Minggu, 21 Juli 2019 - 13:45:27 WIB

Jalin Kerjasama

Dosen dan Pegawai UIR Bebas Berobat pada 10 Rumah Sakit di Pekanbaru

Riaupunya.com -- Tandatangani kerjasama dengan 10 Rumah Sakit di Pekanbaru, kini dosen dan karyawan Universitas Islam Riau bebas berobat secara gratis dirumah sakit yang telah dikerjasamakan.

Penandatanganan kerjasama itu dilakukan langsung oleh Rektor Prof Dr H Syafrinaldi SH MCL dengan 10 Pimpinan Rumah Sakit. Ke-10 rumah sakit tersebut adalah RS Awal Bros Panam, RS Syafira, RS Prof Tabrani, RS Zainab, RS Eria Bunda, RS Mesra, RS Ibnu Sina, RS Prima, RS PMC dan RS PBEC.

Sejalan dengan MoU, Universitas Islam Riau juga meluncurkan Kartu Pegawai multi fungsi. Selain untuk berobat kartu dapat pula dimanfaatkan untuk absensi, gate masuk kampus UIR dan BPJS.

Rektor menyebutkan, kerjasama pengobatan gratis bagi dosen dan pegawai dengan rumah sakit sudah berlangsung lama. Telah dirintis oleh rektor-rektor sebelumnya. Sekarang kerjasama itu diperbaharui.

"Walau sudah ada kerjasama jangan pula kita berdoa akan memakai fasilitas rumah sakit. Sedapat mungkin kita berharap tak menggunakannya. Karena itu selalulah berdoa supaya kesehatan kita hari ke hari tidak mengalami gangguan. Tetapi karena sakit tak bisa dihindari, silakan gunakan kartu ini pada rumah sakit-rumah sakit yang kita kerjasamakan. Bapak dan ibu dapat berobat secara gratis," kata Rektor.

Rektor menyatakan, dari seluruh dosen dan pegawai UIR terdapat 56 orang yang belum memiliki kartu pegawai. Hal ini disebabkan karena mereka belum mengisi form kartu pegawai. Kepada pegawai-pegawai tersebut, ia himbau segera menyelesaikan urusan administrasi supaya mereka juga mendapat layanan kesehatan gratis di rumah sakit yang menjadi provider UIR.

''Jangan nanti saat mereka berobat ditolak oleh sistem karena namanya tak tercantum di dalam pembukaan rumah sakit. Rektorat memberi waktu kepada yang bersangkutan agar segera meregistrasi kartu kepegewaian yang sudah diterbitkan,'' tandas Rektor.

Syafrinaldi mengakui, terjadi penurunan belanja kesehatan setiap tahun. Tahun 2019 hanya membayar Rp 4 miliar untuk kesehatan dosen dan pegawai. Nominal ini turun Rp 2 miliar dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp 6 miliar. Tahun depan diharapkan lebih turun lagi. "Mari sama-sama kita jaga kesehatan," pesan Rektor.

Usai penanda-tanganan Nota Kesepahaman, ke-10 pimpinan rumah sakit memperkenalkan sekaligus mensosialisasikan produk kesehatan yang dapat dinikmati dosen dan pegawai UIR di rumah sakit masing. Di luar itu mereka juga menggelar pengecekan kesehatan secara cuma-cuma di halaman gedung rektorat. (rls)

Berita terkini

54 Mahasiswa Unilak Resmi Bergelar Sarjana Pertanian

Kamis, 04 Oktober 2018 - 00:00:00 WIB
4 Mahasiswa Asal Thailand

1.375 Mahasiswa UIR Diwisuda Besok

Jumat, 28 September 2018 - 00:00:00 WIB

Lulus Sertifikasi Dosen, 11 Dosen Unilak Terima Sertifikat

Jumat, 28 September 2018 - 00:00:00 WIB

Besok, Unilak Gelar Seminar Keuangan dan Perbankan

Selasa, 25 September 2018 - 00:00:00 WIB

FAI UIR Pelopori Islamic Entrepreneurship and Business Centre

Selasa, 25 September 2018 - 00:00:00 WIB

Rektor Unilak Terima Kunjungan KPPU Indonesia

Selasa, 25 September 2018 - 00:00:00 WIB

Fakultas Teknik UIR Yudisium 191 Sarjana

Senin, 24 September 2018 - 00:00:00 WIB

Gugus Depan Pramuka UIR Terbentuk

Minggu, 23 September 2018 - 00:00:00 WIB

Naik Drastis, UIR Berada di Posisi 123 Peringkat Nasional

Sabtu, 22 September 2018 - 00:00:00 WIB

UKMI Al Fatah Unilak Gelar Talk Show Bagi Generasi Muda

Jumat, 21 September 2018 - 00:00:00 WIB

Mahasiswa Unri Bedah Buku Anak Sersan Jai Panglima

Jumat, 21 September 2018 - 00:00:00 WIB

Bersama Unisula dan University Qatar, UIR Teken MoU

Kamis, 20 September 2018 - 00:00:00 WIB

Ombudsman RI : Mahasiswa Jangan Takut Melapor Mal administrasi

Kamis, 20 September 2018 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+