Sabtu, 23 November 2019 - 21:35:19 WIB

Muhammadiyah Harus Cerdas, Agar Bisa Ikut Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

Prof Din Syamsudin saat menyampaikan ceramah di puncak Milad Muhammadiyah ke-107 di Pekanbaru, Sabtu 23 Nopember 2019.

PEKANBARU - Penasehat PP Muhammadiyah Prof Dr H Din Syamsuddin MA mengatakan peringatan milad Muhammadiyah merupakan momentum penting bagi organisasi, pengurus, kader untuk menguatkan kembali peran Muhammadiyah bagi umat dan bangsa.

"Oleh sebab itu hendaknya dalam setiap peringatan milad harus ada capaian-capaian yang signifikan yang sudah dibuat," hal itu disampaikannya pada acara Tabligh Akbar dalam rangka Puncak Milad ke-107 Muhammadiyah yang dilaksanakan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Riau, Sabtu 23 Nopember 2019, di Masjid Al Fida' Muhammadiyah Pekanbaru.

"Saya itu, dulu waktu masih menjadi Ketua Umum PP Muhammadiyah, setiap kali ke daerah lebih suka meresmikan pembangunan fasilitas umat yang dibangun Muhammadiyah daripada disuruh ceramah. Kalau hanya ceramah di daerah banyak ulama dan ustad yang hebat dan mumpuni," kata mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah dua periode ini.

"Kalau bisa jangan hanya peletakan batu pertama yang kemudian tak dilanjut-lanjut. Tetapi peletakan batu terakhir, biar bisa dipakai masyarakat dan umat," sambung Din.

Pada tabligh akbar tersebut Din juga mengupas sekilas perjuangan Muhammadiyah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Menurutnya, bagi Muhammadiyah sebelum mencerdaskan kehidupan bangsa terlebih dahulu cerdaskan kehidupan Muhammadiyah.

"Karena logikanya memang begitu. Cerdaskan diri dulu, baru kita cerdaskan orang lain. Dan alhamdulillah, Muhammadiyah sudah melakukan itu sejak awal Indonesia berdiri lagi, sampai sekarang," ujar Din, seperti dalam rilis yang diterima redaksi.

Ini ditandai dengan berkembangnya kegiatan pendidikan yang dibangun Muhammadiyah mulai dari tingkat paling bawah sampai perguruan tinggi. Termasuk panti-panti asuhan, dimana anak-anak tak memiliki orang tua adalah tanggung jawab negara dan kita sebagai masyarakat Indonesia. Demikian pula dengan kesehatan. Fasilitas kesehatan seperti klinik dan rumah sakit Muhammadiyah sudah banyak berdiri.

"Namun kita tidak boleh merasa cepat puas. Perkembangan zaman menuntut Muhammadiyah untuk terus memancang kembali capaian-capaian pembaharuan sesuai zaman. Sesuai dengan slogan Muhammadiyah, yakni 'Islam berkemajuan'," ujarnya.

Dalam kesempatan itu seribuan anggota Muhammadiyah, pimpinan daerah Muhammadiyah yang berasal dari Kota Pekanbaru dan kabupaten kota seriau, Pimpinan Wilayah Muhammmadiyah Riau, pimpinan organisasi otonom serta amal usaha sekolah dan universitas memadati Masjid Al-Fida'.

Hadir juga Ketua PW Muhammadiyah Riau Dr H Saidul Amin MA, anggota DPRD Provinsi Riau Sunaryo dan Ade Hartati, Gubernur Riau H Syamsuar, Komisioner Komisi Informasi Pusat Cecep Suryadi, anggota KPU Provinsi Riau Nugroho Notosusanto dan beberapa anggota KPU kabupaten / Kota di Riau.

Gubernur Riau Drs H Syamsuar MSi,dalam sambutan menyebut kalau organisasi Muhammadiyah melalui kader-kadernya di berbagai daerah telah menampakkan kontribusi nyata dalam pembangunan di Indonesia, khususnya di Provinsi Riau.

"Terkait dengan peran itu, pada kesempatan ini saya hendak menyampaikan satu masalah yang sangat penting sekali. Yakni tentang narkoba yang sangat mengancam anak-anak kita dan masa depan bangsa kita," kata Gubri Syamsuar.

Mantan Bulati Siak Dua periode itu mengatakan, sebagai institusi yang sudah mengakar di tengah masyarakat Muhammadiyah merupakan kekuatan bangsa dalam mengatasi masalah narkoba tersebut.

"Apatah lagi Muhammadiyah organisasi besar yang memiliki banyak institusi pendidikan. Sinergitas kita semua sangat penting dalam membentengi generasi muda kita dari kejahatan narkoba," sebut Syamsuar.

Sementara ketua PW Muhammadiyah Riau Dr Saidul Amin MA mengatakan bahwa Muhammadiyah bisa bertahan hingga hari ini karena keikhlasan para pimpinannya. Karena menurutnya keikhlasan itulah yang akan menjadikan muhammadiyah menjadi besar.

"Untuk itu saya menghimbau agar segenap pimpinan ranting, pimpinan cabang dan pimpinan daerah ikhlas dalam bermuhammadiyah agar Muhammadiyah kokoh dan besar" ujar Saidul.

Kemudian Saidul Amin mengutip sebuah ayat Al-Qur'an surat Muhammad ayat 7 "Jika kamu menolong agama Allah, maka Allah akan menolong kamu". (rls)

Berita terkini

Yudisium Fakultas Hukum UIR

Egy Primatama Raih IPK Tertinggi

Selasa, 24 September 2019 - 11:55:21 WIB

10 Jurnal di Unilak Terakreditasi Kemenristek Dikti

Sabtu, 21 September 2019 - 05:15:32 WIB

Ketua PKK Kampar Minta Jaga Masa Depan Anak dari Sekarang

Kamis, 19 September 2019 - 05:45:18 WIB

Buka PKKMB dan MASTA 2019, ini pesan Rektor Umri

Senin, 16 September 2019 - 11:55:40 WIB

Akademisi Unilak Dorong Pengembangan Ekspor UMKM di Riau

Senin, 09 September 2019 - 10:40:10 WIB

Wakil Rektor III Doakan Mahasiswa Baru Unilak Berprestasi

Minggu, 08 September 2019 - 18:55:49 WIB

Proposal Pengabdian Hibah Dikti, LPPM UIR Gelar Coaching Klinik

Minggu, 08 September 2019 - 08:30:46 WIB

PKM UMRI adakan Pembinaan di KUBE Berkat Yakin Desa Merangin

Sabtu, 07 September 2019 - 13:45:00 WIB

Rektor: Mahasiswa Baru Mampu Mempercepat Unilak Unggul

Sabtu, 07 September 2019 - 13:00:31 WIB

Tiga Dosen Hukum Tatanegara Unilak Hadir di Istana Negara

Rabu, 04 September 2019 - 07:50:38 WIB

Sensus Penduduk di KKN PPM FIA Unilak

Sabtu, 31 Agustus 2019 - 09:05:46 WIB

Sekcam Kampar Tutup KKN PPM FIA Unilak 2019

Kamis, 29 Agustus 2019 - 14:17:23 WIB

Tahniah, Prodi Akutansi Unilak Raih Akreditasi A BAN-PT

Rabu, 28 Agustus 2019 - 13:35:33 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+