Kamis, 08 November 2018 - 00:00:00 WIB

Rektor UIR: Entrepreneurship Persiapkan Mahasiswa tak Berharap Jadi Pegawai

Riaupunya.com -- Rektor Universitas Islam Riau Prof. Dr. H. Syafrinaldi, SH, MCL membuka Economy Creative Student EXPO Prodi Administrasi Bisnis Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Islam Riau. Ia menegaskan, ekonomi kreative yang dilaksanakan mahasiswa dipersiapkan untuk mendidik dan melahirkan usahawan mandiri dalam rangka menghindari ketergantungan mahasiswa dari keinginan menjadi pegawai negeri.

Pernyataan itu disampaikan Rektor dalam sambutannya sebelum memukul gong pembukaan Economy Creative Student di Pusat Kegiatan Mahasiswa Kampus UIR Jalan Kaharuddin Nasution 113 Pekanbaru. Hadir dalam acara itu Wakil Rektor I Dr. Syafhendry, Wakil Rektor II Ir. Asrol, Wakil Rektor III Ir. Rosyadi, Wakil Dekan III Dr. Kasmanto Rinaldi, Ketua Prodi Kriminologi Askarial dan sejumlah dosen FISIPOL lainnya.

Economi Creative Student EXPO 2018 mengambil tema, ''Creative Busness Industrial Revolution 4.0 Go Online or Good Bye''. Acara ini juga dimeriahkan dengan talkshow dan workshop bertajuk, 'Start yourself to do startup business, Go online or good bye'. Rencananya seluruh agenda kegiatan berlangsung selama dua hari hingga 10 November. Di dalam agenda, panitia juga melaksanakan sejumlah lomba, seperti lomba business plan se Pekanbaru, lomba esei, lomba recycle fashion week dan lomba cerdas cermat.

Usai membuka Economy Creative Student EXPO, Rektor bersama Wakil-wakil Rektor meninjau kegiatan entrepreneurship mahasiswa. Ada kuliner ada pula pakaian dan jilban yang dijual mahasiswa. Bahkan Rektor dan Wakil Rektor menyempatkan diri berbelanja makanan ringan dan jilbab. Menurut Rektor, kegiatan economy creative ini mendidik mahasiswa menjadi wirausaha yang mandiri. Diharapkan, lepas kuliah mereka benar-benar menjadi pengusaha,'' kata Rektor.

Ia melanjutkan, sebagai pimpinan UIR pihaknya akan terus mengubah mindset mahasiswa yang selama ini cendrung bekerja menjadi pegawai negeri, dan sedikit sekali yang terjun ke entrepreneurship. Menurut Rektor, menjadi pegawai tidak salah, masalahnya formulasi yang tersedia tak berimbang dengan jumlah pencari kerja. Ia mencontohkan, jumlah formulasi CPN yang sekarang dalam proses rekruitmen adalah 200ribu, sementara jumlah pelamar 3,7 juta. ''Lalu kemana mereka pergi,'' ujar Rektor.

Di setiap negara manapun, bukan hanya di negara berkembang seperti Indonesia, negara-negara maju pun sama, kemampuan negara menyediakan pekerjaan untuk public service pasti terbatas. Di sinilah perlunya kita melahirkan jiwa-jiwa entrepreneurahip.

''Lulusan perguruan tinggi ternama di Jawa seperti UI, ITB, IPB, UGM dan lain-lain banyak melahirkan entrepreneurahip muda. Kini, UIR juga sedang giat menggalakkan kegiatan entrepreneurahip dalam usaha kita melahirkan usahawan muda yang mandiri,'' tangkas Rektor. (rls)

Berita terkini

Mahasiswa Umri Harus Siap Menghadapi Tantangan

Rabu, 06 September 2017 - 00:00:00 WIB

Guru Madrasah di Rohil Ikuti Diklat

Jumat, 25 Agustus 2017 - 00:00:00 WIB

Suara Emas Nanda “Armada” Pukau Bupati

Kamis, 24 Agustus 2017 - 00:00:00 WIB

AKN Bengkalis Raih 2 Emas dan 2 Perunggu

Kamis, 24 Agustus 2017 - 00:00:00 WIB

120 Proposal Penelitian Dosen UIR Diseminarkan

Rabu, 23 Agustus 2017 - 00:00:00 WIB
Hebat

Wakili Riau diajang ini, Siswa SMAN 5 Raih Juara Pertama

Minggu, 20 Agustus 2017 - 00:00:00 WIB

Jumlah Mahasiswa FT UIR Membludak

Senin, 14 Agustus 2017 - 00:00:00 WIB

UIR Buka Dua Prodi Baru

Sabtu, 12 Agustus 2017 - 00:00:00 WIB

UIR Raih Tiga Mendali Emas iMIT SIC 2017 Malaysia

Kamis, 10 Agustus 2017 - 00:00:00 WIB

Jika Salah, Kadisdik Riau Persilahkan Bawahan Mengkritiknya

Kamis, 10 Agustus 2017 - 00:00:00 WIB

4.464 Calon Mahasiswa UIR Ikuti Seleksi Masuk Gelombang II

Senin, 07 Agustus 2017 - 00:00:00 WIB

Disdik Riau Gelar Upacara Bendera Senin Pagi

Senin, 07 Agustus 2017 - 00:00:00 WIB

Dosen dan Mahasiswa UIR Diminta Tunjukkan ciri khas Keislaman

Selasa, 01 Agustus 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+