Selasa, 12 Januari 2021 - 08:19:56 WIB

KNKT Jelaskan Metode Pencarian Black Box Sriwijaya Air SJ182

RIAUPUNYA-- Kepala Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono menjelaskan metode tim gabungan untuk segera menemukan black box atau kotak hitam pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh pada Sabtu (9/1/2021) lalu.

Soerjanto membeberkan selain menggunakan pinger finder atau alat pencari, KNKT juga menggunakan metode triangle dengan mempersempit area pencarian di sekitar lokasi jatuhnya pesawat di Kepulauan Seribu, Jakarta.

Menurut dia, metode triangle diterapkan sejak Minggu (10/1) malam sekitar pukul 20.00 WIB saat proses pencarian diberhentikan sementara sore sebelumnya lantaran hujan deras.

"Tadi malam sekitar jam 20.00 WIB, turun dengan perahu karet tapi tidak dengan penyelam, untuk membikin triangle untuk mempersempit area keberadaan dua black box tersebut," kata Soerjanto dalam jumpa pers di Posko Crisis Center Bandara Soekarno-Hatta, Senin (11/1).

"Tadi malam bisa diselesaikan triangle tersebut. Mudah-mudahan hari ini kita bisa temukan kedua black box tersebut," kata dia lagi.

Menurut Soerjanto black box adalah bagian vital dari sebuah pesawat, selain juga dapat berguna mengungkap penyebab jatuhnya Sriwijaya Air SJ 182. Alat ini merekam jejak penerbangan atau flight recorder yang fungsinya mirip kartu memori atau hard disk.

Black box dapat mencatat semua data penerbangan yang relevan, selain juga percakapan di kokpit pesawat. Benda ini mampu merekam suara perangkat pesawat, lalu lintas radio, diskusi antara awak kabin, hingga pengumuman kepada penumpang.

"Black box ini vital data-data yang ada, kedua black box ini. KNKT dan Basarnas pencarian black box," kata dia.

Proses pencarian black box kata dia rencananya bakal kembali dilanjutkan Selasa (12/1) besok oleh tim gabungan KNKT, Basarnas, dan TNI dengan menurunkan kapal Daruna Jaya ke lokasi pencarian.


Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto sebelumnya mengonfirmasi bahwa tim gabungan telah menemukan sinyal black box pesawat SJ 182. Dia menyebut sinyal black box tertangkap pada kedalaman 23 meter di bawah permukaan laut.

"TNI polri terus berupaya untuk mendapatkan black box yang posisinya juga diduga kuat adalah posisi black box yang kita cari. Terbukti dua sinyal yang dikeluarkan oleh black box bisa dipantau dan kita beri marking," kata Hadi di Jakarta, Minggu (10/1).

Berita terkini

November 2018, Nilai Ekspor Riau Naik 2,01 Persen

Kamis, 03 Januari 2019 - 00:00:00 WIB

Desember 2018, Riau Alami Inflasi 0,23 Persen

Rabu, 02 Januari 2019 - 00:00:00 WIB

PDPM Indragiri Hilir Kutuk Kekerasan Terhadap Uyhgur

Kamis, 20 Desember 2018 - 00:00:00 WIB

Wakil Rektor I Kunjungi Karyawan Unilak yang Dikarunia Anak

Selasa, 18 Desember 2018 - 00:00:00 WIB

Oesman Sapta Dorong Pembangunan PLTN di Kalbar

Kamis, 13 Desember 2018 - 00:00:00 WIB

Perempuan Pemegang Kunci Penguatan Ketahanan Keluarga

Kamis, 06 Desember 2018 - 00:00:00 WIB

CPNS Lulus SKD, Hari Ini Wajibkan Daftar Ulang

Senin, 03 Desember 2018 - 00:00:00 WIB

November 2018, Riau Inflasi 0,49 Persen

Senin, 03 Desember 2018 - 00:00:00 WIB

PWI Riau Gelar UKW Angkatan XI, Untuk 6 Kelas

Rabu, 14 November 2018 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+