Minggu, 28 Juni 2020 - 05:46:44 WIB

Secara Virtual

Cak Nanto Lantik Pemuda Muhammadiyah Riau Periode 2018-2022

Riaupunya.com -- Ditengah pandemi Covid-19 Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Sunanto melantik kepengurusan Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Riau Periode 2018-2022 secara virtual melalui Zoom Cloud Meeting, Sabtu 27 Juni 2020.

Cak Nanto -- begitu panggilan akrabnya -- melantik secara resmi Firdaus, Ketua terpilih pada Musyawarah Wilayah Pemuda Muhammadiyah Provinsi Riau XVI di yang diselenggarakan di Kabupaten Siak akhir tahun lalu.

Ikut juga dialntik sebanyak 90 orang pengurus yang sebagian besar hadir melalui aplikasi Zoom Cloud Meeting namun pengurus Inti tetap hadir di Aula Gedung Dakwah Muhammadiyah Provinsi Riau Jl. K.H. Ahmad Dahlan No. 88 Pekanbaru dengan penerapan Protokol Kesehatan secara ketat.

"Pelantikan ini kita terapkan stadar Protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh WHO," tutur Andi Saputra, selalu Ketua panitia Pelaksana.

Acara berlangsung dari pagi sampai malam dengan agenda pelantikan dilanjutkan dengan upgrading dan rapat program kerja. Sehingga pasca pelantikan pimpinan dan anggota Pemuda Muhammadiyah Riau langsung tancap gas untuk menjalan kan program kerja kedepannya.

"Acara in kita maksimalkan untuk pelatikan, upgrading dan rapat program kerja agar bisa tancap gas pasca pelantikan" tambah Andi Saputra

Dalam sambutan virtualnya, Cak Nanto memberikan arahan kepada segenap pimpinan dan anggota Pemuda Muhammadiyah Riau agar senantiasa bergerak dalam koridor dakwah Muhammadiyah, dan memanfaatkan momentum covid-19 ini untuk meneguhkan nilai-nilai kemuhammadiyahan kepada masyarakat secara kaffah (totalitas) dengan semangat 'Amar Ma’ruf - Nahi Munkar’.

"Pergerakan Pemuda Muhammadiyah harus berada dalam koridor Dakwah Muhammadiyah dan memanfaatkan momentum covid-19 ini untuk meneguhkan nilai-nilai Kemuhammadiyahan secara Kaffah dalam semangat Amar Ma’ruf Nahi Munkar,"tutur Cak Nanto yang disaksikan melalui layar monitor.

"Pemuda Muhammadiyah agar selalu menjadi garda terdepan untuk menjadi penyebar Islam rahmatan lil Alamin dan gagasan dan ide-ide tentu sesuai dengan porsi kepemudaannya. Manfaatkan Pemuda Muhammadiyah sebagai wadah untuk mengaktualisasikan kemampuan diri untuk menyebarkan nilai-nilai yang baik yang sesuai dengan semagat perserikatan," sambung Cak Nanto.

Terakhir, Cak Nanto juga berpesan agar menjadikan rumah Muhammadiyah sebagai rumah persuadaraan, rumah perjuangan dan sebagai rumah pergerakaan “Al-Ma’un” dalam setiap langkah-langkah kehidupan sehari-hari.

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Riau Dr. H. Saidul Amin, MA dalam nasehatnya, memberikan contoh agar pemuda menempatkan diri sebagaimana sikap pemuda yang termaktub dalam Al-Qur'an.

"Ambilah contoh sikap pemuda sebagaimana yang dilakukan oleh Ashabul Kahfi yang.memilih mengasingkan diri. Nabi Yusuf yang memilih untuk berkoalisi dalam hal kebaikan. Nabi Musa dan Nabi Ibrahim dengan sikap melawan kemungkaran," ujar Dosen Fakultas Ushuluddin UIN Suska Riau ini.

Saidul juga berpesan kepada Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah agar meningkatkan kualifikasi sebagai kader penerus Dakwah Muhammadiyah masa depan sehingga yang menggerakan amal-amal usaha muhammadiyah ini digerakkan oleh kader yang benar-benar paham tentang kemuhammadiyahan dan selalu menjaga semangat dakwah Muhammadiyah.

"Adek-Adek Pimpinan Wilayah harus meningkatkan kualifikasi sehingga seluruh Amal Usaha Muhamadiyah dari tingkat SD hingga perguruanbtinggi ini bisa digerakan oleh Pemuda sebagai kader penerus Dakwah Muhammadiyah" tutur Dai Kondang Provinsi Riau ini.

Sementara Ketua Pemuda Muhamamdiyah Firdaus dalam pidato Iftitah-nya juga menekankan semangat kepemudaan dan Kemuhammadiyahan, berpartisipasi aktif dalam membangun Muhammadiyah dan Provinsi Riau kedepan. Selain itu Firdaus juga berharap kehadiran Pemuda Muhammadiyah menjadi lumbung untung melahirkan kader-kader perserikatan sebagai penerus gerakan Dakwah Muhammadiyah.

"Disini secara kolektif kita harus mampu mewujudkan Pemuda Muhammadiyah sebagai lumbung untuk melahirkan kader-kader perserikatan yang akan melanjutkan perjuangan dakwah Muhammadiyah kedepan" tutur Firdaus.

Untuk mewujudkan itu semua tambah Firdaus, Pemuda Muhammadiyah harus menjadi pemuda yang berilmu yakni mau terus belajar, pemuda beramal yakni mampu menempatkan diri pada posisi-posisi strategis baik dalam persyarikatan maupun di luar persyatikatan dan pemuda madiri.

"Kegiatan-kegiatan Pemuda Muhammadiyah harus bisa mandiri dengan cara swadaya anggota dan simpatisan sehingga kegiatan dakwah ini tidak lagi dengan pola-pola proposal atau tangan dibawah,"tutur Firdaus. (rls)

Berita terkini

35 Peserta Testing PWI Provinsi Riau Tidak Lulus

Rabu, 15 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

JK: Spanduk Bernada Provokatif Agar Dicopot

Selasa, 14 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Sekda Pekanbaru kaget Kecamatan Rumbai Tertinggi HIV/AIDS

Senin, 13 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Sanksi Sosial Wakil Rakyat yang Belum Tes Urin

Senin, 13 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

BPBD Riau Sebut Pemberian Bantuan Banjir Sudah Merata

Senin, 13 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Lima Biji-bijian ini Baik untuk Kesehatan Jantung

Minggu, 12 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Atasi Banjir, Pekanbaru Butuh Normalisasi Drainase

Minggu, 12 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

KH Hasyim Muzadi Kembali Dirawat di RS Lavalette Malang

Sabtu, 11 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

BNN Pastikan Permen Dot Tak Mengandung Narkoba

Jumat, 10 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Banyak Media tak Perhatikan Etika Pers

Kamis, 09 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+