Minggu, 21 Juli 2019 - 22:21:00 WIB

Laksanakan KKN

Rektor Lepas Kebarangkatan 962 Mahasiswa Umri

Riaupunya.com -- Sebanyak 962 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) manjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun 2019. Pelepasan mahasiswa KKN ini langsung dilakukan Rektor Umri Dr.H Mubarak. MSi, Ahad 21 Juli 2019 pagi di Kampus utama UMRI jalan Tuanku Tambusai.

Rektor Umri dalam sambutanya mengatakan bahwa KKN merupakan kurikulum yang wajib dilaksanakan. Mata kuliah KKN ini berbeda dengan yang lainnya selama masa perkuliahan. Karena, di KKN, mahasiswa lebih banyak belajar dari masyarakat, alam dan lingkungan. Termasuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang di dapat di kampus.

Disebutkan, makna dari KKN adalah bagaimana mahasiswa belajar merencanakan sesuatu. Maka, waktu pembekalan, mahasiswa diajarkan membuat program. Kemudian bagaimana melaksanakan program serta mencatat apa yang sudah dilakukan.

“Hal yang penting adalah bagaimana mahasiswa mendapat manfaat dari program KKN ini,” kata dia.

Nantinya, mahasiswa akan berinteraksi dengan masyarakat. Jadi, harus mampu memahami masyarakat. Tapi sebelumnya, tiap mahasiswa harus mampu memahami karakter kelompok KKN-nya sendiri. Karena di kelompok itu terdiri dari manusia dengan berbagai macam karakter.

“Ada yang suka serius, ada yang hanya pelihat saja. Selama KKN diam saja, tidak mau ngomong dan sibuk dengan dirinya sendiri. Ada juga sikap yang hanya mengkritik saja. Semua ide dikritik, tapi tidak pernah menyampaikan ide. Ada pula yang hanya menceritakan orang lain. Oleh karena itu, harus dipakahi tipe anggota kelompok supaya langgeng,” kata Rektor.

Sementara Ketua Pelaksana KKN Umri tahun 2019, M Ahyaruddin SE MAk, menjelaskan, sebanyak 962 mahasiswa sudah ini dinyatakan siap terjun membuat program kerja di masyarakat. Karena mereka sudah melakui proses pembekalan KKN Umri.

Peserta akan dibagi dalam Enam lokasi yakni Kota Pekanbaru, dan Kelompok luar Kota yang rata-rata berasal dari mahasiswa reguler A.Kelompok luar kota disebar di kabupaten Pelalawan, Kampar, Siak, Inhu dan Bengkalis.

Total mahasiswa yang KKN dalam kota Pekanbaru jumlahnya 490 orang. Sementara peserta KKN di luar kota 472 orang.

Ditambahkan Ahyaruddin, Beberapa tahapan yang dilakukan dalam proses persiapan banyak sekali. Tujuannya agar mahasiswa mampu membuat program yang berbeda dengan KKN di kampus lain. Diharap, keberadaan mahasiswa memberikan manfaat pada masyarakat.

Kemudian, ada juga sayembara desain seragam KKN PPM Umri 2019. Langkah ini merupakan penghargaan pada peserta. Sehingga seragam yang dipakai sesuai dengan harapan dari mahasiswa.

“Sayembara dilakukan sekitar 1 bulan. Pada akhirnya dipilih 3 pemenang. Kemudian satu di antaranya dipilih menjadi desain seragam KKN,” pungkasnya. (lan)

Berita terkini

13 Oktober, 1169 Mahasiswa Unilak akan Diwisuda

Rabu, 10 Oktober 2018 - 00:00:00 WIB

54 Mahasiswa Unilak Resmi Bergelar Sarjana Pertanian

Kamis, 04 Oktober 2018 - 00:00:00 WIB
4 Mahasiswa Asal Thailand

1.375 Mahasiswa UIR Diwisuda Besok

Jumat, 28 September 2018 - 00:00:00 WIB

Lulus Sertifikasi Dosen, 11 Dosen Unilak Terima Sertifikat

Jumat, 28 September 2018 - 00:00:00 WIB

Besok, Unilak Gelar Seminar Keuangan dan Perbankan

Selasa, 25 September 2018 - 00:00:00 WIB

FAI UIR Pelopori Islamic Entrepreneurship and Business Centre

Selasa, 25 September 2018 - 00:00:00 WIB

Rektor Unilak Terima Kunjungan KPPU Indonesia

Selasa, 25 September 2018 - 00:00:00 WIB

Fakultas Teknik UIR Yudisium 191 Sarjana

Senin, 24 September 2018 - 00:00:00 WIB

Gugus Depan Pramuka UIR Terbentuk

Minggu, 23 September 2018 - 00:00:00 WIB

Naik Drastis, UIR Berada di Posisi 123 Peringkat Nasional

Sabtu, 22 September 2018 - 00:00:00 WIB

UKMI Al Fatah Unilak Gelar Talk Show Bagi Generasi Muda

Jumat, 21 September 2018 - 00:00:00 WIB

Mahasiswa Unri Bedah Buku Anak Sersan Jai Panglima

Jumat, 21 September 2018 - 00:00:00 WIB

Bersama Unisula dan University Qatar, UIR Teken MoU

Kamis, 20 September 2018 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+