Rabu, 30 Januari 2019 - 07:52:30 WIB

Camat: SMK Hasanah Sekolah Terbaik di Wilayah Marpoyan Damai

Camat Marpoyan Damai, Fiora Fiora Helmi, S.STP

Riaupunya.com - Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Hasanah Pekanbaru merupakan sekolah terbaik diwilayah Kecamatan Marpyan Damai, hal itu dibuktikan dengan ditunjuknya sekolah ini menjadi petugas penyedia Parkibraka dalam dua kali Upacara 17 Agustus di kecamatan Marpoyan Damai.

"Sekolah ini memang luar biasa, berbagai prestasi diraihnya, dan bahkan saat ini SMK Hasanah juga telah menyandang sebagai Sekolah Adiwiyata Nasional, ini merupakan suatu prestasi luar biasa untuk sebuah sekolah swasta," kata Camat Marpoyan Damai Fiora Helmi, S.STP, baru-baru ini di pekanbaru.

Menurut Fiora, dengan predikat sekolah Adiwiyata Nasional, tentu sekolah ini telah memberikan contoh yang baik dalam pengelolaan lingkungan, baik itu dari sisi menanam pohon, dan juga dalam melakukan pengelolaan terhadap sampah yang ada dilingkungan sekolah.

Karena itu, Fiora berharap agar sekolah-sekolah lain yang berada diwilayah Marpoyan Damai, bisa belajar dari SMK Hasanah dalam menjaga lingkungan sekolah yang asri dan nyaman seperti saat ini. "Kita tentu berharap kebiasaan hidup bersih yang diberlakukan disekolah, akan memberi efek positif bagi perilaku peserta didik diluar lingkungan sekolah, dengan demikian, masalah sampah atau perilaku membuang sampah sembarangan akan bisa dihilangkan," ujarnya.

Sementara Kepala SMK Hasanah Sondang Elisabet menyebut, keberhasilan SMK Hasanah meraih predikat Adiwiyata nasional tak terlepas dari peran guru, siswa dan didukung pra orang tua, khusus untuk siswa sekolah telah melaksanakan kegiatan bank sampah dan pengolahan kompos. Disamping itu, perawatan lingkungan juga dilakukan. “Semua dilakukan secara rutin oleh siswa. Ada jadwal yang diberikan oleh pihak sekolah,” kata dia.

Bank Sampah itu juga sudah bekerjasama dengan Tuan Dibangarna Bank. Dimana, ada buku tabungan sampah yang disetor oleh siswa dan guru. Sementara, dengan Dalang Colection kerjasama lebih fokus pada pelatihan.

“Bank Sampah dan pengolahan kompos ini menjadi sangat penting. Karena disinilah dilihat bagaimana pihak sekolah mampu mengelola sampah organik maupun anorganik yang ada di lingkungannya,” kata dia. (nik)

Berita terkini

13 Oktober, 1169 Mahasiswa Unilak akan Diwisuda

Rabu, 10 Oktober 2018 - 00:00:00 WIB

54 Mahasiswa Unilak Resmi Bergelar Sarjana Pertanian

Kamis, 04 Oktober 2018 - 00:00:00 WIB
4 Mahasiswa Asal Thailand

1.375 Mahasiswa UIR Diwisuda Besok

Jumat, 28 September 2018 - 00:00:00 WIB

Lulus Sertifikasi Dosen, 11 Dosen Unilak Terima Sertifikat

Jumat, 28 September 2018 - 00:00:00 WIB

Besok, Unilak Gelar Seminar Keuangan dan Perbankan

Selasa, 25 September 2018 - 00:00:00 WIB

FAI UIR Pelopori Islamic Entrepreneurship and Business Centre

Selasa, 25 September 2018 - 00:00:00 WIB

Rektor Unilak Terima Kunjungan KPPU Indonesia

Selasa, 25 September 2018 - 00:00:00 WIB

Fakultas Teknik UIR Yudisium 191 Sarjana

Senin, 24 September 2018 - 00:00:00 WIB

Gugus Depan Pramuka UIR Terbentuk

Minggu, 23 September 2018 - 00:00:00 WIB

Naik Drastis, UIR Berada di Posisi 123 Peringkat Nasional

Sabtu, 22 September 2018 - 00:00:00 WIB

UKMI Al Fatah Unilak Gelar Talk Show Bagi Generasi Muda

Jumat, 21 September 2018 - 00:00:00 WIB

Mahasiswa Unri Bedah Buku Anak Sersan Jai Panglima

Jumat, 21 September 2018 - 00:00:00 WIB

Bersama Unisula dan University Qatar, UIR Teken MoU

Kamis, 20 September 2018 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+