Minggu, 26 September 2021 - 21:30:40 WIB

Legitimasi Musda HIPMI Riau Diragukan

RIAUPUNYA.COM -- Tim Caretaker yang dibentuk dan diberi wewenang oleh BPP HIPMI untuk menyelenggarakan MUSDALUB BPD HIPMI Riau, yang diketuai Ketua Bidang X BPP HIPMI Harmen Saputra, berhasil mengumpulkan 450 juta dari bakal calon ketua umum BPD Hipmi Riau.

Pria yang saat ini menjadi orang nomor satu di BPD HIPMI Riau, mengatakan bahwa uang yang digunakan untuk pelaksanaan MUSDALUB hanya sebesar Rp150 juta. Yaitu dari uang pengambilan formulir yang dihargai Rp50 juta untuk 1 bakal calon yang mengambil formulir pendaftaran. Jika saat diverifikasi oleh SC ternyata tidak lengkap atau tidak memenuhi persyaratan, maka uang tersebut akan hangus. Berbeda dengan yang disebutkan dalam Peraturan Organisasi (PO) HIPMI No. 03/PO/HIPMI/II/2021 Pasal 17 ayat f.

Sementara bagi yang lengkap dan memenuhi persyaratan harus membayar lagi sebesar Rp150 juta, karena hanya dua nama yang ditetapkan sebagai caketum oleh SC, maka total uang yang diterima panitia dari caketum yang ditetapkan SC adalah Rp300 juta. Dan itu disetor ke BPP HIPMI. Begitu penjelasan yang diterima balontum dari perpanjangan tangan BPP HIPMI di Provinsi Riau.

Dari uang yang berhasil dikumpulkan tersebut harusnya sudah bisa melaksanakan MUSDALUB dengan baik. Begitu pernyataan salah satu pengurus BPD HIPMI Riau 2017-2021.

Ketika dimulainya pelaksanaan persidangan MUSDALUB HIPMI Riau pada hari Kamis, 25 September 2021 di Hotel Premiere Pekanbaru, diwarnai keributan dan kejanggalan-kejanggalan yang membuat persidangan tersebut deadlock, dibubarkan oleh Kapolsek setempat. Sidang dilanjutkan hari ini di tempat yang berbeda.

Kejadian kemarin itu membuat ragu kader HIPMI Riau bahwa MUSDALUB ini bisa menghasilkan produk yang kuat legitimasinya. Sehingga bisa semakin panjang perjalanan HIPMI Riau untuk menghasilkan kepengurusan yang legitimate dan definitif.

Kader-kader HIPMI Riau akan dirugikan dari permasalahan ini. Apalagi para caketum yang telah menjalani proses MUSDALUB BPD HIPMI Riau.

"Banyak kader HIPMI Riau mendesak pelaksanaan MUSDALUB sesuai aturan yang berlaku di HIPMI. Bukan berdasarkan suka atau tidak suka. Bukan berdasarkan arahan dan keberpihakan. Ini adalah jalan keluar yang tepat bagi organisasi HIPMI yang kita cintai ini."

"HIPMI ini persahabatan, persaudaraan. Jangan ada yang tersakiti. Ikuti saja aturan yang berlaku di HIPMI, pasti semua bisa terima." Bukhori mengakhiri pernyataannya. (rls/bus)

Berita terkini

Pencegahan Karlahut Dilakukan Sedini Mungkin

Jumat, 03 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Kepala BNPB sebut Ancaman Karlahut 2017 Jauh Lebih Besar

Jumat, 03 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

CCTV Pemantau Lahan Masuk Pergub Rencana Aksi

Jumat, 03 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Gubri Pimpin Apel Siaga Darurat Bencana Asap

Jumat, 03 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Plt Sekda Bengkalis Minta Kabel Serat Otik Segera Dipasang

Kamis, 02 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Kepala BLH Inhil Rutin Pantau Kebersihan Kota

Kamis, 02 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Kepala Rutan Dumai Silaturrahmi ke Disnakertrans Dumai

Kamis, 02 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Istana Tegaskan tak Pernah ada Perintah Untuk Sadap SBY

Kamis, 02 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Desember 2016, Ekspor Riau Naik 9,21 persen

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

2021, Meranti Targetkan Swasembada Beras

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Minggu Ke Empat, Kasus DBD Naik 39 Kasus

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Januari 2017, Riau Inflasi 1,46 Persen

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Maret, Jalan Tol Pekanbaru Mulai Digesa

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

BPJS Kesehatan Pekanbaru Luncurkan Fitur Mobile Skrining

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Potensi Pemasukan PAD, Rohil Serius Kembangkan Pulau Jemur

Selasa, 31 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+