajar atlet, dan mantan atlet mulai dari pengabdian sampai purna pengabdian. Dalam draf RUU SKN kita sudah pastikan bahwa terkait dengan jaminan kesejahteraan itu mulai dari sejak sebelum dan purna pengabdian itu sudah kita masukan nanti dalam rancangan undang-undang ini,” ujar Dede Yusuf menyampaikan.

Ia berharap, dengan adanya Uji Publik RUU SKN ini dapat menjangkau kebutuhan para atlet di masa depan. “Kita berharap RUU SKN ini bisa menjangkau masa depan kita melampaui beyond hari ini dan menjangkau masa depan. Kelihatannya akan bisa karena banyak masukan yang sudah ditampung oleh Komisi X dari akademisi, praktisi olahraga dan nanti tinggal kita rumuskan menjadi bunyi-bunyi dalam pasal-pasal, ucapnya.

Dalam hal ini, Rektor UNRI Prof Dr Ir Aras Mulyadi DEA, mengatakan dari pertemuan yang melibatkan masing-masing perwakilan unsur penting dalam bidang olahraga, diharapkan mampu berkolaborasi dan memberi masukan sebagai catatan penting dalam menyikapi isu krusial demi kemajuan olahraga nasional.

Pemikiran yang dihimpun disini, kita harap telah mewakili seluruh komunitas yang ada di Riau, dengan demikian bisa menjadi catatan penting dalam menyepakati RUU ini. “Oleh karenanya sangat penting kita dapat memberikan masukan dan berkolaborasi untuk kemajuan olahraga di Indonesia,” ujarnya. (rls)

Berita terkini

Kalahkan Osasuna, Madrid Kembali ke Puncak Klasemen

Minggu, 12 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Marc Marquez Enggan Jemawa

Minggu, 12 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Callejon: Higuain penting, tapi Napoli sudah move on

Jumat, 10 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Ini Alasan Mourinho Tak Mainkan Mkhitaryan di Awal Musim

Senin, 06 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Presiden Joko Widodo Resmi Buka Piala Presiden 2017

Sabtu, 04 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Kamerun Tantang Mesir di Final Piala Afrika 2017

Jumat, 03 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Federer Terhebat Sejagat dan Angka-Angka Menariknya

Senin, 30 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

Tanpa Winglet, Ducati Masih Miliki Kekurangan

Minggu, 29 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

Sturridge Ogah Hijrah ke Tiongkok

Jumat, 27 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+

Advertorial