Senin, 08 Juli 2019 - 19:10:13 WIB

Usung Pesan Damai dalam Keberagaman

Fikom UMRI Gelar United Nation Cultural Festival

Riaupunya.com -- Mengusung pesan kedamaian dalam Keberagaman, Puluhan mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) dan puluhan warga asing dari berbagai negara lainnya ramaikan kegiatan United Nation Cultural Festival, Senin 8 Juli 2019.

Kegiatan yang menampilkan keberagaman budaya-budaya yang ada di nusantara dan budaya dari berbagai negara lainnya ini dibuka oleh Wakil Rektor I UMRI Sri Retnowati SSi, MP di pelantaran lantai dasar mall Living Word, Pekanbaru.

Pada kesempatan itu Sri menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan kegiatan yang ditaja oleh Mahasiwa Fikom UMRI tersebut, terlebih yang ditampilkan adalah aneka keunikan pakaian tradisional nusantara dan pakaian tradisional dari negara lainnya.

"Ini patut kita apresiasi, semoga pesan yang ingin dicapai dari kegiatan ini, yakni indahnya damai dalam keberagaman, bisa tercapai, sukses selalu untuk mahasiswa Fikom UMRI," pungkasnya.

Asrinda Amalia, yang merupakan salah satu dosen pengampu mata kuliah Komunikasi Antar Budaya menjelaskan kegiatan United Nation Cultural Festival merupakan kegiatan praktik setelah mahasiswa dikenalkan dengan teori-teori komunikasi antar budaya.

Dalam mata kuliah ini menurut Asrinda, mahasiswa dikenalkan tentang pemahaman mengatasi persoalan-persoalan komunikasi yang terjadi dalam lintas budaya sehingga terwujud komunikasi yang efektif.

"Mata kuliah Komunikasi Antar Budaya ini diampu oleh tiga dosen, dan kami sepakat mata kuliah ini harus mampu diterapkan mahasiswa dalam praktik, di mana sebelum tampil mahasiswa diwajibkan mencari peserta dari berbagai negara untuk ikut berpartisipasi," jelas Asrinda.

Asrinda juga menjelaskan ada beberapa tujuan yang ingin dicapai dari kegiatan ini, yaitu menanamkan kecintaan mahasiswa dan masyarakat akan keberagaman budaya di Indonesia, tujuan kedua memperkenalkan budaya asing ke mahasiswa serta tujuan terakhir adalah menyebarkan pesan-pesan kedamaian dalam keberagaman melalui kebudayaan.

"Kita sengaja mengambil tema pada kegiatan ini Speak Loud For Peace and Harmony sebagai bentuk penyebaran pesan kedamaian dan keharmonisan hidup yang berdampingan dengan keanekaragaman budaya yang kita miliki. Untuk menciptakan kedamaian diperlukan kesadaran semua kalangan masyarakat dengan mencintai budayanya sendiri dan menghargai budaya orang lain," tutur Aslinda.

Sementara Rangga Rafsanjani, salah seorang mahasiswa Fikom UMRI mengaku merasa bangga menjadi bagian dalam kegiatan United Nation Cultural Festival. Melalui kegiatan ini katanya ia bisa memahami beragam budaya dari berbagai negara.

"Senang bisa tampil di acara ini, apalagi kami harus mencari sendiri orang asing yang bersedia secara sukarela tampil. Saat mengajak mereka bersedia ikut menjadi bagian dalam acara ini banyak pengalaman menarik, salah satunya adalah cara berkomunikasi dengan orang asing yang punya keberagaman budaya dan bahasa dengan kita," kata Rangga Rafsanjani yang juga merupakan ketua panitia dalam kegiatan ini.

Lebih dari 30 orang lebih orang asing ikut dalam kegiatan ini, mereka tampil dengan sukarela membawa kebudayaan mereka masing-masing. Peserta yang hadir dalam kegiatan ini tidak hanya datang dari negara Asia Tenggara saja, bahkan ada yang datang dari Kazastan, dan Amerika Serikat serta negara-negara lainnya.

Kegiatan United Nation Cultural Festival ini menampilkan tampilan keanekaragaman pakaian tradisional yang ditampilkan dalam kegiatan fashion show, pembacaan puisi, talkshow keberagaman budaya, tampilan musik akustik dan kegiatan lainnya. (rls)

Berita terkini

TICMI dan UMRI Jalin Kerjasama Bidang Pendidikan Pasar Modal

Kamis, 23 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

UMRI Miliki Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia

Kamis, 23 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

378 Mahasiswa Peserta KKN STIE-I Resmi Dilepas

Kamis, 23 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Tahun ini Gedung Unisi Akan Difungsikan

Kamis, 23 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Tak Ada Jembatan, Saban Hari Pelajar Seberangi Sungai

Rabu, 22 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Fakultas Teknik Universitas Asahan Kunjungi Fakultas Teknik UIR

Selasa, 21 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Begini Komitmen UR Terhadap Pemeliharaan Lahan Gambut Riau

Senin, 20 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

SMPN 30 Pekanbaru Optimis Raih Akreditasi A

Selasa, 14 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

UKK SMK MUTU, Algafar: Dua Jurusan Dipercepat

Selasa, 14 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

76 Orang ASN UR Ikuti Tes Promosi Jabatan

Selasa, 14 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Anak Tukang Becak Ini Jadi Mahasiswa ITB dengan IPK 4,0

Minggu, 12 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Universitas Riau Peringkat ke-8 Versi “Webometrics”

Jumat, 10 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Kadisdik Kuansing Kaget Dana Sertifikasi Guru Sudah Habis

Jumat, 10 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Rektor UR Panen Raya Ikan di “Waduk Selais” UR

Kamis, 09 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Rektor UIR Buka KNTSP 2017, 38 Makalah di Presentasikan

Kamis, 09 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Sulit Berkembang, Kampus Swasta Diminta untuk Merger

Kamis, 09 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+