Sabtu, 31 Juli 2021 - 13:50:55 WIB

By : Ermina Sari

Pentingnya Etno-Vlog Sebagai Media Pembelajaran di Era Millenial

REVOLUSI Industri 4.0 membawa respon yang sangat besar di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Revolusi ini secara fundamental telah mengubah pola pikir, kehidupan, dan hubungan masyarakat. Cara kita hidup dan berkomunikasi tidak lepas dari peran teknologi.

Perkembangan teknologi digital di era Industri 4.0 saat ini telah menciptakan revolusi dan mempengaruhi banyak aspek kehidupan manusia, termasuk pendidikan. Saat ini pendidikan mulai berbenah diri untuk meningkatkan kualitas melalui Revolusi Industri 4.0.

Munculnya pandemi Covid 19 dalam beberapa waktu terakhir memaksa pemerintah menerapkan kebijakan untuk menutup sekolah dan universitas untuk membatasi penyebaran virus corona. Hal ini memaksa dunia pendidikan mentranformasikan proses pembelajaran dari konvensional menjadi daring/online.

Teknologi berperan dalam mempercepat proses pembelajaran secara online dan memungkinkan peserta didik memperoleh pengetahuan yang sesuai dengan kurikulum pemerintah. Sistem pembelajaran dilakukan melalui komputer (PC/laptop) atau ponsel Android yang terhubung dengan internet.

Namun, pembelajaran online tidak efektif tanpa dukungan media pembelajaran. Keberadaan media pembelajaran sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran merupakan fakta yang tak terbantahkan.

Oleh karena itu, diperlukan media yang dapat mempermudah proses belajar peserta didik dan memudahkan pendidik dalam memberikan materi pembelajaran. Selain itu, media ini juga harus memotivasi peserta didik untuk terus belajar tanpa merasa bosan saat belajar online.

Media pembelajaran memegang peranan penting dalam membuat kegiatan pembelajaran menjadi lebih efektif dan efisien. Salah satu sarana yang efektif digunakan dalam pembelajaran online adalah video blog atau Vlog, dimana pendidik menyajikan materi pembelajaran melalui video.

Vlog merupakan bentuk media infomasi berupa video yang dikemas secara sederhana yang dioperasikan melalui blog dan youtube. Pembelajaran Vlog menarik karena Vlog disukai oleh anak-anak dan orang dewasa. Orang-orang menjadi Vlogger (sebagai pembuat Vlog) dan muncul dengan berbagai konten, mulai dari komedi, perjalanan, tutorial, gaya, kiat, saran, hingga konten non-edukasi. Etno-vlog adalah vlog yang berbasis etnosains.

Menurut Prof Sudarmin (pakar etnosains dari UNNES) pendekatan ilmiah yang disarankan dalam pendidikan di Indonesia saat ini adalah Etnosains, yaitu pengetahuan asli dalam bentuk bahasa, adat istiadat, budaya, moral, dan juga teknologi yang diciptakan oleh masyarakat atau orang tertentu yang mengandung pengetahuan ilmiah.

Etnosains adalah kegiatan yang bertujuan untuk mentransformasikan sains asli (pengetahuan yang berkembang di masyarakat) menjadi sains ilmiah. Sains asli berkaitan dengan pengetahuan ilmiah yang diperoleh melalui budaya lisan yang telah ada sejak lama. Dalam hal ini, nilai-nilai yang diyakini masyarakat merupakan bagian dari pemahaman sains asli, yang dapat direkonstruksi dalam sains ilmiah.

Etnosains dapat diintegrasikan ke dalam pembelajaran dengan berbagai topik pembelajaran. Selain melindungi budaya lokal, mempelajari ilmu-ilmu kesukuan diyakini dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan karakter peserta didik.

Dari pemaparan ini, pengembangan media pembelajaran berupa etno-vlog (vlog yang berbasis etnosains) dirasa berguna untuk mengatasi krisis karakter generasi millenial yang mulai terkikis oleh perkembangan zaman.

Melalui etno-vlog ini budaya, adat istiadat, dan kearifan lokal yang menjadi ciri bangsa yang nyaris tenggelam dapat diterapkan dalam pembelajaran, sehingga peserta didik dapat melihat budayanya sendiri dan dapat menyerap pelajaran yang bersifat abstrak dengan menyediakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan melibatkan peserta didik secara kompleks sesuai dunia nyata (kontekstual).

Selain itu melalui etno-vlog dapat dijadikan sebagai alternatif memperkaya media pembelajaran secara online dan sebagai satu langkah mewujudkan pembentukan karakter nasionalisme melalui penguatan nilai kearifan lokal daerah dengan implementasi etnosains.***

Penulis adalah Dosen Unilak, dan Mahasiswa S3 Pendidikan IPA UNP

Berita terkini

Jalin Kerjasama Dengan IDI Riau, Sejarah Bagi FH Unilak

Rabu, 03 Maret 2021 - 17:45:58 WIB

Unilak dan Pemkab Inhil Sepakat Jalin Kerjasama

Minggu, 14 Februari 2021 - 12:05:35 WIB

DPM, Presiden dan Wapres BEM Unilak Resmi Dilantik

Kamis, 11 Februari 2021 - 16:50:11 WIB

Unilak Jalin Kerjasama dengan PT Rokan Horizon Nusantara

Minggu, 17 Januari 2021 - 15:30:42 WIB
Dituangkan dalam MoU

Unilak - PDGI Riau Sepakat Jalin Kerjasama

Selasa, 12 Januari 2021 - 09:40:48 WIB

UIR akan Terima Pemenang MTQ-VP Tanpa Test

Selasa, 05 Januari 2021 - 10:20:51 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+

Advertorial

Tiga Dekade :  Satu + Satu = Sembilan 

Tiga Dekade : Satu + Satu = Sembilan 

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:00:08 WIB