Selasa, 08 September 2020 - 23:39:27 WIB

Cawabup Bengkalis Bagus Santoso Silaturahmi Dengan Brigjen Kennedy Kepala BNN Riau

Bagus Santoso menyerahkan buka karya tulisnya langsung diterima Brigjen Kennedi dan jajaran BNN foto bersama rombongan Selasa (08/09/2020).

Riaupunya.com- Terhitung dua bulan menjabat sebagai Kepala BNN Provinsi Riau, Brigjen Pol Kennedy mendapatkan kunjungan dari tokoh masyarakat Bengkalis, Bagus Santoso. Silaturahmi yang berlangsung akrab tersebut berlangsung di ruang kerja Kepala BNN Riau Jalan Pepaya, Selasa (8/9/2020).

Dalam silaturahmi tersebut, Kennedy dan Bagus Santoso berdiskusi tentang penanggulangan penyalahgunaan narkoba di Riau khususnya di Bengkalis.

"Bengkalis termasuk zona merah dalam kasus narkoba di Riau," ungkap Kennedy.

Dilanjutkan Kennedy, Bengkalis masuk zona merah karena geografinya berada di perairan dan perbatasan negara tetangga.

"Untuk kita ketahui, 85 persen jalur yang dipakai untuk memasukkan barang haram ke Indonesia itu adalah jalur perairan. Sisanya lewat jalur darat dan udara. Sehingga ini yang mungkin menyebabkan Bengkalis masuk zona merah," tegasnya.

Kennedy juga menyebutkan bahwa daerah Rupat bagian utara sebagai daerah rawan peredaran narkoba.

Menanggapi kondisi tersebut, Bagus Santoso meminta masukan dan solusi dari Ketua BNN Provinsi Riau untuk menanggulangi penyalahgunaan narkoba ini.

"Saya selalu mendapat aduan dari warga Bengkalis terkait narkoba ini. Makanya saya bersama Tim KBS memprioritaskan silaturahmi dengan BNN untuk berdiskusi bagaimana agar kasus narkoba bisa ditanggulangi di Bengkalis," tanya Bagus yang pada Pilkada Bengkalis 2020 ini berpasangan dengan calon bupati Kasmarni.

Menjawab pertanyaan dari Bagus, Kennedy menyampaikan ada tiga langkah yang dilakukan BNN yaitu pemberantasan,pencegahan dan rehabilitasi. Maka Kennedy menyarankan agar pemerintah dan masyarakat Bengkalis mendirikan panti sosial rehabilitasi.

"Ada beberapa cara dalam menangani penyalahgunaan narkoba ini. Salah satuny adalah rehabilitasi," kata Kennedy.

Tahap rehabilitasi ini, kata Kennedy, bisa melalui panti sosial. "Jangan khawatir kalau mau direhabilitasi di panti sosial. Dia tidak akan dipidana, haknya sebagai masyarakat bisa terjamin dan identitasnya bisa ditutupi," kata Kennedy.

Sementara itu, Bagus Santoso menyatakan komitmennya untuk menyelamatkan generasi muda Bengkalis dari penyalahgunaan narkoba.

"Dan salah satu upaya kita adalah dengan cara mendorong terbentuknya BNN Kabupaten Bengkalis," janji Bagus Santoso.

Diakhir pertemuan Bagus Santoso seperti kebiasaan dalam bersilaturahmi menyerahkan dua buku karya tulis terbarunya dengan judul Mahar Politik dan Kontestasi, dan Dinamika Politik Riau.Rd

Berita terkini

Pencegahan Karlahut Dilakukan Sedini Mungkin

Jumat, 03 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Kepala BNPB sebut Ancaman Karlahut 2017 Jauh Lebih Besar

Jumat, 03 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

CCTV Pemantau Lahan Masuk Pergub Rencana Aksi

Jumat, 03 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Gubri Pimpin Apel Siaga Darurat Bencana Asap

Jumat, 03 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Plt Sekda Bengkalis Minta Kabel Serat Otik Segera Dipasang

Kamis, 02 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Kepala BLH Inhil Rutin Pantau Kebersihan Kota

Kamis, 02 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Kepala Rutan Dumai Silaturrahmi ke Disnakertrans Dumai

Kamis, 02 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Istana Tegaskan tak Pernah ada Perintah Untuk Sadap SBY

Kamis, 02 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Desember 2016, Ekspor Riau Naik 9,21 persen

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

2021, Meranti Targetkan Swasembada Beras

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Minggu Ke Empat, Kasus DBD Naik 39 Kasus

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Januari 2017, Riau Inflasi 1,46 Persen

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Maret, Jalan Tol Pekanbaru Mulai Digesa

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

BPJS Kesehatan Pekanbaru Luncurkan Fitur Mobile Skrining

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Potensi Pemasukan PAD, Rohil Serius Kembangkan Pulau Jemur

Selasa, 31 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+