Sabtu, 27 Oktober 2018 - 00:00:00 WIB

Mahasiswa Umri Harus Memiliki Jiwa Kewirausahawan

Riaupunya.com -- Menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) masih menjadi pilihan terbanyak bagi pencari kerja di negeri ini, padahal peluang hang dibuka oleh pemerintah masih sedikit jika dibandingkan dengan jumlah alumni yang dihasilkan PerguruanTinggi setiap tahunnya.

"Mampu mandiri dan menciptakan lapangan kerja sendiri merupakan sesuatu yang harus diciptakan oleh Perguruan Tinggi bagi Mahasiswanya," kata Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X, Prof Heri dihadapan para wisudawan ke XV Universitas Muhammadiyah Riau (Umri), Sabtu 27 Oktober 2018.

Heri menyebut kewirausahaan sangat penting bagi bangsa dan negara. Bangsa yang maju adalah bangsa yang di dalamnya terdapat wirausahawan yang secara kreatif mampu mengkombinasikan sumberdaya alam dengan kreatifitasnya. Serta berani menanggung resiko atas apapun yang terjadi terhadap apa yang ia lakukan.

''Tanpa adanya orang-orang tersebut negara kita akan berkembang lambat, ini menjadi tantangan bagi Perguruan Tinggi dibawah LLDIKTI wilayah X, termasuk untuk Umri," kata Heri.

Menurut Heri, Indonesia adalah sebuah negara yang terus berkembang ekonominya. Namun perkembangan tersebut diyakini tidak mampu menyediakan seluruh lapangan kerja terutama bagi tamatan perguruan tinggi yang rata-rata berorientasi menjadi pegawai.

Sementara negara kita memiliki sumberdaya alam dan resourches yang banyak. Masalahnya sumberdaya itu tidak dikelola secara baik dan kreatif sehingga kesempatan itu lebih banyak diambil orang lain.

''Kita adalah warga negara yang diberi tugas dan tanggung jawab mengelola sumberdaya. Jadi, mari kita pergunakan kesempatan ini sebaik mungkin,'' ajaknya.

Menyikapi hal itu, Rektor Umri Dr Mubarak menyebut kalau sejak beberpa tahun terakhir Umri telah membuat suatu terobosan dengan tidak hanya melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) bagi Mahasiswa, tapi juga membuat Program Mahasiswa Wirausaha (PMW), Umri ingin menciptakan Entrepreneur muda yang bisa membuka lapangan kerja kelak setelah menyelesaikan perkuliahan.

Melalui PMW mahasiswa diberi kebebasan untuk membuat suatu kelompok pelaku bisnis, yang meski telah menamatkan perkualiahan, masih juga bisa menjalankan usaha mereka.

"Dalam rencana induk pengembangan universitas, kita membuat target 30 persen alumni kita bisa menjadi Entrepreneur. Artinya mereka kita harapkan tidak hanya bergantung pada orang atau lembaga lain untuk mendapatkan pekerjaan," kata Rektor Mubarak.

Dijelaskan Mubarak, menumbuhkan dan mengembangkan jiwa Entrepreneur kepada Mahasiswa, tidak harus hanya diberikan pada bidang ekonomi dengan membuka berbagai jenis usaha. Mengembangkan bisnis dengan ilmu yang dimiliki saat kuliah akan lebih berarti.

Bagaimana Mahasiswa juga mampu berbisnis dengan ilmu yang dimiliki dibangku kuliah, atau sesuai dengan jurusan yang diambi, besbisnis dengan ilmu pengetahuan. "Mahasiswa itu bagaimana Dia bisa mengembangkan ilmu yang diperolehnya untuk dimasukkan pada dunia bisnis," kata Rektor.

Seperti alumni jurusan Ilmu Komunikasi, Mubarak berharap mereka bisa menjadi Entrepreneur pada bidang komunikasi, seperti dengan membuat surat kabar sendiri, dan lainnya. Begitu juga dengan alumni jurusan lainnya yang diharapkan bisa menjadikan ilmu yang diperoleh sebagai bagian dari menjadi Entrepreneur.

"Artinya mereka dipersiapkan tidak hannya terfokus pada menjadi pengusaha dibidang ekonomi seperti berjualan bahan atau produk makanan dan sejenisnya, karena bagaimanapun ilmu sesuai jurusan yang dipilih saat kuliah harus bisa terus kita terapkan dan kembangkan dalam meningkatkan taraf hidup kita," pungkasnya. (lan)

Berita terkini

Pendistribusian Soal UN di Bengkalis Terbagi Dua Zona

Rabu, 29 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Ketika Ibu Iriana Berakting Menjadi Anak PAUD

Rabu, 29 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

UNBK di Pekanbaru, ini Harapan Legislator Pekanbaru

Selasa, 28 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Mau Jadi Guru Profesional, Penuhi Empat Kompetensi ini

Sabtu, 25 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Begini Pentingnya Penanggulangan Resiko Bencana

Kamis, 23 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Kekurangan tak Menghambat ABK Ukir Prestasi

Rabu, 22 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Sambangi Disdik Riau, ini yang Dilakukan Tim KPK RI

Rabu, 22 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Waw, Riau Ternyata Kelebihan 2.500 Guru

Rabu, 22 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Dukung UNBK, Intel Indonesia Gelar Seminar di Pekanbaru

Selasa, 21 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Gerakan Literasi PKPLK Tingkat SD se Provinsi Riau Dimulai

Selasa, 21 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Alokasi Dana untuk Dunia Pendidikan Tak Maksimal

Selasa, 21 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+