Jumat, 09 Agustus 2019 - 19:50:18 WIB

Sikapi Kabut Asap

PC IMM Pekanbaru Tidak Hanya Bagikan Masker Gratis, juga Lakukan Edukasi

Riaupunya.com -- Dua Madrasyah Ibtidaiyah Muhahamdiyah (MIM) jadi sasaran Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kota Pekanbaru untuk membagikan masker gratis pada Kamis 9 Agustus 2019, tidak hanya membagikan masker gratis, mereka juga memberikan sosialisasi dan edukasi terkait kabut asap. Dua MIM tersebut adalah MIM 1 dan MIM 2 di belakang Kantor Polsek Kecamatan Rumbai.

Kegiatan ini bekerja sama dengan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Nasyiatul Aisyiah (NA), Hizbul Wathan HW), MDMC, LAZISMU dan Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Muhammadiyah Riau (MAPALA UMRI).

Ketua Bidang Sosial PC IMM Pekanbaru Vidia Mutiara mengatakan, dampak asap di Provinsi Riau khususnya kota Pekanbaru, saat ini sudah sangat memprihatinkan, penyelesaian dari hal itu menurutnya belum juga menemui titik terang, karena itu pihaknya terus melakukan upaya-upaya diluar pemerintah dengan melakukan sosialisasi, memberikan Edukasi serta membagikan masker Medis kepada siswa-siswi di dua sekolah tersebut, sosialisasi dan pembagian masker di lakukan di MIM 1 dan MIM 2 di karenakan anak-anak yang berusia 10 tahun sangat rentan terkena ISPA.

"Akan tetapi, permasalahan tidak akan selesai dengan membagikan masker saja, seharusnya dengan kegiatan yang kami lakukan ini pemerintah Provinsi Riau harus merasa bersalah karena belum juga mampu menyelesaikan karhutla yang ada di Riau. Perlu di sampaikan kepada pemerintah Provinsi Riau bahwa masyarakat yang menelan penyakit akibat kabut asap hampir mencapai 8000 jiwa (data terakhir). Maka daripada itu kami terus mendesak dan mendukung upaya-upaya yang dilakukan pemerintah provinsi Riau untuk menangani persoalan ini sampai selesai. Dan kita berharap agar setiap progres disampaikan kepada masyarakat,"tegasnya.

Sementara Alpin Jarkasi Husein Harahap selaku kapten kegiatan menyampaikan bahwa pembagian masker Medis ini merupakan salah satu cara untuk mengantisipasi dampak penyakit akibat di picu oleh kabut asap yang telah menyelimuti sektor aktivitas sehari-hari, bahkan di dalam rumah dan diluar rumah.

"Ahad 4 Agustus lalu kita juga telah kita lakukan di CFD sederetan jalan sudirman dari Fly Over depan Gramedia hingga ke bundaran Zapin di Depan Kantor Gubernur Riau," jelasnya.

Dia juga menambahkan kalau berbagai aksi dan peringatan telah di sampaikan juga kepada pemerintah berbagai media informasi publik, bukan hanya dari kalangan Badan Eksekutif Mahasiswa, tapi juga dari berbagai LSM, NGO, dan Pakar lingkungan hidup.

"Kita berharap agar musibah asap yang melanda kita segera meninggalkan kita dengan menghabisi korporasi-korporasi (menduga) yang melanggar aturan, dan oknum-oknum yang terlibat, apabila terbukti dan di ketahui bersalah," pungkasnya. (rls)

Berita terkini

ASN di Rohul Dilarang Menggunakan Elpiji Subsidi 3 Kg

Rabu, 15 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Wardan: Waspadai Karlahut dan Kebakaran Bangunan

Rabu, 15 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

35 Peserta Testing PWI Provinsi Riau Tidak Lulus

Rabu, 15 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

JK: Spanduk Bernada Provokatif Agar Dicopot

Selasa, 14 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Sekda Pekanbaru kaget Kecamatan Rumbai Tertinggi HIV/AIDS

Senin, 13 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Sanksi Sosial Wakil Rakyat yang Belum Tes Urin

Senin, 13 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

BPBD Riau Sebut Pemberian Bantuan Banjir Sudah Merata

Senin, 13 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Lima Biji-bijian ini Baik untuk Kesehatan Jantung

Minggu, 12 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Atasi Banjir, Pekanbaru Butuh Normalisasi Drainase

Minggu, 12 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

KH Hasyim Muzadi Kembali Dirawat di RS Lavalette Malang

Sabtu, 11 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

BNN Pastikan Permen Dot Tak Mengandung Narkoba

Jumat, 10 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+