Selasa, 12 Januari 2021 - 08:21:55 WIB

DPR Minta Kemenkes Transparan Soal Efek Samping Vaksin Covid

RIAUPUNYA--Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay meminta Kementerian Kesehatan menyosialisasikan program vaksinasi virus corona (Covid-19) dengan sungguh-sungguh. Mengenai jenis vaksin, rentang waktu vaksinasi, hingga efek samping.

Pernyataan ini disampaikan Saleh merespons langkah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang telah resmi mengeluarkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) vaksin Covid-19 asal perusahaan China, Sinovac pada hari ini, Senin (11/1).

"Kemenkes tetap lakukan sosialisasi sungguh-sungguh tentang program vaksinasi, mulai jenis-jenis vaksin, metode pelaksanaan seperti apa, kapan saja penyuntikan, termasuk EUA itu harus dilaporkan kepada masyarakat dan dampak yang akan mengiringi dari vaksinasi dalam bentuk KIPI," kata Saleh, Senin (11/1).

Ia berharap BPOM juta tetap memberikan penjelasan rinci terhadap vaksin Covid-19 merek lainnya di hari mendatang. Tidak hanya Kemenkes yang perlu memberikan banyak informasi kepada publik.

"Ini kan masih Sinovac, yang dibutuhkan banyak, perusahaan yang akan kerja sama banyak, BPOM harus melakukan pembuktian serius yang independen," tutur Ketua DPP PAN itu.

Terpisah, anggota Komisi IX DPR RI Muchamad Nabil Haroen menyatakan langkah BPOM mengeluarkan EUA vaksin Covid-19 buatan Sinovac penting untuk proses vaksinasi di Indonesia.


Ia mengapresiasi langkah itu setelah karena sejalan dengan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menyatakan vaksin Covid-19 buatan Sinovac halal.

Nabil berharap proses vaksinasi di Indonesia dapat segera dilakukan. Ia mengingatkan bahwa Indonesia sudah tertinggal dari sejumlah negara dalam pelaksanaan program vaksinasi Covid-19.

"Vaksinasi memang seharusnya secepat yang kita bisa. Beberapa negara lain sudah berlomba untuk mempercepat proses dengan cara masing-masing, sesuai prosedur kesehatan dan keamanan. Di Indonesia, sudah seharusnya vaksinasi disegerakan, apalagi sudah ada fatwa halal MUI dan EUA dari BPOM," tuturnya.

Berita terkini

Babinsa Kelurahan Kota Tinggi Monitoring Pendataan BST

Rabu, 18 November 2020 - 11:59:37 WIB

Babinsa Kota Tinggi  Komsos dan Cek Prokes di Hotel Jatra 

Kamis, 12 November 2020 - 10:59:58 WIB

Serda Edy Priyanto Bagikan Masker ke Operator  Alat Berat 

Rabu, 11 November 2020 - 10:31:09 WIB

Babinsa Gelar Imbauan Perilaku Hidup Baru di Pasar Agussalim

Senin, 09 November 2020 - 12:53:44 WIB

Harga Minyak Dunia Jatuh ke Bawah US$40 per Barel 

Senin, 09 November 2020 - 07:01:33 WIB

Serda Surya Ramadhani Serahkan Sembako ke Warga Tak Mampu

Minggu, 08 November 2020 - 11:58:09 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+