Jumat, 12 Maret 2021 - 11:55:34 WIB

Bersama Pertamina, Unpad Berencana Bangun Rumah Sakit Jantung

Riaupunya.com -- Terkait pengembangan kapasitas Klinik Kesehatan di Universitas Padjajaran (Unpad) menjalin kerja sama dengan PT. Pertamina Bina Medika atau Pertamedika IHC, kerjasama ini sekaligus membicarakan rencana kolaborasi dalam pendirian rumah sakit umum khusus jantung di kampus Unpad.

Kerjasama diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman secara virtual oleh Rektor Unpad Prof. Rina Indiastuti dengan Direktur Utama Pertamedika IHC Fathema Djan Rachmat, Jumat 12 Maret 2021. Dari pihak Unpad, acara digelar di ruang Executive Lounge Unpad, Jalan Dipati Ukur No. 35, Bandung.

Rektor menjelaskan, sebagai PTN Badan Hukum, Unpad punya tugas tidak hanya mencerdaskan bangsa, tetapi ikut berkontribusi dalam melayani masyarakat. Salah satunya penyediaan layanan kesehatan.

Saat ini, Unpad memiliki dua fasilitas kesehatan, antara lain Klinik Kesehatan serta Rumah Sakit Gigi dan Mulut. Dua fasilitas ini tidak sekadar media pendidikan bagi sivitas akademika, tetapi juga memberikan layanan kesehatan masyarakat.

“Dengan demikian kami memandang perlu karena dua fasilitas tersebut sama-sama berlokasi di Kota Bandung, kami juga punya FK dan FKG yang unggul, SDM-nya bagus dan terlatih, rasanya sangat layak untuk mengembangkannya melalui kolaborasi dengan Pertamedika IHC,” papar rektor melalui siaran pers Unpad.

Selain pengembangan dua fasilitas kesehatan tersebut, Rektor juga memandang perlunya penguatan pelayanan kesehatan secara lebih luas. Berbekal potensi yang dimiliki, Unpad mengajak Pertamedika IHC untuk berkolaborasi mendirikan rumah sakit khusus jantung (cardiac center).

“Melalui kolaborasi kami memiliki motivasi menjadi layanan kesehatan di RSGM maupun Klinik Kesehatan menjadi layanan yang excellence didukung oleh SDM yang baik dan operasional sistem yang baik,” kata rektor.

Inisiasi pendirian RS khusus jantung diapresiasi baik oleh Fathema. Menurutnya, Indonesia perlu memperbanyak layanan rumah sakit khusus penderita jantung.

Ini disebabkan, angka kesakitan jantung di Indonesia masih tinggi. Tentunya, dengan semakin banyak layanan kesehatan jantung diharapkan dapat menekan angka kesakitan jantung di Indonesia.

Di sisi lain, RS jantung saat ini masih berpusat di Jakarta. Karena itu, RS jantung yang akan didirikan di Unpad menjadi rumah sakit jantung pertama di Kota Bandung. Hal ini akan mempermudah masyarakat untuk mendapatkan akses pelayanan jantung yang prima.

“Belum ada RS khusus jantung di Kota Bandung, sehingga ini menjadi kebutuhan masyarakat yang perlu direspons oleh Unpad,” tuturnya.(dan)

Berita terkini

Pencegahan Karlahut Dilakukan Sedini Mungkin

Jumat, 03 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Kepala BNPB sebut Ancaman Karlahut 2017 Jauh Lebih Besar

Jumat, 03 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

CCTV Pemantau Lahan Masuk Pergub Rencana Aksi

Jumat, 03 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Gubri Pimpin Apel Siaga Darurat Bencana Asap

Jumat, 03 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Plt Sekda Bengkalis Minta Kabel Serat Otik Segera Dipasang

Kamis, 02 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Kepala BLH Inhil Rutin Pantau Kebersihan Kota

Kamis, 02 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Kepala Rutan Dumai Silaturrahmi ke Disnakertrans Dumai

Kamis, 02 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Istana Tegaskan tak Pernah ada Perintah Untuk Sadap SBY

Kamis, 02 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Desember 2016, Ekspor Riau Naik 9,21 persen

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

2021, Meranti Targetkan Swasembada Beras

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Minggu Ke Empat, Kasus DBD Naik 39 Kasus

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Januari 2017, Riau Inflasi 1,46 Persen

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Maret, Jalan Tol Pekanbaru Mulai Digesa

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

BPJS Kesehatan Pekanbaru Luncurkan Fitur Mobile Skrining

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Potensi Pemasukan PAD, Rohil Serius Kembangkan Pulau Jemur

Selasa, 31 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+