Minggu, 24 Januari 2021 - 01:50:10 WIB

Tik Tok Dilarang di Italia Karena Telan Korban Jiwa

RIAUPUNYA--Italia memblokir sementara aplikasi media sosial TikTok untuk pengguna dengan usia tertentu setelah terjadi kematian.

Sebagaimana dilansir Guardian, seorang gadis berusia 10 tahun meninggal setelah mengikuti sebuah tantangan yang disebut 'blackout challenge' pada TikTok.

Gadis tersebut meninggal di Rumah Sakit Palermo setelah ditemukan oleh saudara perempuannya yang berusia 5 tahun pada Rabu (20/1) lalu. Ia ditemukan di kamar mandi dengan ponselnya.


Kepada koran La Republica, orang tua gadis itu tidak mengetahui apa-apa. Ia mengetahui anaknya yang lebih tua meninggal setelah mengikuti 'blackout challenge' dari anak yang berusia 5 tahun.

"Kami tidak tahu dia ikut mengikuti gim ini. Kami tahu bahwa (putri kami) memainkan TikTok untuk menari, menonton video. Bagaimana saya bisa membayangkan kekejaman ini?," kata ayah gadis itu.

Saat ini ponsel milik gadis tersebut telah disita polisi. Sementara, jaksa membuka penyelidikan atas kasus kematian seorang gadis yang disebabkan tantangan pada TikTok.


Penyelidikan dilakukan setelah Italia mengumumkan secara resmi pemblokiran TikTok sementara pada pengguna tertentu. Pengguna harus berusia 13 tahun untuk menggunakan TikTok.

Otoritas Perlindungan Data Italia mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka akan memblokir TikTok dengan segera hingga 15 Februari. Di mana sosial media asal China itu harus memenuhi aturan.

Sementara, pada Jumat (22/1) kemarin TikTok menyatakan tidak bisa mengidentifikasi konten yang membuat gadis tersebut mengikuti tantangan. Namun, mereka akan membantu penyelidikan oleh pihak berwenang atas kasus dugaan 'hasutan untuk bunuh diri'.

"Keamanan komunitas TikTok adalah prioritas mutlak kami, untuk kejadian ini kami tidak mengizinkan konten apa pun yang mendorong, mempromosikan, atau menglorifikasi perilaku yang bisa berbahaya," kata juru bicara TikTok.


Selain itu, pakar medis telah mengingatkan tentang bahaya yang diikuti beberapa anak muda. Tantangan itu biasa disebut 'scarfing' atau 'choking game' yang membatasi aliran oksigen ke otak.

Kematian gadis ini memicu respons. Presiden Parlemen Komisi Perlindungan Anak, Licia Ronzulli, menyerukan regulasi jejaring media sosial yang lebih baik agar tidak segalanya diperbolehkan.

Berita terkini

Babinsa Semprotkan  Cairan Disinfektan ke Masjid Nur Hidayah

Selasa, 08 Desember 2020 - 07:25:40 WIB

IHSG Diproyeksi Menguat Berkat Kedatangan Vaksin Corona

Selasa, 08 Desember 2020 - 06:46:38 WIB

BI Nyatakan Ekonomi Dunia Mulai Lepas dari Tekanan Corona

Selasa, 08 Desember 2020 - 06:45:17 WIB

Babinsa Kelurahan Kotabaru Gelar Disiplin Prokes di Panger 

Senin, 07 Desember 2020 - 10:12:54 WIB

Babinsa dan Patroli Pengecekan Protokol Kesehatan 

Senin, 30 November 2020 - 10:56:31 WIB

Cegah DBD, Babinsa Sukaramai Gelar Gotong Royong Massal 

Minggu, 29 November 2020 - 12:47:21 WIB

Jaringan 4G di Indonesia Disebut Belum Sampai 90 Persen 

Jumat, 27 November 2020 - 10:18:43 WIB

Komsos, Babinsa Kelurahan Sukaramai Minta Warga Waspadai DBD

Jumat, 27 November 2020 - 10:15:10 WIB

70 Daerah Ajukan Utang Rp 56,75 T ke Sri Mulyani 

Jumat, 27 November 2020 - 07:46:10 WIB

Ini 5 Fatwa MUI Hasil Munas X, Termasuk Soal Vaksin 

Jumat, 27 November 2020 - 07:44:07 WIB

Ma'aruf Amin Jabat Ketua Wantim MUI 

Jumat, 27 November 2020 - 07:42:26 WIB

Daftar Lengkap Pengurus MUI Periode 2020-2025

Jumat, 27 November 2020 - 07:39:08 WIB

Enam Tim Sudah Rebut Tiket 16 Besar Liga Champions 

Kamis, 26 November 2020 - 07:08:37 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+