Senin, 06 April 2020 - 17:05:24 WIB

Pertengah April, Lab Molekuler Covid-19 Provinsi Riau akan Beroperasi

Ilustrasi

Riaupunya.com -- Tim Laboratorium Pengujian Sampel Pasien Covid-19 Riau menargetkan pada pertengahan April mendatang, Provinsi Riau akan mengoperasikan Laboratorium Covid-19.

"Ini merupakan lab molekuler yang melayani pemeriksaan Real
Time Polymerase Chain Reaction (RT PCR) virus SARS CoV-2 sebagai gold standard diagnosis Covid-19," kata Ketua Laboratorium Pengujian Sampel Pasien Covid-19 Riau, dr Arfianti M Biomed PhD, Senin (6/4/2020).

Pengoperasian Lab yang dijadwalkan pada pertengahan April ini akan menjadikan RSUD Arifin Ahmad Provinsi Riau sebagai lab pemeriksa non surveillans, bukan sebagai lab untuk pendukung pemeriksaan rapid test.

Arfianti menyebutkan, tim pengujian sampel pasien Covid-19 ini terbentuk berdasarkan Surat Keputusan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (SK-Kemenkes-RI).

Pengujian sampel laboratorium ini dilakukan oleh tim dari unsur yang ada di Fakultas Kedokteran (FK) dan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Riau (Unri) yang ditunjuk berdasarkan SK
Gubernur Riau.

“Saat ini, beberapa proses persiapan laboratorium yang telah dilakukan adalah konsolidasi antar personal tim, perampungan pembuatan laboratorium yang sesuai standar BSL 2+, SOP (Standard Operating Procedure-red). Hingga hari ini persiapan sudah sampai ke perampungan ruangan Lab dan
menunggu datangnya kelengkapan alat-alat dan reagen yang sebisa mungkin sesuai dengan standar
WHO,” sebutnya.

Sejalan dengan itu tambah Arfianti, tim Lab Covid juga terus melakukan koordinasi dengan Lab Centre
Covid-19 lain yang sudah lebih dulu beroperasi seperti Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan
(BalitbangKes) dan FK Universitas Indonesia (UI). Diperkirakan lab ini akan mulai beroperasi sekitar minggu kedua atau minggu ketiga April 2020.

“Dengan adanya laboratorium ini, semoga dapat mempercepat pendeteksian terhadap pemeriksaan Covid-19 pada pasien tanpa harus mengirim sample ke Jakarta, yang membutuhkan waktu yang cukup lama. Sehingga dengan adanya pendeteksian dini ini, dapat mengantisipasi lajunya penyebaran Covid-19 di Provinsi Riau,” pungkas dosen FK Unri ini. (rls)

Berita terkini

Pencegahan Karlahut Dilakukan Sedini Mungkin

Jumat, 03 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Kepala BNPB sebut Ancaman Karlahut 2017 Jauh Lebih Besar

Jumat, 03 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

CCTV Pemantau Lahan Masuk Pergub Rencana Aksi

Jumat, 03 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Gubri Pimpin Apel Siaga Darurat Bencana Asap

Jumat, 03 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Plt Sekda Bengkalis Minta Kabel Serat Otik Segera Dipasang

Kamis, 02 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Kepala BLH Inhil Rutin Pantau Kebersihan Kota

Kamis, 02 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Kepala Rutan Dumai Silaturrahmi ke Disnakertrans Dumai

Kamis, 02 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Istana Tegaskan tak Pernah ada Perintah Untuk Sadap SBY

Kamis, 02 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Desember 2016, Ekspor Riau Naik 9,21 persen

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

2021, Meranti Targetkan Swasembada Beras

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Minggu Ke Empat, Kasus DBD Naik 39 Kasus

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Januari 2017, Riau Inflasi 1,46 Persen

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Maret, Jalan Tol Pekanbaru Mulai Digesa

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

BPJS Kesehatan Pekanbaru Luncurkan Fitur Mobile Skrining

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+